Mitsubishi Destinator menonjol lewat cara kabinnya diatur sebagai ruang kendali digital. Hampir semua fungsi penting bisa diakses melalui layar sentuh 12,3 inci yang menjadi titik utama interaksi pengemudi di dalam mobil.
Pendekatan ini membuat interior terasa lebih tertata karena pengemudi tidak perlu bergantung pada banyak tombol fisik yang tersebar. Saat ingin mengubah setelan mobil, berbagai menu bisa dibuka langsung dari satu layar yang sama.
Pusat pengaturan di satu layar
Layar 12,3 inci pada Destinator tidak hanya dipakai untuk hiburan. Sistem ini juga menampilkan informasi kendaraan dan menjadi gerbang menuju menu pengaturan fitur yang lebih luas.
Lewat bagian “Pengaturan” dan “Vehicle Setting”, pengemudi dapat menyesuaikan sejumlah fungsi secara digital. Cara ini membuat proses pengaturan terasa lebih ringkas karena semua terpusat pada satu tampilan.
Beberapa fitur yang bisa diubah dari layar tersebut antara lain sistem keyless, wiper otomatis, durasi lampu eksterior dan interior, pengaturan lampu sinyal belok, serta penguncian pintu otomatis. Destinator juga memberi kendali digital untuk panoramic sunroof.
Rifat Sungkar, Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia, menilai cara kerja ini memudahkan pengguna karena semua fungsi penting berada pada satu titik. Ia juga menyebut pengoperasiannya terasa sederhana dan mendukung fitur seperti ambient light serta sunroof untuk menyesuaikan kendaraan dengan preferensi pribadi.
Fokus visual kabin yang modern
Di dalam kabin, layar besar itu menjadi elemen visual yang paling menonjol. Sistem SDA di dalamnya juga menampilkan multimeter yang terinspirasi dari triple-meter ikonik Mitsubishi Pajero.
Selain untuk pengaturan, layar ini ikut membantu pemantauan ambient light dan kamera 360 derajat. Kamera tersebut berguna saat parkir maupun saat pengemudi perlu melihat kondisi sekitar mobil dengan lebih jelas.
Kehadiran layar sentuh besar ini selaras dengan arah desain kabin yang mengutamakan kemudahan akses. Mitsubishi menempatkan teknologi bukan sebagai tambahan semata, melainkan sebagai bagian langsung dari kenyamanan berkendara.
SUV tujuh penumpang untuk berbagai pasar
Secara produk, Destinator masuk kategori midsize SUV dan ditujukan untuk pasar ASEAN, Asia Selatan, Amerika Latin, Timur Tengah, hingga Afrika. Model ini pertama kali diperkenalkan ke publik secara global di Indonesia pada tahun lalu.
Produksinya dilakukan secara lokal di fasilitas Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia di Cikarang, Jawa Barat. Destinator hadir sebagai SUV tujuh penumpang dengan konfigurasi tiga baris kursi dan desain yang memadukan kesan tangguh dengan interior premium.
Fitur keselamatan dan pengendalian
Dari sisi perlindungan, Destinator dibekali Mitsubishi Motors Safety Sensing. Paket ini mencakup Adaptive Cruise Control (ACC), Forward Collision Mitigation System (FCM), Blind Spot Warning (BSW), dan Rear Cross Traffic Alert (RCTA).
Fitur lainnya meliputi Automatic High Beam (AHB), Leading Car Departure Notification (LCDN), dan Multi Around Monitor. Perlindungan penumpang juga ditopang enam SRS airbag serta struktur bodi tinggi yang dirancang untuk membantu menyerap energi benturan.
Di sisi pengendalian, Mitsubishi tetap menyematkan teknologi all-wheel control meski mobil ini menggunakan penggerak roda depan. Salah satu komponen utamanya adalah Active Yaw Control (AYC) yang bertugas menjaga stabilitas saat mobil melewati berbagai kondisi jalan dan cuaca.
Mesin turbo dan karakter harian
Di balik kap mesin, Destinator memakai mesin turbo 1,5 liter yang dipasangkan dengan transmisi CVT. Kombinasi ini ditujukan untuk menghadirkan akselerasi yang responsif dalam penggunaan harian.
Dengan perpaduan layar sentuh sebagai pusat pengaturan, fitur keselamatan aktif, dan sistem penstabilan, Destinator tampil sebagai SUV yang menekankan kemudahan sekaligus rasa aman. Arah pengembangan kabin dan teknologinya memperlihatkan fokus Mitsubishi pada cara pengendara berinteraksi langsung dengan mobil melalui sistem digital yang terpusat.
