Samsung Tunjukkan Layar Yang Bisa Membaca Detak Jantung, Sekaligus Menjaga Privasi Pengguna

Samsung Display membawa gagasan layar ke arah yang lebih jauh dari sekadar menampilkan gambar. Di ajang SID Display Week 2026 di Los Angeles Convention Centre, California, perusahaan itu memperlihatkan panel OLED yang dapat membaca detak jantung langsung dari layarnya sendiri.

Langkah ini menandai pergeseran penting dalam cara Samsung memosisikan display. Layar tidak lagi hanya dipacu untuk lebih terang dan lebih kaya warna, tetapi juga untuk mengukur sinyal tubuh, menjaga privasi, dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan kendaraan.

Layar yang ikut memantau tubuh

Salah satu sorotan paling menarik datang dari Sensor OLED Display versi terbaru. Panel berukuran 6,8 inci itu hadir dengan kepadatan 500 piksel per inci, meningkat dari versi sebelumnya yang masih berada di 374 piksel per inci.

Samsung menggabungkan piksel OLED dan organic photodiodes dalam satu lapisan. Dengan rancangan ini, layar dapat melacak sinyal biometrik seperti detak jantung dan tekanan darah melalui cahaya yang dipancarkan dari panel itu sendiri.

Di panel yang sama, Samsung menambahkan Flex Magic Pixel. Fitur ini membatasi visibilitas dari sudut tertentu agar informasi sensitif lebih terlindungi, sementara tampilan tetap bisa dilihat secara normal dari arah yang tepat.

OLED yang mengejar terang dan warna sekaligus

Di sisi lain, Samsung juga menonjolkan Flex Chroma Pixel OLED sebagai panel yang dirancang untuk mendorong performa visual. Panel ini diklaim mampu mencapai 3.000 nits dalam High Brightness Mode.

Selain terang, panel tersebut juga disebut mencakup 96 persen ruang warna BT.2020. Kombinasi ini menunjukkan bahwa Samsung tidak hanya mengejar tingkat kecerahan yang tinggi, tetapi juga berusaha menjaga keluasan dan akurasi warna pada kelas premium.

Untuk mendukung target itu, Samsung memakai material phosphorescent-sensitised fluorescent. Perusahaan juga menggunakan struktur tanpa polariser agar kecerahan tetap tinggi tanpa mengorbankan durabilitas panel.

Quantum dot dan bentuk layar yang bisa berubah

Selain OLED, Samsung Display turut memperlihatkan perkembangan pada electroluminescent quantum dot atau EL-QD. Panel generasi terbaru ini disebut mampu mencapai kecerahan hingga 500 nits.

Samsung berencana memamerkan versi 18 inci dengan kecerahan 500 nits dan versi 6,5 inci dengan 400 nits. Dua ukuran tersebut memperlihatkan bahwa teknologi ini disiapkan untuk skenario perangkat yang berbeda, dari format kecil hingga panel yang lebih besar.

Berbeda dari OLED, EL-QD memakai quantum dot yang memancarkan cahaya langsung saat dialiri daya. Samsung menyebut peningkatan struktur material dan stabilitas telah membantu mendongkrak kecerahan sekaligus efisiensinya, dan karya terkait teknologi ini juga mendapat pengakuan dari Society for Information Display sebagai distinguished paper.

Arah baru untuk kabin kendaraan

Samsung juga membawa konsep layar stretchable berbasis micro-LED untuk otomotif. Panel itu memiliki resolusi 200 piksel per inci, lebih tinggi dari versi sebelumnya, dan dirancang agar bisa berubah bentuk sesuai kondisi berkendara.

Dalam demonstrasinya, panel tersebut ditampilkan sebagai bagian dari dasbor kendaraan dinamis yang menyesuaikan visual secara real time. Agar tetap berfungsi saat direntangkan, Samsung memakai struktur jembatan atau bridge structure pada panel itu.

Rangkaian teknologi yang dipamerkan Samsung di SID Display Week 2026 memperlihatkan satu arah besar yang sedang dibangun perusahaan. Layar diarahkan menjadi lebih terang, lebih kaya warna, mampu membaca biometrik, menjaga privasi, dan beradaptasi dengan kebutuhan kabin masa depan.

Source: www.gadgets360.com

Berita Terkait