Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani masih belum menemukan cara menghentikan Ben Lane/Sean Vendy. Kekalahan di China Open 2026 membuat pasangan ganda putra Indonesia itu kini mencatat lima kekalahan tanpa kemenangan dari lawan asal Inggris tersebut.
Catatan itu kembali bertambah setelah Sabar/Reza tersingkir pada babak 16 besar. Mereka kalah dua gim langsung dengan skor 18-21, 12-21 dalam pertandingan berdurasi 42 menit.
Rekor Pertemuan Menjadi Pekerjaan Rumah
Lane/Vendy kembali menunjukkan keunggulan dalam mengelola permainan pada fase-fase penting pertandingan. Sabar/Reza sempat menjaga skor ketat sebelum interval di kedua gim, tetapi tidak mampu mempertahankan tekanan setelah laga dilanjutkan.
Kekalahan tersebut juga menjadi hasil kedua beruntun bagi Sabar/Reza dari pasangan Inggris itu dalam rentang dua pekan. Pada Japan Open 2026 pekan sebelumnya, mereka juga terhenti di babak 16 besar setelah menghadapi Lane/Vendy.
| Turnamen | Babak | Hasil Sabar/Reza | Lawan |
|---|---|---|---|
| China Open 2026 | 16 besar | Kalah 18-21, 12-21 | Ben Lane/Sean Vendy |
| Japan Open 2026 | 16 besar | Kalah | Ben Lane/Sean Vendy |
Skor Ketat Sebelum Jeda
Pertandingan China Open berlangsung di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, pada Kamis pagi WIB, 23 Juli 2026. Sabar/Reza membuka laga dengan perlawanan yang cukup rapat dan hanya tertinggal 9-11 saat interval gim pertama.
Selisih poin pada gim pembuka tidak pernah benar-benar melebar sebelum jeda. Namun, Lane/Vendy mampu menjaga keunggulan setelah interval dan menutup gim itu dengan skor 21-18.
Situasi serupa kembali terlihat pada gim kedua. Sabar/Reza lagi-lagi memasuki interval dalam posisi tertinggal 9-11, sehingga peluang untuk mengejar masih terbuka.
Lima Poin Beruntun Menentukan Gim Kedua
Tekanan Lane/Vendy meningkat setelah interval gim kedua. Pasangan Inggris itu merebut lima poin beruntun untuk mencapai match point lebih dahulu.
Sabar/Reza tidak berhasil membalikkan momentum setelah rentetan poin tersebut. Gim kedua pun berakhir 21-12 untuk Lane/Vendy dan sekaligus memastikan langkah wakil Indonesia terhenti.
Hasil ini memperlihatkan perbedaan efektivitas permainan setelah interval pada dua gim. Sabar/Reza dapat menjaga jarak pada paruh awal pertandingan, tetapi Lane/Vendy lebih konsisten mengendalikan reli ketika laga memasuki fase penentuan.
Perjalanan Sabar/Reza di China Open 2026 akhirnya selesai di 16 besar. Dua turnamen beruntun dengan hasil serupa dari lawan yang sama menjadi catatan penting bagi pasangan Indonesia tersebut.
