BYD bersiap membuat dua langkah besar di lini plug-in hybrid dalam pekan yang sama. Setelah Sealion 06 DM-i dijadwalkan meluncur pada 26 Mei, Song Ultra DM-i akan menyusul dua hari kemudian pada 28 Mei.
Rangkaian peluncuran ini menunjukkan bahwa BYD tidak hanya fokus pada mobil listrik murni. Di pasar kendaraan energi baru China yang sangat kompetitif, perusahaan itu juga terus memperkuat portofolio PHEV dengan menonjolkan efisiensi, jarak tempuh, dan fitur bantuan berkendara.
Sealion 06 DM-i dibekali jarak tempuh lebih panjang
Sealion 06 DM-i diposisikan sebagai SUV hybrid yang menawarkan peningkatan pada sisi kemampuan jelajah dan teknologi pintar. Varian 2026-nya diperkirakan mampu menempuh lebih dari 300 kilometer dalam mode listrik menurut pengukuran CLTC.
Jika tangki bahan bakar dan baterai sama-sama penuh, jarak gabungannya diperkirakan bisa melewati 1.800 kilometer. Angka itu membuat model ini tampil sebagai salah satu opsi yang menonjol di kelasnya, terutama bagi pengguna yang membutuhkan efisiensi tinggi untuk perjalanan harian maupun jarak jauh.
BYD juga menyiapkan sensor LiDAR untuk model ini. Konsumen bahkan disebut bisa memilih sistem bantuan berkendara God’s Eye B, yang mendukung fungsi lanjutan seperti city navigation assist.
Fitur kabin ikut dibuat lebih lengkap
Penyegaran Sealion 06 DM-i tidak hanya berhenti pada sisi teknis. BYD juga menambahkan sejumlah fitur kenyamanan di kabin, termasuk seat massage, sandaran kaki untuk penumpang depan, dan sistem pewangi kabin.
Kehadiran unit pajangan Sealion 06 DM-i 2026 di sejumlah toko offline BYD di berbagai wilayah China menjadi tanda bahwa peluncuran resminya tinggal menunggu waktu. Langkah itu biasanya menjadi sinyal kuat bahwa model sudah memasuki fase akhir sebelum diperkenalkan ke publik.
Song Ultra DM-i memakai DM generasi kelima
Berbeda dari Sealion 06 DM-i yang menonjolkan jarak tempuh, Song Ultra DM-i datang dengan paket teknologi DM generasi kelima milik BYD. Model ini menggunakan mesin 1,5 liter dan motor penggerak dengan tenaga maksimum 175 kW.
BYD menyiapkan dua pilihan baterai, yaitu 26,6 kWh dan 38 kWh. Opsi pertama memberikan jarak tempuh listrik 205 kilometer, sedangkan opsi kedua mencapai 310 kilometer.
Dari sisi dimensi, Song Ultra DM-i memiliki panjang 4.850 mm dan wheelbase 2.840 mm. Ukuran itu menempatkannya di kelas SUV menengah, dengan tampilan yang tetap mirip dengan versi listrik murni yang sudah lebih dulu hadir.
Interior dibuat sederhana, tetapi fitur tetap lengkap
Di bagian dalam, Song Ultra DM-i mengusung pendekatan sederhana dan youthful. Kabinnya dilengkapi layar kontrol tengah 15,6 inci, four-zone voice interaction, dan pengisian daya nirkabel untuk ponsel.
BYD juga memasukkan sejumlah fitur tambahan yang biasanya dicari di kelas lebih tinggi. Daftarnya mencakup frunk dengan mekanisme knock-to-unlock serta kursi depan berpemanas dan berventilasi.
Untuk bantuan berkendara, model ini mendukung LiDAR opsional dan total 27 sensor. Song Ultra DM-i juga memakai sistem God’s Eye 5.0 yang mengintegrasikan reinforcement learning untuk meningkatkan pengalaman berkendara cerdas.
Pembaruan lini PHEV datang beriringan dengan strategi smart driving
Peluncuran dua model hybrid ini hadir setelah BYD merilis Sealion 06 EV dan Song Ultra EV pada Maret. Kehadiran versi DM-i menegaskan bahwa perusahaan ingin memperluas pilihan produk di berbagai jenis penggerak, bukan hanya di segmen listrik murni.
Pada 28 Mei, BYD juga akan menggelar acara peluncuran strategi kecerdasan. Acara itu diperkirakan menjadi panggung untuk pengumuman terobosan baru di bidang smart driving, seiring upaya perusahaan mempercepat penerapan LiDAR dan teknologi model besar end-to-end di lebih banyak model.
Source: cnevpost.com






