AS Roma menghadapi bursa transfer musim panas dengan jumlah pemain yang menipis, tetapi Gian Piero Gasperini menolak menjadikan situasi itu sebagai alasan untuk panik. Pelatih Giallorossi memilih memusatkan perhatian pada posisi yang kosong setelah sejumlah pemain meninggalkan skuad.
Menurut Gasperini, kebutuhan Roma saat ini bukan mengejar aktivitas transfer klub-klub rival. Klub perlu memastikan setiap keputusan perekrutan benar-benar membantu memulihkan keseimbangan komposisi tim.
Posisi yang Ditinggalkan Jadi Prioritas
Salah satu pemain yang tidak lagi berada di Roma adalah Zeki Celik, yang pindah ke Juventus. Selain kepergian tersebut, Roma juga kehilangan beberapa pemain pinjaman sehingga pilihan pemain yang tersedia secara numerik berkurang.
Kondisi ini membuat Roma harus berhitung lebih cermat sebelum masuk ke pasar pemain. Laporan Medcom.id menyebut Gasperini memandang pengisian kekosongan skuad sebagai kebutuhan utama, bukan sekadar penambahan nama baru.
“Pasar sempat stagnan untuk semua orang. Kami kehilangan beberapa pemain pinjaman, jadi secara numerik kami lebih pendek,” ungkap Gasperini. Pernyataan itu menunjukkan bahwa perhatian klub tertuju pada jumlah pemain yang tersedia untuk menjalani musim.
Gasperini tidak merinci pemain mana yang akan didatangkan Roma untuk menutup kekurangan tersebut. Namun, ia menegaskan pasar mulai terbuka kembali dan klub tetap bekerja sesuai rencana yang telah ditetapkan.
Empat Gelandang Bukan Sebuah Kekurangan
Di tengah kebutuhan menambah kedalaman skuad, Gasperini mengambil sikap berbeda untuk sektor tengah. Roma saat ini hanya memiliki empat gelandang, tetapi ia menyebut jumlah itu merupakan pilihan yang disengaja.
Keputusan tersebut dibuat agar setiap pemain mendapat kesempatan tampil secara konsisten. Gasperini juga ingin para gelandang memiliki kepercayaan diri karena peran mereka dalam tim tetap jelas.
“Saat ini, kami memiliki empat gelandang yang semuanya sangat mampu dan andal. Ini bukan departemen yang luar biasa besar, tetapi ini adalah pilihan sadar saya, justru untuk memberi semua orang kesempatan bermain secara konsisten dan dengan percaya diri,” ujar Gasperini.
Dengan komposisi terbatas itu, rotasi lini tengah diharapkan tetap terukur. Setiap pemain dapat memahami tanggung jawabnya tanpa harus menghadapi persaingan yang terlalu padat di satu posisi.
Pasar Transfer Tidak Hanya Lambat bagi Roma
Gasperini menilai perlambatan transfer bukan hanya dialami Roma. Menurutnya, dampak Piala Dunia sempat membuat pasar pemain stagnan bagi banyak klub.
Komitmen internasional juga membuat sejumlah pemain incaran tersedia lebih lambat. Situasi tersebut membatasi ruang gerak klub untuk menyelesaikan transaksi sesuai harapan publik.
Roma kini harus menyiapkan skuad untuk menghadapi Serie A dan Liga Champions. Karena itu, ketahanan komposisi tim menjadi perhatian penting saat klub menentukan posisi mana yang paling mendesak untuk diperkuat.
Pendekatan tenang Gasperini menempatkan kebutuhan tim sebagai dasar utama aktivitas transfer Roma. Klub tidak ingin terburu-buru, tetapi tetap perlu memastikan kekosongan yang ditinggalkan para pemain dapat ditangani pada waktu yang tepat.
Source: www.medcom.id






