Riki Riki no Mi Menguatkan Burgess, Tenaga Mentah Blackbeard Makin Sulit Dihentikan

Author: Redaksi Android62

Kekuatan fisik Jesus Burgess kini mendapat sorotan lebih besar setelah nama buah iblis miliknya terungkap sebagai Riki Riki no Mi. Buah tipe Paramecia ini menegaskan bahwa Burgess bukan petarung yang bergantung pada trik rumit, melainkan sosok yang mengandalkan tenaga mentah untuk menekan lawan.

Bagi anggota Bajak Laut Blackbeard itu, kemampuan tersebut membuat ancamannya meningkat drastis di medan tempur. Dengan tubuh besar, otot yang dominan, dan bekal Haki yang sudah ia miliki, Burgess kini tampil sebagai salah satu petarung yang paling berbahaya dalam jarak dekat.

Riki Riki no Mi dan arti kekuatannya

Riki Riki no Mi dikenal sebagai buah yang meningkatkan kekuatan fisik penggunanya secara ekstrem. Efek utamanya bukan pada elemen, bukan pula pada perubahan bentuk, melainkan pada penggandaan tenaga tubuh, daya dorong, dan kemampuan angkat.

Pada sosok seperti Jesus Burgess, manfaat buah ini menjadi sangat jelas karena fondasi fisiknya memang sudah kuat sejak awal. Artinya, Riki Riki no Mi tidak membangun Burgess dari nol, melainkan memperbesar potensi yang sudah ada dalam dirinya.

Hasilnya, Burgess tidak sekadar tampak seperti petarung berbadan besar. Ia berubah menjadi ancaman yang bisa menjadikan tubuhnya sendiri sebagai senjata utama dalam pertarungan.

Momen yang menunjukkan skala kekuatannya

Bukti paling menonjol dari kemampuan ini muncul saat arc Pulau Winner. Dalam salah satu adegan yang paling mudah diingat, Burgess terlihat mampu mengangkat bongkahan batu raksasa, bahkan yang digambarkan seolah setara dengan gunung kecil.

Benda besar itu kemudian dilemparkan ke arah Law dan kru Bajak Laut Hati. Aksi tersebut memperlihatkan bahwa kekuatan buah iblis ini tidak hanya memperbesar daya pukul, tetapi juga memperkuat daya angkat, kestabilan tubuh, dan kapasitas fisik secara menyeluruh.

Dari situ terlihat bahwa Burgess bukan sekadar bertarung dengan otot. Ia mampu memanfaatkan ukuran dan tenaga tubuhnya untuk menghadirkan tekanan langsung yang sulit diabaikan lawan.

Mengapa Burgess jadi lawan yang sulit ditebak

Dalam pertempuran, Burgess termasuk tipe yang sederhana namun berbahaya. Ia tidak banyak mengandalkan teknik rumit, tetapi cukup mendekat lalu menghantam pertahanan lawan dengan kekuatan fisik yang berat.

Pola seperti ini membuatnya berbahaya di pertarungan jarak dekat. Dalam situasi tertentu, ancamannya juga bisa meluas ke benda-benda besar yang ada di medan perang, termasuk kemungkinan menghancurkan kapal musuh atau memakai objek raksasa sebagai serangan jarak jauh.

Karena itulah, keberadaan Riki Riki no Mi memperluas peran Burgess dalam pertarungan. Ia bukan hanya petarung frontal, tetapi juga sosok yang bisa mengubah lingkungan sekitarnya menjadi bagian dari serangan.

Jejak ambisi sebelum buah iblisnya terungkap

Sebelum nama buah iblisnya diketahui, Burgess sudah lebih dulu menunjukkan ambisinya dalam upaya merebut Mera Mera no Mi di Dressrosa. Meski rencana itu gagal, momen tersebut menegaskan bahwa ia ingin memiliki kekuatan yang dapat memperbesar perannya di kelompok Blackbeard.

Langkah itu juga memperlihatkan karakter Burgess sebagai petarung yang selalu mencari peningkatan. Keberadaan Riki Riki no Mi kemudian terasa selaras dengan dirinya, karena buah tersebut memang cocok untuk sosok yang mengandalkan pendekatan langsung dan tekanan fisik.

Di dalam struktur Bajak Laut Blackbeard, Burgess memegang posisi penting sebagai nakhoda kapal pertama sekaligus pengawal setia Marshall D. Teach. Dengan status itu, tambahan kekuatan dari buah iblisnya makin memperkuat posisi Burgess sebagai salah satu aset tempur utama kelompok tersebut.

Kini, Burgess tidak lagi dipandang hanya sebagai petarung brutal yang bertumpu pada tubuh besar. Riki Riki no Mi membuatnya semakin dekat dengan citra manusia berkekuatan fisik luar biasa di dunia One Piece, dan kombinasi itu terus menempatkan namanya dalam pembahasan soal ancaman terbesar Bajak Laut Blackbeard.

Source: mediaindonesia.com
Berita Terbaru