Satu Rilisan Vans Tembus Rp50 Juta di Pasar Kolektor, Lima Kolaborasi Paling Mahal Terungkap

Di antara rilisan Vans yang beredar di pasar kolektor, kolaborasi bersama KAWS dan The Simpsons lewat Chukka Boot LX justru muncul sebagai yang paling mencolok. Model ini pernah dilepas dengan harga sekitar Rp1,6 juta, tetapi di pasar resale nilainya disebut bisa menembus Rp50 juta.

Lonjakan semacam itu menunjukkan bagaimana Vans tidak lagi dipandang hanya sebagai sepatu skate kasual. Saat desain kuat bertemu nama besar, produksi terbatas, dan cerita budaya yang melekat, sebuah rilisan bisa berubah menjadi barang buruan dengan harga jauh di atas banderol awal.

Kolaborasi dan kelangkaan jadi penentu nilai

Harga sneaker kolaborasi biasanya tidak ditentukan oleh merek semata. Kolektor juga menghitung cerita di balik desain, keterkaitan dengan seni, musik, budaya pop, serta jumlah produksi yang amat terbatas.

Ketika semua unsur itu hadir dalam satu model, sepatu tidak lagi diposisikan sebagai barang pakai biasa. Dari situ, statusnya naik menjadi item koleksi yang sulit dicari dalam kondisi baik, sehingga harga pasarnya ikut terdorong naik.

Model yang paling mahal di pasar kolektor

Posisi teratas ditempati oleh Vans Kaws x Chukka Boot LX 2007 The Simpsons. Kolaborasi yang mempertemukan Vans, KAWS, dan The Simpsons ini mendapat perhatian besar karena kombinasi nama dan visual yang kuat.

Saat rilis pertama, harganya masih berada di kisaran Rp1,6 juta. Namun di pasar kolektor, nilai jualnya bisa mencapai Rp50 juta, menjadikannya rilisan Vans yang paling mahal dalam daftar ini.

Material premium ikut mengerek harga

Selain kolaborasi berbasis nama besar, ada juga model yang mahal karena materialnya. VANS Horween X SK8-Hi Reissue Lite LX Sneakers – Red menjadi contoh jelas bagaimana kualitas bahan dapat memengaruhi nilai koleksi.

Sepatu ini memakai kulit dari Horween Leather Company yang dikenal premium, tahan lama, dan punya karakter aging yang menarik. Dipadukan dengan siluet klasik SK8-Hi dan teknologi Lite LX yang lebih ringan, model ini dipasarkan di kisaran Rp42 juta.

Peran musik dan streetwear dalam nilai koleksi

Daya tarik berikutnya datang dari Supreme x Vans Sk8-Hi SL Public Enemy. Rilisan yang pertama hadir pada 2006 ini memadukan unsur musik, fashion, dan kultur skate dalam satu desain yang kuat secara visual maupun historis.

Logo crosshair di sisi sepatu dan tulisan album Public Enemy, “It Takes a Nation of Millions to Hold Us Back”, pada midsole membuat model ini mudah dikenali. Karena stoknya langka dan identitasnya kuat, harganya disebut berada di kisaran Rp20 juta.

Pilihan minimalis yang tetap eksklusif

Tidak semua model berharga tinggi tampil ramai. Vans x Fear of God Era 95 Reissue Marshmallow justru menarik perhatian lewat pendekatan yang lebih sederhana dan bersih.

Warna marshmallow yang dominan putih krem memberi kesan tenang, sementara sentuhan Fear of God dari Jerry Lorenzo memperkuat citra premium. Di pasar kolektor, sepasang sepatu ini dihargai Rp16,8 juta dan dicari oleh pemburu sneaker dengan selera desain minimalis.

Sentuhan seni pop yang mudah dikenali

Takashi Murakami x Vans Classic Slip-On LX Blue Flower melengkapi daftar ini dengan karakter visual yang langsung menonjol. Motif bunga warna-warni khas Takashi Murakami menjadi daya tarik utama, ditambah warna biru cerah pada bagian atas sepatu.

Model ini tidak diproduksi massal dalam jangka panjang, sehingga ketersediaannya terbatas. Karena itu, Classic Slip-On LX Blue Flower tetap eksklusif di pasar kolektor dengan harga Rp6 juta sepasang.

Di pasar sneaker kolektor, enam unsur yang berulang tampak jelas pada rilisan-rilisan Vans termahal ini: nama besar, desain yang mudah dikenali, material premium, dan jumlah produksi yang terbatas. Perpaduan faktor tersebut membuat Vans terus memiliki tempat penting di antara kolektor yang mencari sepatu dengan nilai sejarah sekaligus nilai jual tinggi.

Source: www.idntimes.com

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer