Sam Altman Menolak Dana Politik, Peta Pengaruh AI Di Washington Makin Panas

Keputusan Sam Altman untuk tidak menyetor uang ke Pemilu Paruh Waktu AS 2026 langsung menonjol di tengah makin kerasnya persaingan pengaruh di Washington. Saat banyak tokoh Silicon Valley mulai aktif membangun jalur pendanaan politik, CEO OpenAI itu justru memilih tidak ikut arus.

Altman menyampaikan sikap itu ketika berkunjung ke Washington pekan ini. Ia mengaku bersimpati kepada pihak-pihak yang berjanji memberi kontribusi untuk berbagai kampanye politik, tetapi menegaskan tidak akan melakukan hal serupa untuk pemilu 2026.

Pernyataan itu muncul di saat industri AI sedang berada dalam sorotan besar. Di satu sisi, perusahaan teknologi makin agresif mendorong arah regulasi di ibu kota Amerika Serikat, sementara di sisi lain publik semakin kritis terhadap dampak AI terhadap pekerjaan, lingkungan, dan cara perusahaan teknologi memengaruhi kebijakan.

Setelah bertemu Senator Bernie Sanders di Capitol Hill, Altman menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh menerapkan standar berbeda kepada OpenAI dibandingkan para pesaingnya. Ia juga menyampaikan bahwa jika kompetitor mencoba memakai uang untuk bersekongkol melawan perusahaan, maka OpenAI harus bisa melawan balik.

Namun, Altman tetap menolak masuk ke pertarungan pendanaan langsung. Ia mengatakan ingin aturan berubah secara menyeluruh dan berharap uang tidak lagi memengaruhi politik secara umum.

Pemilu paruh waktu memang jadi rebutan pengaruh

Pemilu Paruh Waktu di Amerika Serikat bukan pemilihan presiden, tetapi hasilnya sangat menentukan arah politik negara. Pemilu ini memperebutkan kendali Kongres AS melalui kursi DPR, Senat, serta sejumlah kursi gubernur dan pejabat daerah.

Ajang tersebut juga kerap dipakai pemilih untuk menilai kinerja presiden yang sedang menjabat. Dalam sejarah politik AS, partai presiden berkuasa hampir selalu kehilangan kursi di Kongres saat pemilu paruh waktu.

Karena itulah, dana kampanye sering menjadi senjata penting untuk membentuk pengaruh. Langkah Altman yang menolak ikut menyetor uang menjadi mencolok di tengah mobilisasi dana yang justru makin agresif dari kalangan teknologi.

Tokoh AI lain justru bergerak agresif

Di saat Altman menjaga jarak, sejumlah figur lain di sektor AI mengambil langkah yang lebih terbuka. Leading the Future, sebuah komite aksi politik super yang didukung Presiden OpenAI Greg Brockman dan para pendiri Andreessen Horowitz, mendorong kandidat yang ramah terhadap AI.

Komite itu juga memperjuangkan regulasi AI yang lebih ringan. Di sisi lain, raksasa teknologi menolak upaya sejumlah negara bagian yang ingin membatasi AI dan mengekang pembangunan pusat data.

OpenAI menegaskan tidak berafiliasi dengan Leading the Future. Meski begitu, Brockman dan istrinya, Anna, diketahui telah menyumbang US$25 juta.

Anthropic PBC juga tidak diam. Perusahaan itu memberikan US$20 juta kepada super PAC saingannya, Public First Action, yang mendukung regulasi keselamatan AI yang lebih ketat.

Bernie Sanders menilai ada dana besar yang siap dipakai untuk melawan anggota Kongres yang menolak sikap industri AI. Dalam pandangannya, Kongres belum cukup membela kepentingan publik karena besarnya pengaruh uang dalam politik.

Dalam opini di New York Times, Sanders juga menyerukan pembentukan dana kekayaan negara. Menurut dia, dana itu bisa dibiayai lewat pajak satu kali sebesar 50% atas saham perusahaan AI besar, lalu hasilnya dialihkan sebagai pembayaran kepada publik.

Lobi AI dan agenda politik makin rapat di Washington

Kunjungan Altman ke Washington berlangsung ketika OpenAI menyiapkan penawaran umum perdana yang dapat menilai perusahaan hampir US$1 triliun. Anthropic juga mengajukan IPO secara rahasia pekan ini setelah putaran pendanaan yang menilai perusahaan itu sebesar US$965 miliar.

Selama di Washington, Altman bertemu Ketua DPR dari Partai Republik Mike Johnson dan Pemimpin Senat dari Partai Demokrat Chuck Schumer. Ia juga mengunjungi Gedung Putih untuk berdiskusi dengan pejabat pemerintah mengenai agenda regulasi perusahaan.

Kunjungan itu terjadi sehari setelah Trump meneken perintah eksekutif yang mendorong perusahaan AI membagikan model mutakhir secara sukarela kepada pemerintah sebelum dirilis ke publik. Dalam situasi yang penuh tekanan regulasi dan persaingan dana politik seperti ini, sikap Altman untuk tidak ikut menyetor uang ke Pemilu 2026 menjadi sinyal yang menonjol di peta kekuatan industri AI Amerika Serikat.

Source: www.cnbcindonesia.com

Berita Terkait