Ruben Onsu Sebut Ada Keringatnya di Hidup Jordi, Konflik Keluarga Makin Terbuka

Author: Redaksi Android62

Ruben Onsu menegaskan bahwa perjalanan hidup Jordi Onsu tidak lepas dari peran besarnya sejak sang adik masih kecil. Ia bahkan menyebut ada bagian dari kehidupan Jordi yang terbentuk dari kerja keras dan pengorbanannya sebagai kakak.

Pernyataan itu kembali memanaskan konflik keluarga yang sedang mereka hadapi. Ruben menilai persoalan ini bukan hanya tentang ucapan yang menyakitkan, tetapi juga tentang penghargaan atas perjuangan panjang yang sudah dilalui bersama.

Ruben Menyoroti Perjuangan Sejak Jordi Bayi

Dalam cuplikan yang dikutip dari kanal YouTube Nanda Persada dan diberitakan BeritaSatu, Ruben mengingat bahwa dirinya sudah ikut mengurus Jordi sejak masih bayi. Ia menyebut, pada masa itu, peran kakak benar-benar ia jalankan secara langsung di tengah kondisi keluarga yang tidak selalu hadir lengkap.

“Bahkan ketika dia masih bayi pun gue yang timang dan yang gendong dia juga. Ibu enggak ada, bapak juga enggak ada, gimana ceritanya? Ini cuma kita yang kepengin kakak kita dilihat, adik kita juga dilihat, itu saja,” pungkas Ruben.

Ia menegaskan bahwa keluarga mereka bukan berasal dari latar belakang berada. Karena itu, menurutnya, perubahan hidup ke arah yang lebih baik lahir dari usaha, bukan dari kemewahan yang sudah tersedia sejak awal.

Pokok Pernyataan Isi
Hubungan keluarga Ruben dan Jordi adalah kakak-adik
Latar keluarga Bukan berasal dari keluarga kaya raya
Pengakuan Ruben Ia ikut mengurus dan mengangkat derajat Jordi sejak kecil
Inti keberatan Perjuangannya dianggap tidak dihargai

Kekecewaan Karena Tak Ada Itikad Baik

Ruben juga mengaku kecewa karena merasa niat baik yang selama ini ia tunjukkan tidak dibalas dengan upaya memperbaiki hubungan. Menurutnya, yang muncul justru ucapan-ucapan yang semakin melukai.

Ia menilai sikap diam yang diambilnya tidak menghentikan persoalan. Sebaliknya, ia merasa semakin dibiarkan, semakin banyak pernyataan yang keluar dari pihak Jordi.

Lu mau ucap maaf, lu mau datang, ada enggak? Semakin gue diemin, semakin banyak berkicau ucapannya. Seperti dia lupa kalau kita punya darah yang sama,” tegasnya.

Konflik yang Menyentuh Ingatan Lama

Bagi Ruben, masalah dengan Jordi tidak berdiri sendiri sebagai pertengkaran biasa. Konflik itu juga menyentuh kembali ingatan lama tentang kebersamaan, pengasuhan, dan perjuangan keluarga yang mereka jalani dari awal.

Ia menempatkan hubungan darah sebagai alasan mengapa persoalan ini terasa sangat pribadi. Karena itu, Ruben berharap ada penghargaan yang lebih besar atas proses panjang yang telah dilalui bersama, bukan justru jarak yang makin lebar.

Dalam pandangannya, pengorbanan kakak dan pengalaman tumbuh di keluarga yang tidak berada semestinya menjadi bagian yang diingat. Ia menutup pernyataannya dengan penegasan bahwa yang ia inginkan hanyalah agar kakak dan adik sama-sama dilihat dan dihargai.

Source: www.beritasatu.com
Berita Terbaru