Satu Laporan Zaskia Adya Mecca Di Tol, Anak Terlantar Itu Cepat Diamankan Petugas

Langkah cepat Zaskia Adya Mecca saat melihat seorang anak perempuan terlantar di jalan tol berujung pada penanganan yang lebih aman. Setelah menerima laporan, petugas berhasil mengamankan anak itu di area tol arah masuk Bandara Soetta pada Selasa, 19 Mei 2025, pukul 15.05 WIB.

Peristiwa tersebut bermula ketika Zaskia sedang dalam perjalanan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Di tengah buru-buru mengejar penerbangan, ia melihat seorang anak perempuan sendirian di pinggir tol dan merasa tidak bisa membiarkan kondisi itu begitu saja.

Dari pengamatannya, anak itu tampak masih sangat muda, menangis, berteriak, dan tidak memakai alas kaki. Zaskia juga melihat anak tersebut bolak-balik sendiri di kawasan persimpangan Tol Kamal dari arah JORR, sebuah situasi yang langsung membuatnya panik.

Sebagai seorang ibu, Zaskia mengaku hatinya tersentuh saat melihat anak kecil berada di tempat berbahaya tanpa pendamping. Ia sempat berada dalam dilema karena harus memilih antara berhenti atau tetap melanjutkan perjalanan ke bandara.

“Aku panik. Mau berhenti, tapi sedang diuber waktu. Tapi enggak bisa abai dan diam melihat hal seperti itu,” tulis Zaskia dalam unggahan Instagram pribadinya.

Alih-alih membiarkan situasi itu lewat begitu saja, Zaskia memilih menghubungi call center Jasa Marga. Laporan itu disampaikan agar petugas bisa segera bergerak dan mengevakuasi anak perempuan tersebut ke lokasi yang lebih aman.

Respons cepat dari laporan itu membuat situasi berubah dalam waktu singkat. Berdasarkan rekaman percakapan yang ikut dibagikan, anak perempuan itu kemudian berhasil diamankan sebelum berada terlalu lama di area tol yang berisiko.

Setelah anak itu ditemukan, muncul kabar yang membuat suasana menjadi haru. Seorang ibu menghubungi pihak Jasa Marga dan menduga kuat bahwa anak perempuan tersebut adalah putrinya yang hilang tanpa kabar selama tiga bulan terakhir.

Kabar itu membuat Zaskia ikut emosional. Ia mengaku gemetar dan menangis ketika membaca pesan yang masuk, karena membayangkan beratnya pencarian seorang ibu terhadap anaknya dalam waktu yang begitu panjang.

“Baca chat-nya tadi, aku langsung gemetar dan nangis. Karena aku yakin di balik anak kecil sendirian, pasti ada seorang ibu yang kecarian,” ujarnya.

Zaskia berharap ibu dan anak itu bisa benar-benar dipertemukan. Ia juga meminta agar dirinya diizinkan ikut terlibat jika momen pertemuan tersebut berlangsung, sebagai bentuk kepedulian atas peristiwa yang ia saksikan langsung.

Dari kejadian ini, Zaskia menyoroti pentingnya kepekaan saat melihat anak berada dalam kondisi berbahaya di ruang publik. Satu laporan singkat terbukti bisa membuka jalan bagi penanganan yang lebih cepat dan membantu mempertemukan kembali keluarga yang terpisah.

Source: www.medcom.id

Berita Terkait