Samsung Raih Gold Untuk Coral in Focus, Ocean Mode Jadi Alat Penting Selamatkan Terumbu Karang

Penghargaan untuk Coral in Focus ikut menegaskan bahwa kamera di ponsel tidak hanya berguna untuk memotret, tetapi juga bisa dipakai sebagai alat konservasi. Program yang ditenagai Ocean Mode milik Samsung itu meraih Gold di kategori Best Sustainability or Conservation Initiative pada ajang Engage for Good’s 2026 Halo Awards.

Pencapaian tersebut membuat Ocean Mode mendapat sorotan lebih luas karena fitur ini bekerja di wilayah yang sering sulit dijangkau kamera biasa, yaitu bawah air. Dalam konteks konservasi, kemampuan menghasilkan gambar yang lebih jelas dan lebih akurat menjadi penting untuk mendukung dokumentasi kondisi terumbu karang dari waktu ke waktu.

Fokus pada dokumentasi bawah air

Ocean Mode dirancang untuk meningkatkan warna dan kejernihan foto bawah air. Fungsi ini membantu menghasilkan visual yang lebih mudah dibaca saat kondisi laut berubah, sehingga pemantauan restorasi karang bisa dilakukan dengan lebih efektif.

Bagi kegiatan konservasi, kualitas gambar bukan sekadar soal estetika. Dokumentasi visual yang baik membantu para peneliti dan mitra lapangan melihat perubahan kecil pada terumbu karang yang mungkin sulit ditangkap lewat pengamatan biasa.

Bermula dari kebutuhan konservasi

Fitur ini awalnya hadir sebagai bagian dari Coral Reef Initiative dan disiapkan sebagai alat eksklusif pada perangkat Samsung tertentu. Sasaran awalnya cukup spesifik, yakni membantu para oseanografer yang terlibat dalam restorasi karang.

Seiring waktu, Samsung memperluas akses Ocean Mode ke lebih banyak perangkat. Langkah itu membuat fitur ini tidak lagi terbatas pada kebutuhan riset tertentu, melainkan ikut mendukung program konservasi yang cakupannya lebih luas.

Terhubung dengan kerja restorasi di lapangan

Samsung menyebut teknologi Galaxy digunakan sebagai alat yang mendukung pemulihan karang. Dukungan tersebut berjalan bersama pendekatan restorasi berbasis komunitas yang dilakukan bersama Seatrees, organisasi nirlaba berbasis di Amerika Serikat.

Kolaborasi ini diarahkan untuk membantu membalikkan penurunan kondisi terumbu karang di berbagai wilayah. Di sini, teknologi pencitraan berperan dalam dokumentasi dan pemantauan, sementara mitra konservasi menghubungkannya dengan proses pemulihan di lapangan.

Coral in Focus dan dampak ke publik

Perluasan penggunaan Ocean Mode juga memperkuat Coral in Focus sebagai inisiatif konservasi. Program ini tidak hanya mengandalkan visual bawah air untuk kebutuhan lapangan, tetapi juga untuk menyampaikan pesan lingkungan dengan cara yang lebih mudah dipahami publik.

Dampak itu terlihat dari penghargaan lain yang diterima dokumenter Coral in Focus di 23rd International Ocean Film Festival. Dokumenter tersebut meraih Coastal and Island Culture Award, yang menunjukkan bahwa program ini juga punya nilai edukasi dan penyadaran publik.

Diakui sebagai inovasi yang relevan

Sorotan terhadap Samsung tidak berhenti di ajang konservasi. Perusahaan ini juga masuk daftar 2026 Most Innovative Companies versi Fast Company berkat upayanya mendorong inovasi mobile untuk riset lingkungan.

Pengakuan tersebut memperlihatkan bahwa inovasi perangkat mobile kini bisa dinilai dari manfaat nyata di luar kebutuhan komersial. Dalam kasus Ocean Mode, kamera pada perangkat konsumen diarahkan untuk mendukung pekerjaan yang sangat spesifik: dokumentasi, observasi, dan pemantauan laut.

Kombinasi antara teknologi, program konservasi, dan kerja lapangan membuat Ocean Mode tampil sebagai fitur yang punya fungsi praktis sekaligus kontribusi langsung bagi perlindungan terumbu karang. Dengan hasil gambar yang lebih jelas, upaya memantau restorasi dan menyampaikan kondisi laut kepada publik menjadi jauh lebih mudah dilakukan.

Source: www.sammobile.com

Berita Terkait