Selisih Harga Masih Jadi Masalah, Bose QuietComfort Ultra Gen 2 Baru Lebih Masuk Akal Saat Model Lama Menghilang

Author: Redaksi Android62

Nilai terbaik Bose QuietComfort Ultra Gen 2 justru belum terasa saat ini, melainkan nanti ketika QuietComfort Ultra generasi pertama makin sulit ditemukan. Selama model lama masih beredar luas, selisih harga sekitar $100 / £100 membuat pembelian Gen 2 terasa kurang meyakinkan untuk banyak orang.

Di atas kertas, Bose memang memberi sejumlah pembaruan yang nyata pada versi terbaru ini. Namun, peningkatannya bergerak pelan: ANC dibuat sedikit lebih baik, Immersive Audio ditingkatkan, dan port USB-C kini bisa dipakai untuk mendengarkan lewat kabel.

Perangkat ini tetap bermain di kelas premium dengan harga sekitar $399 / £399. Spesifikasinya mencakup Bluetooth 5.4, dukungan SBC, AAC, dan aptX Adaptive, baterai sekitar 30 jam, bobot 250 gram, serta driver 35mm.

Masalahnya, peningkatan tersebut belum cukup besar untuk langsung membuatnya unggul jauh dari generasi sebelumnya. Dalam pengujian maksimum, performa peredam bising Gen 2 hanya sedikit lebih efektif daripada Sony WH-1000XM6, sehingga keunggulannya dinilai terlalu tipis untuk jadi alasan utama membeli.

Karakter suara yang tetap mudah diterima

Bose masih mempertahankan karakter suara yang cenderung hangat, detail, dan lapang. Midrange terdengar bersih dan terdefinisi, sehingga vokal punya ruang yang baik dan instrumen tersusun rapi di berbagai lapisan lagu.

Bass pada beberapa materi masih terasa berlebih, terutama saat memutar Moby’s Play. Dentuman rendah terdengar cukup besar, sementara treble ikut menonjol meski tidak sampai terasa tajam atau sibilan.

Karena itu, EQ bawaan menjadi bagian penting dari pengalaman pakai. Aplikasi Bose menyediakan EQ tiga band yang sederhana, dan pengaturan untuk menahan bass serta treble membantu suara menjadi lebih seimbang di banyak lagu.

Lebih cocok untuk film daripada musik

Bose kembali menempatkan Immersive Audio sebagai salah satu daya tarik utama. Fitur audio spasial yang mengikuti gerakan kepala ini kurang meyakinkan untuk musik karena mengurangi rentang dinamis, tetapi terasa lebih masuk akal saat dipakai menonton film.

Mode Cinema menjadi contoh yang paling relevan. Dengan menggabungkan ANC dan Immersive Audio, mode ini memberi sensasi seperti suara surround, sementara dialog tetap terdengar jelas dan hasilnya dinilai cukup imersif.

Pengaturan kebisingan juga dibuat fleksibel lewat aplikasi. Pengguna bisa memilih mode Quiet untuk menutup suara luar sepenuhnya, mode Aware agar tetap peka pada sekitar, atau pengaturan custom sesuai kebutuhan.

Tetap nyaman untuk pemakaian panjang

Di luar soal harga dan peningkatan yang bertahap, kenyamanan masih menjadi keunggulan paling konsisten. Earcup yang lembut dan headband yang empuk membuat headphone ini nyaman dipakai berjam-jam tanpa terasa membebani kepala.

Desain engselnya memungkinkan perangkat dilipat ke dalam case berbentuk kapsul yang cukup ringkas. Kontrol sentuh di earcup terasa intuitif, dan warna Midnight Violet pada unit uji memberi karakter yang cukup khas.

Dengan kondisi pasar saat ini, QuietComfort Ultra Gen 2 tampak lebih logis bila generasi pertama sudah benar-benar menghilang dari peredaran. Saat selisih harga mengecil, model terbaru ini punya peluang lebih besar menjadi salah satu headphone harian paling menarik di kelasnya.

Berita Terbaru