Samsung India Masuki Babak Baru, Raju Antony Pullan Tinggalkan Divisi Mobile Setelah 18 Tahun

Samsung India tengah memasuki fase transisi setelah Raju Antony Pullan mengundurkan diri dari jabatan Senior Vice President sekaligus kepala divisi mobile perusahaan. Keputusan itu menandai berakhirnya perjalanan 18 tahun Pullan di Samsung dan membuka ruang bagi arah baru bisnis Galaxy di pasar India.

Pergantian ini menjadi sorotan karena Samsung masih tercatat sebagai merek ponsel terbesar kedua di India berdasarkan analisis data pasar terbaru. Di tengah persaingan smartphone yang ketat, perubahan di pucuk pimpinan divisi mobile bisa berdampak langsung pada strategi perusahaan.

Pullan menyampaikan kepergiannya melalui unggahan di LinkedIn. Ia menggambarkan masa kerjanya di Samsung sebagai pengalaman yang fantastis dan menegaskan kontribusinya dalam membawa ponsel Galaxy ke jutaan rumah tangga di India.

Dalam pernyataannya, Pullan juga mengatakan bahwa ia menantikan penugasan baru. Namun, ia belum mengungkap langkah karier berikutnya setelah meninggalkan Samsung.

Posisi yang ia tinggalkan bukan peran kecil. Sejak Januari 2022, Pullan memimpin divisi mobile Samsung India dan mengawasi unit Mobile Experience atau MX yang menangani bisnis ponsel perusahaan di negara tersebut.

Perubahan pimpinan ini datang saat pasar smartphone India terus bergerak agresif. Dalam situasi seperti ini, figur yang memegang kendali divisi mobile akan sangat menentukan arah strategi Samsung ke depan.

Jejak panjang di Samsung India

Karier Pullan di Samsung India dimulai pada Juni 2008. Saat itu, ia bergabung sebagai Regional Head, West untuk bisnis mobile dan menjalankan posisi tersebut selama hampir dua tahun.

Setelah itu, ia menempati sejumlah jabatan penting lain di dalam perusahaan. Pullan pernah menjadi Director of Sales and Retail Marketing, menangani Sales Operations and Planning, lalu memimpin bisnis Consumer Electronics Samsung India.

Lintasan karier itu membuat namanya erat dengan berbagai lini operasi Samsung India. Ia tidak hanya berkutat pada penjualan, tetapi juga terlibat dalam operasi dan bisnis elektronik konsumen sebelum akhirnya naik ke posisi tertinggi di divisi mobile.

Dalam unggahan perpisahannya, Pullan juga menyinggung beberapa tanggung jawab yang pernah ia emban. Ia menyebut pernah menjadi Sales Head untuk MX India dan kemudian SOP Head-India, dengan fokus pada pembentukan serta inovasi proses yang berkelanjutan.

Kombinasi pengalaman lintas fungsi tersebut menjelaskan mengapa kepergiannya dipandang sebagai perubahan manajemen yang penting. Samsung India kehilangan salah satu eksekutif senior dengan pengalaman operasional yang panjang di banyak lini bisnis.

Arah suksesi masih menunggu kepastian

Samsung India belum mengumumkan secara resmi siapa yang akan menggantikan Pullan. Meski begitu, laporan Money Control menyebut Aditya Babbar akan mengambil alih kepemimpinan bisnis mobile perusahaan di India.

Saat ini, Babbar menjabat sebagai Vice President dan Head of Product Marketing and E-Commerce di divisi MX Samsung India. Jika laporan itu benar, maka transisi kepemimpinan akan jatuh ke sosok internal yang sudah akrab dengan pemasaran produk dan kanal penjualan digital.

Pola suksesi dari dalam organisasi biasanya memberi kesinambungan strategi. Hal itu menjadi penting ketika perusahaan harus menjaga stabilitas di lini bisnis inti sambil menghadapi kompetisi pasar yang semakin ketat.

Sampai sekarang, Samsung India belum memberi pernyataan resmi mengenai pengunduran diri Pullan maupun penunjukan penggantinya. Gadgets 360 juga menyebut telah menghubungi Samsung India untuk meminta komentar, tetapi belum menerima tanggapan resmi.

Di tengah belum adanya kejelasan final, perhatian kini tertuju pada langkah Samsung berikutnya. Setelah 18 tahun mengisi berbagai posisi penting dan lebih dari empat tahun memimpin divisi mobile, kepergian Raju Antony Pullan menandai babak baru bagi bisnis ponsel Samsung di India.

Source: www.gadgets360.com

Berita Terkait