Ryzen 7 7700X3D Dikabarkan Pakai TDP 120W, Clock Lebih Rendahnya Picu Keraguan

Author: Redaksi Android62

Bocoran terbaru soal Ryzen 7 7700X3D membuat posisinya langsung jadi bahan perbincangan, bukan karena gebrakan performa yang menjanjikan, melainkan karena spesifikasi clock yang terbilang rendah. Di saat banyak calon pembeli menunggu opsi X3D yang lebih terjangkau, detail awal yang beredar justru memberi kesan bahwa chip ini bisa datang dengan kompromi yang cukup terasa.

Informasi ini mencuat setelah unggahan di X menampilkan spesifikasi yang mengarah ke prosesor X3D baru dari AMD. Fokusnya bukan hanya pada nama Ryzen 7 7700X3D, tetapi juga pada kemungkinan chip ini mengisi celah yang belum terisi di jajaran Ryzen X3D.

Spesifikasi awal yang beredar

Akun chi11eddog ikut menjadi sorotan karena dinilai punya rekam jejak yang cukup kuat dalam membocorkan chip baru. Akun tersebut sebelumnya juga disebut tepat saat mengungkap spesifikasi awal untuk 9950X3D2 Dual Edition dan 9850X3D.

Dalam unggahan terbarunya, chi11eddog menyebut Ryzen 7 7700X3D membawa konfigurasi 120W, 8 core, 16 thread, dan cache L3 sebesar 96MB. Susunan ini memberi petunjuk bahwa chip tersebut kemungkinan memakai CCD 3D V-Cache penuh.

Asal chip yang membuat rumor ini terasa masuk akal

Ada detail lain yang membuat bocoran ini tidak terdengar sepenuhnya asing. Spesifikasi yang muncul mengarah pada CCD dengan 3D V-Cache yang gagal memenuhi syarat untuk dipakai di Ryzen 7 7800X3D.

Proses pemasangan 3D V-Cache pada CCD memang tidak selalu berjalan mulus. AMD disebut menyisihkan chip yang gagal dalam proses itu, lalu sebagian di antaranya bisa dimanfaatkan untuk SKU lain seperti Ryzen 5 7600X3D atau 7500X3D, meski model tersebut hanya membawa 12 thread karena dua core harus dinonaktifkan.

Berbeda dari skenario itu, Ryzen 7 7700X3D dikabarkan tetap memakai full CCD. Artinya, prosesor ini masih membawa delapan core dan 16 thread tanpa pemangkasan inti.

Clock rendah jadi titik paling dipersoalkan

Meski jumlah core dan cache-nya terlihat menarik, bagian yang paling memicu keraguan justru ada di kecepatan kerja chip ini. Chi11eddog disebut memperkirakan boost clock puncaknya hanya 4,5GHz.

Angka itu berada 500MHz di bawah Ryzen 7 7800X3D, atau sekitar 10 persen lebih rendah. Selisih tersebut membuat banyak pihak bertanya-tanya soal daya tarik produk ini di pasar.

Kombinasi clock yang lebih rendah dan TDP 120W juga membuat chip ini diperkirakan lebih panas. Karena itu, Ryzen 7 7700X3D tampaknya tidak akan hadir sebagai opsi X3D yang hemat daya.

Harga akan sangat menentukan

Pada akhirnya, nilai jual Ryzen 7 7700X3D tampak sangat bergantung pada banderol resminya. Ryzen 7 7800X3D saat ini disebut masih bisa dibeli seharga $377 di Amazon, sehingga harga di bawah $300 untuk 7700X3D dinilai masuk akal.

Kondisi ini juga mengingatkan pada Ryzen 7 5700X3D yang meluncur dengan MSRP $249. Sebagai pembanding, 5800X3D sempat dibanderol $449 saat hadir ke pasar.

Namun situasinya sekarang jauh berbeda dari masa 5800X3D meluncur. Saat itu, chip tersebut menjadi satu-satunya X3D di pasaran, sedangkan sekarang lini X3D AMD sudah jauh lebih ramai dan persaingannya lebih ketat.

Posisinya masih harus jelas di lini X3D AMD

Kehadiran Ryzen 7 7700X3D juga menunjukkan bahwa portofolio X3D AMD terus berkembang. Pilihan yang semakin banyak membuat setiap model baru harus punya posisi yang benar-benar jelas agar menarik dibeli.

Jika AMD benar-benar merilisnya ke seluruh pengecer, harga akan jadi faktor paling penting. Tanpa banderol yang cukup kompetitif, chip ini berisiko kalah menarik dari 7800X3D yang sudah dikenal kuat di kelasnya.

Sebaliknya, jika AMD berani menaruhnya jauh di bawah $300, Ryzen 7 7700X3D bisa mengisi celah yang selama ini belum terpenuhi. Bagi pengguna yang mempertimbangkan upgrade dari AM4 atau sistem Intel lama, nilai totalnya tetap akan sangat dipengaruhi oleh biaya platform DDR5 yang ikut dibutuhkan.

Berita Terbaru