Samsung News Tambah Feed Video Vertikal, Artikel Tepercaya Tetap Jadi Andalan

Author: Redaksi Android62

Samsung News sedang mendapat wajah baru yang membuatnya lebih dekat dengan cara orang menikmati konten di platform sosial, tanpa kehilangan perannya sebagai aplikasi berita. Pembaruan ini menggabungkan video pendek vertikal dengan artikel dari penerbit besar, sehingga pengguna punya dua cara berbeda untuk mengikuti kabar terbaru di ponsel Galaxy.

Langkah ini membuat Samsung News tidak lagi hanya bergantung pada bacaan panjang. Pengguna bisa menangkap inti informasi lewat klip singkat, lalu berpindah ke artikel yang lebih lengkap saat membutuhkan konteks tambahan.

Video pendek jadi pintu masuk utama

Bagian yang paling menonjol dari pembaruan ini adalah carousel video pendek yang disebut mirip TikTok. Samsung menyiapkan format itu untuk menampilkan campuran klip harian yang dianggap penting agar pengguna bisa tetap mengikuti kabar terbaru dengan cepat.

Cakupan videonya juga cukup luas. Samsung menyebut format ini akan memuat berita umum, finansial, olahraga, gaya hidup, dan hiburan.

Untuk tahap awal, sejumlah penerbit ikut menyuplai konten video singkat tersebut. Nama yang terlibat antara lain PEOPLE, ABC News, Food & Wine, dan Travel + Leisure.

Samsung tidak hanya mengandalkan sistem otomatis untuk memilih isi feed. Rekomendasi video ini juga akan dikurasi oleh tim editorial internal agar tampilannya tetap terjaga.

Pengguna pun diberi kendali lebih besar atas isi yang mereka lihat. Samsung menambahkan opsi untuk menyukai video dan mengikuti topik tertentu supaya feed bisa semakin sesuai dengan minat masing-masing.

Semakin sering topik tertentu diikuti atau disukai, semakin besar peluang aplikasi menyesuaikan tampilannya. Pola ini membuat Samsung News bergerak ke arah personalisasi yang lebih kuat.

Artikel dari media besar ikut diperluas

Di sisi lain, Samsung juga menambah kurasi artikel dari sejumlah penerbit besar. Aplikasi ini kini akan memuat tulisan dari ABC News, PEOPLE, USA TODAY, dan The Washington Post.

Kehadiran artikel-artikel tersebut memberi lapisan informasi yang lebih dalam setelah pengguna melihat ringkasan dari video pendek. Saat satu klip belum cukup menjelaskan sebuah isu, artikel panjang bisa menjadi jalan untuk memahami detail dan konteksnya.

Pendekatan ini menunjukkan Samsung tidak sedang mengubah aplikasinya menjadi layanan video semata. Perusahaan justru mencoba memadukan konsumsi cepat lewat klip singkat dengan bacaan yang lebih lengkap dari sumber yang dikenal luas.

Bagi pengguna, alurnya jadi lebih fleksibel. Video bisa menjadi pembuka yang praktis, sedangkan artikel dari penerbit tepercaya membantu memperluas pemahaman atas berita yang sama.

Peluncuran masih terbatas

Pembaruan Samsung News mulai digulirkan ke ponsel Galaxy keluaran 2023 dan yang lebih baru. Saat ini, distribusinya menyasar pengguna di Amerika Serikat dan Kanada yang memakai aplikasi dalam bahasa Inggris.

Samsung juga menyebut pengalaman baru ini akan diperluas ke lebih banyak pasar dan bahasa dalam beberapa bulan mendatang. Namun, belum ada rincian tambahan soal negara berikutnya atau jadwal yang lebih spesifik.

Kondisi itu menunjukkan peluncurannya masih dilakukan bertahap. Meski begitu, arah pengembangannya sudah jelas: Samsung ingin membuat Samsung News terasa lebih modern tanpa melepaskan identitas utamanya sebagai aplikasi berita.

Masuknya format video pendek juga menjadi langkah baru bagi Samsung News. Ini disebut sebagai pertama kalinya aplikasi tersebut menghadirkan berita dalam format video pendek secara langsung di dalam aplikasi.

Perubahan ini sekaligus menempatkan Samsung News di jalur yang berbeda dari layanan agregasi berita yang lebih konvensional. Di saat beberapa layanan besar lain belum menawarkan feed video pendek serupa di aplikasi berita mereka, Samsung memilih masuk lebih awal ke format yang makin akrab bagi pengguna ponsel.

Hasilnya, Samsung News kini terasa berada di persimpangan dua kebiasaan konsumsi konten. Di satu sisi ada kecepatan dan visual yang singkat, di sisi lain ada artikel dari penerbit besar yang menjaga kedalaman informasinya.

Source: www.androidcentral.com
Berita Terbaru