Samsung Dan Cadence Perkuat Chip 2nm, Fondasi Baru Untuk Pusat Data AI

Author: Redaksi Android62

Kebutuhan komputasi AI yang terus membesar membuat chip generasi berikutnya tidak lagi cukup hanya cepat. Cadence dan Samsung Foundry kini memperluas kerja sama untuk menggarap chip 2nm generasi kedua serta desain 3D-IC yang lebih maju, dengan sasaran utama pusat data AI dan sistem komputasi berdaya tinggi.

Langkah ini menempatkan integrasi sistem, validasi desain, dan kesiapan produksi sebagai bagian penting dari pengembangan chip. Fokusnya bukan cuma pada performa, tetapi juga pada efisiensi dan keandalan agar chip bisa dipakai untuk kebutuhan AI modern yang semakin kompleks.

Dorongan dari kebutuhan AI yang berubah cepat

Perkembangan AI generatif dan AI fisik membuat tuntutan terhadap semikonduktor ikut berubah. Industri kini membutuhkan kapasitas yang lebih besar, konsumsi daya yang lebih efisien, dan konektivitas yang lebih cepat untuk mengejar beban kerja baru.

Cadence dan Samsung Foundry merespons perubahan ini lewat platform desain yang sudah dioptimalkan untuk proses manufaktur 2nm generasi kedua Samsung. Pendekatan tersebut ditujukan agar pelanggan bisa mempercepat pengembangan sistem AI dan HPC generasi berikutnya tanpa mengorbankan keandalan desain.

Boyd Phelps, Senior Vice President dan General Manager Silicon Solutions Group Cadence, menilai industri sedang bergerak ke arah node canggih dan 3D-IC. Ia menyebut kebutuhan itu kini menuntut kapasitas, integrasi, dan keyakinan validasi yang lebih tinggi dibanding sebelumnya.

Samsung melihat minat 2nm terus naik

Samsung Foundry menilai teknologi 2nm generasi kedua menjadi salah satu fondasi penting bagi chip AI masa depan. Jongshin Shin, Executive Vice President dan Head of Foundry Design Platform Development Samsung Electronics, mengatakan minat pelanggan terhadap teknologi ini terus meningkat seiring meluasnya penggunaan AI di berbagai sektor.

Menurut Jongshin Shin, ketertarikan itu datang dari kebutuhan infrastruktur AI dan aplikasi AI fisik yang menuntut chip untuk mengikuti lonjakan komputasi. Karena itu, Samsung dan Cadence menyiapkan platform semikonduktor dan 3D-IC yang lebih matang untuk mendukung proses tersebut.

Platform itu juga didukung memori canggih, IP antarmuka berkecepatan tinggi, dan alur kerja yang dioptimalkan untuk AI. Kombinasi ini diarahkan agar pengembangan chip bisa berjalan lebih siap menuju tahap produksi.

NVIDIA ikut memperkuat ekosistem desain

Kolaborasi Cadence dan Samsung Foundry juga mendapat dorongan dari NVIDIA. Dukungan itu hadir lewat integrasi teknologi NVLink-C2C dan akselerasi GPU CUDA-X untuk membantu transfer data berkecepatan tinggi antar-chip.

Dalam sistem AI berskala besar, kemampuan transfer data seperti ini menjadi elemen penting. Timothy Costa, Vice President dan General Manager Computing Engineering NVIDIA, menilai kompleksitas desain modern menuntut alat yang mampu mengikuti perkembangan arsitektur chip.

Ia menambahkan bahwa ekosistem semikonduktor bergantung pada platform yang bisa mengimbangi simulasi dan desain pada node canggih. NVIDIA juga menekankan pentingnya alur desain yang dipercepat GPU dari Cadence pada platform 2nm generasi kedua Samsung Foundry.

Manfaatnya juga mengarah ke perangkat edge AI

Pengembangan chip 2nm ini tidak hanya relevan untuk pusat data AI. Teknologi tersebut juga dinilai penting bagi perangkat edge AI yang berkembang cepat, termasuk robotika, drone, mesin otonom, dan sistem sensor pintar.

Ambarella disebut sebagai salah satu perusahaan yang memanfaatkan arah pengembangan itu untuk platform AI edge generasi berikutnya berbasis proses 2nm. Chief Operating Officer Ambarella, Chan Lee, menilai dukungan Cadence dan Samsung Foundry membantu mempercepat inovasi AI berdaya rendah.

Chan Lee menjelaskan bahwa strategi AI tepi Ambarella berfokus pada kinerja per watt yang tinggi, akselerasi AI yang skalabel, serta pemrosesan multi-sensor yang tangguh. Ia juga menilai ketersediaan IP, alat desain, dan platform yang siap untuk signoff bisa membantu pengembangan chip dilakukan lebih cepat dan dengan risiko lebih rendah.

Persaingan chip AI masuk fase yang lebih matang

Kemitraan jangka panjang Cadence dan Samsung Foundry menunjukkan bahwa persaingan chip AI kini tidak hanya soal kecepatan produksi. Industri juga mengejar desain yang lebih efisien, integrasi yang lebih rapat, dan platform yang mampu menopang infrastruktur AI skala besar.

Dengan kombinasi teknologi 2nm generasi kedua, desain 3D-IC, memori canggih, antarmuka berkecepatan tinggi, serta dukungan ekosistem dari NVIDIA, pengembangan chip AI bergerak ke fase yang lebih matang. Pusat data AI, robotika, kendaraan otonom, dan perangkat pintar masa depan berpotensi ikut merasakan dorongan performa dari generasi chip berikutnya.

Source: www.suara.com
Berita Terbaru