Samsung menjadi salah satu sorotan terbesar di pasar smartwatch global pada kuartal pertama 2026, tetapi bukan karena performa yang menguat. Vendor asal Korea Selatan itu hanya menguasai 5 persen pangsa pasar dan mencatat penurunan pengiriman 28 persen secara tahunan.
Kondisi tersebut kontras dengan dua pemain di puncak. Apple tetap memimpin dengan pangsa 23 persen, sedangkan Huawei berada di posisi kedua dengan 17 persen, menunjukkan persaingan di kelas atas semakin ketat.
Apple mempertahankan jarak di puncak
Counterpoint Research mencatat Apple membukukan pertumbuhan pengiriman 21 persen YoY pada periode Januari-Maret 2026. Kinerja itu ditopang oleh pasar China, Eropa, dan keberhasilan Apple Watch SE 3.
Huawei juga menjaga laju positif dengan pertumbuhan 12 persen YoY. Keunggulan utamanya masih datang dari pasar domestik China, yang disebut menguasai 40 persen.
Lima besar pasar smartwatch global
Di bawah dua pemimpin itu, Xiaomi bertahan di peringkat ketiga dengan pangsa 10 persen dan pertumbuhan 9 persen YoY. Imoo menyusul di posisi keempat dengan pangsa 7 persen, meski pertumbuhannya hanya 2 persen YoY.
| Vendor | Pangsa Pasar | Pertumbuhan |
|---|---|---|
| Apple | 23 persen | 21 persen YoY |
| Huawei | 17 persen | 12 persen YoY |
| Xiaomi | 10 persen | 9 persen YoY |
| Imoo | 7 persen | 2 persen YoY |
| Samsung | 5 persen | -28 persen YoY |
Pasar naik, harga rata-rata ikut terdorong
Secara keseluruhan, pengiriman smartwatch global tumbuh 4 persen secara tahunan pada kuartal pertama 2026. Pertumbuhan itu didorong permintaan model premium dan pemulihan pasar China.
Tren lain yang menonjol adalah kenaikan harga jual rata-rata atau ASP sebesar 6 persen. Kenaikan tersebut dipicu sensor yang lebih canggih, integrasi fitur AI, dan pergeseran minat konsumen di negara berkembang ke perangkat yang lebih premium.
Perubahan itu menunjukkan pasar smartwatch tidak hanya bergerak dari sisi volume, tetapi juga dari nilai jual. Saat model premium makin diminati, vendor besar punya ruang lebih besar untuk menjaga pendapatan sekaligus mempertahankan posisi di tengah persaingan yang makin tajam.







