Search Google Kini Makin Aktif, Bisa Memantau, Memesan, Hingga Bertindak Untuk Anda

Author: Redaksi Android62

Google sedang mendorong Search ke arah yang jauh lebih aktif dari sekadar menampilkan deretan tautan. Di dalam pengalaman baru itu, pengguna tidak hanya mencari informasi, tetapi juga bisa meminta bantuan untuk memantau, merangkum, memesan, hingga menyelesaikan tugas tertentu lewat sistem AI yang terus berkembang.

Perubahan paling terasa datang lewat AI Mode, yang kini menjadi pusat pembaruan Search. Google menyebut fitur ini sudah dipakai lebih dari satu miliar pengguna bulanan, dengan pertumbuhan penggunaan yang disebut naik lebih dari dua kali lipat setiap kuartal sejak diluncurkan.

Di dalam AI Mode, Google kini menjadikan Gemini 3.5 Flash sebagai model AI default global. Langkah ini ditujukan agar respons Search terasa lebih cerdas dan lebih sesuai konteks, terutama saat pengguna mengajukan pertanyaan dengan bahasa natural, bukan hanya kata kunci pendek seperti pada pencarian tradisional.

Kotak pencarian juga ikut dibuat lebih fleksibel. Pengguna dapat memberi masukan lewat teks, gambar, file, video, bahkan tab Chrome, sehingga proses mencari informasi tidak lagi bergantung pada satu kolom teks sederhana saja.

Google juga membuat Search lebih percakapan. Pengguna bisa melanjutkan pertanyaan dari AI Overviews tanpa harus memulai dari awal, karena sistem disebut mampu mengingat konteks percakapan dan menjaga alur tanya jawab tetap nyambung.

Search mulai bekerja seperti asisten yang memantau

Salah satu arah baru yang paling menonjol adalah hadirnya search agents. Fitur ini memungkinkan pengguna membuat, menyesuaikan, dan mengelola beberapa agen AI langsung di dalam Search, lalu membiarkannya bekerja di latar belakang.

Google memulai kemampuan ini lewat information agents. Agen tersebut dapat memindai blog, situs berita, unggahan media sosial, serta sumber data real-time seperti keuangan, belanja, dan olahraga selama 24 jam tanpa pengguna harus memeriksa satu per satu secara manual.

Contoh yang diberikan Google cukup sederhana: saat mencari apartemen, pengguna cukup menjelaskan kebutuhan sekali saja. Setelah itu, agen AI akan terus memantau listing dan memberi notifikasi ketika ada opsi yang sesuai dengan permintaan.

Dengan cara ini, Search tidak lagi berhenti pada proses menemukan informasi. Layanannya mulai bergeser menjadi alat yang bertindak atas nama pengguna saat informasi harus terus dipantau.

Dari mencari sampai mengurus kebutuhan

Google juga memperluas kemampuan agentic booking di Search. Fitur ini membantu pemesanan layanan dan pengalaman lokal dengan menggabungkan harga, ketersediaan, dan tautan pemesanan langsung dalam satu tempat.

Untuk beberapa kategori, kemampuan itu dibuat lebih jauh lagi. Pada layanan seperti perbaikan rumah, kecantikan, dan perawatan hewan, pengguna bahkan bisa meminta Google menelepon bisnis atas nama mereka.

Di sisi lain, Search juga mulai bisa membuat mini app dan dashboard kustom. Fitur ini ditujukan untuk tugas berulang seperti merencanakan pernikahan, mengatur pindahan rumah, atau melacak target kebugaran.

Google memberi contoh pelacak kebugaran khusus yang bisa dibuat lewat Search. Sistem akan menulis kode pelacak itu secara otomatis dengan memanfaatkan informasi real-time seperti peta, ulasan, cuaca lokal, dan sumber data langsung lainnya.

Kemampuan itu didukung oleh Google Antigravity dan fitur agentic coding dari Gemini 3.5 Flash. Hasilnya, Search juga dapat menampilkan tata letak dinamis secara real-time, mulai dari tabel, grafik, simulasi, hingga visual interaktif untuk topik yang kompleks.

Pengalaman yang makin personal

Selain lebih aktif, Search juga dibuat semakin personal. Google memperkenalkan Personal Intelligence for Search, yang memungkinkan Search terhubung secara aman dengan informasi di aplikasi Google seperti Gmail dan Google Photos.

Tujuannya adalah memberi jawaban yang lebih sesuai dengan kebutuhan tiap pengguna. Dengan koneksi itu, Search bergerak makin jauh dari model mesin pencari universal dan makin dekat ke asisten AI yang memahami kebiasaan, tugas, dan preferensi pribadi.

Perubahan ini menunjukkan arah yang tegas. Google tampaknya ingin Search tidak lagi dipahami sebagai halaman penuh tautan biru, melainkan sebagai pengalaman AI yang bisa berdialog, memantau, merangkum, memesan, dan membantu menyelesaikan pekerjaan pengguna langsung dari dalam pencarian.

Source: www.indiatoday.in
Berita Terbaru