Rp135 Jutaan Untuk Kei Car Mazda, Masih Ada RWD Dan Manual Yang Kini Makin Langka

Harga paling murah dari lini terbaru Mazda ini justru datang dari tipe yang paling sederhana: Scrum Van PA RWD manual. Banderolnya sekitar ¥1.354.100, dan di kelas mobil kecil murah, pilihan yang masih mempertahankan penggerak roda belakang serta transmisi manual 5-percepatan terasa semakin jarang.

Mazda lewat Scrum Van dan Scrum Wagon terbaru tampak ingin menunjukkan bahwa kei car tidak harus kehilangan karakter mekanisnya. Di tengah banyak mobil mungil modern yang serba otomatis, dua model ini masih memberi opsi RWD dan manual, sekaligus tetap membawa pendekatan praktis khas mobil kei Jepang.

Tetap ringkas, tetapi dibuat lebih segar

Scrum Van dan Scrum Wagon bukan produk yang dikembangkan Mazda dari nol. Keduanya merupakan rebadge dari Suzuki Every dan Nissan Clipper Van yang lebih dulu mendapat pembaruan di pasar Jepang.

Meski begitu, Mazda tetap memberi identitas sendiri pada tampilan luar dan kabin. Hasilnya, kedua model ini tampil lebih modern tanpa keluar dari format kei car yang ringkas dan efisien.

Wajah baru untuk van dan wagon

Perubahan paling mudah terlihat ada di bagian depan. Scrum Van kini memakai grille yang lebih sederhana serta bumper intake yang direvisi, sementara varian tertingginya mendapat aksen chrome di atas grille.

Scrum Wagon dibuat sedikit lebih premium. Grille honeycomb, lampu yang lebih gelap, dan bumper baru membuat tampilannya terasa lebih sporty, dan pada tipe tertentu pelek alloy sudah menjadi standar.

Kabin dibuat sederhana, tetapi lebih fungsional

Masuk ke interior, Mazda memilih nuansa serba hitam dengan pembaruan yang fokus pada fungsi. Ada panel instrumen digital baru dan setir tiga palang yang juga tersedia dengan opsi pemanas.

Di sisi lain, Mazda tidak menempatkan layar infotainment besar di tengah dashboard. Area itu tetap dibiarkan memakai panel plastik, menegaskan bahwa efisiensi biaya masih menjadi prioritas di kelas ini.

Kecil di luar, tetap berguna di dalam

Dengan panjang hanya 3.395 mm, kedua model ini tetap mengandalkan keunggulan utama kei car Jepang, yaitu ukuran kompak yang mudah dipakai di lingkungan padat. Kabinnya dirancang agar tetap berguna untuk kebutuhan harian maupun angkut barang.

Pada Scrum Wagon, kursi belakang bisa dilipat rata untuk menghasilkan ruang kargo hingga sekitar 1.123 liter. Beberapa varian juga sudah dibekali pintu geser elektrik dan pijakan samping untuk memudahkan akses keluar-masuk.

Fitur keselamatan ikut diperbarui

Pembaruan penting lainnya ada di sisi keselamatan. Mazda menyematkan Dual Sensor Brake Support II yang meningkatkan kemampuan pengereman darurat, termasuk saat melewati persimpangan.

Selain itu, ada sensor parkir baru, pencegahan keluar jalur, pengenalan rambu lalu lintas, dan notifikasi saat lampu lalu lintas berubah. Khusus Scrum Wagon, Adaptive Cruise Control juga tersedia.

Mesin 660 cc masih jadi andalan

Di balik kap, Mazda tetap memakai mesin dari Suzuki. Mesin 660 cc tiga silinder naturally aspirated menghasilkan tenaga sekitar 48 hp dan bisa dipadukan dengan transmisi manual 5-percepatan atau CVT.

Ada juga mesin turbo dengan tenaga hingga 63 hp, tetapi transmisinya hanya CVT. Konsumen masih bisa memilih penggerak RWD atau AWD sesuai kebutuhan, sehingga karakter mobil bisa disesuaikan dengan penggunaan masing-masing.

Rentang harga di pasar Jepang

Selain varian termurah tadi, Mazda juga menawarkan Scrum Van Buster Turbo 4WD dengan harga sekitar ¥1.940.400. Sementara itu, Scrum Wagon turbo dipasarkan di kisaran ¥2.048.200 hingga ¥2.275.900.

Dengan susunan varian tersebut, Mazda menempatkan kei car ini sebagai pilihan murah yang tetap praktis, cukup modern, dan masih memberi alternatif RWD manual bagi pembeli yang menginginkan karakter berkendara berbeda di segmen mobil kecil.

Source: moladin.com

Berita Terkait