Salah satu alasan terbesar untuk tidak terburu-buru menunggu Samsung Galaxy Z Flip 8 adalah kabar bahwa lompatan yang dibawanya belum terlihat besar. Bocoran yang beredar justru lebih banyak menunjukkan penyempurnaan kecil, sementara harga berpotensi naik dan itu bisa membuat posisi Galaxy Z Flip 7 tetap lebih menarik.
Perbandingan ini jadi penting karena Galaxy Z Flip 7 sendiri sudah berada di titik yang cukup matang. Untuk banyak pembeli ponsel lipat clamshell, model itu sudah menawarkan paket yang terasa lengkap tanpa harus menambah biaya demi peningkatan yang belum tentu terasa signifikan.
Harga bisa jadi pembeda paling besar
Samsung biasanya merilis ponsel lipatnya pada pertengahan musim panas. Korea Economic TV menyebut Galaxy Z Flip 8 diperkirakan hadir pada 22 Juli, dengan pre-order dan acara Galaxy Unpacked digelar lebih dulu pada bulan yang sama di London.
Masalahnya, perhatian terbesar justru ada pada harga. Galaxy Z Flip 7 saat ini dibanderol mulai $1,099 untuk varian 256GB, sedangkan versi 512GB memerlukan tambahan $120.
Di tengah tekanan biaya komponen yang disebut meluas di seluruh industri, kenaikan harga pada lini foldable Samsung dinilai bukan hal yang mengejutkan. Karena itu, selisih harga antara dua generasi ini bisa menjadi faktor yang lebih menentukan dibanding selisih fitur.
Z Flip 7 masih menawarkan paket yang kuat
Galaxy Z Flip 7 bukan perangkat yang tertinggal jauh. Ponsel ini punya bodi ramping, daya tahan yang baik, lipatan layar yang relatif halus, rasio layar utama yang lebih lebar, layar cover yang lebih besar, serta perlindungan IP48.
Samsung juga sudah memakai Exynos 2500 pada model tersebut, dan performanya dinilai cukup baik. Dari sisi kamera, build quality, dan kinerja keseluruhan, perangkat ini masih tergolong solid untuk kelas ponsel lipat clamshell.
Galaxy Z Flip 7 sendiri diperkenalkan pada 9 Juli dan mulai dijual umum pada 25 Juli. Pilihan warnanya meliputi Blue Shadow, Jetblack, Coralred, dan Mint yang eksklusif di toko online Samsung.
Peningkatan Z Flip 8 masih terlihat terbatas
Bocoran awal menyebut Galaxy Z Flip 8 akan mempertahankan banyak fondasi dari Galaxy Z Flip 7. Desain edge-to-edge, bodi tipis, layar utama sekitar 6,9 inci, serta layar cover 4,1 inci dengan panel OLED 120Hz disebut tetap dipakai.
Perubahan yang paling menonjol justru datang dari chipset. Galaxy Z Flip 8 diperkirakan memakai Exynos 2600, chip 2nm yang juga akan dipakai Galaxy S26 di beberapa pasar global, dengan klaim Samsung soal CPU 39% lebih cepat.
Chip tersebut disebut dipasangkan dengan RAM 12GB. Opsi penyimpanan juga diperkirakan tetap 256GB dan 512GB, sehingga tidak ada lonjakan besar pada konfigurasi dasar.
Desainnya lebih ringan, tapi belum tentu terasa jauh berbeda
Galaxy Z Flip 8 diprediksi akan lebih tipis dan lebih ringan dibanding pendahulunya. Meski ada rumor yang saling bertentangan soal ketebalan, bocoran terbaru tetap mengarah pada bobot yang lebih rendah dari Galaxy Z Flip 7.
Sebagai pembanding, Galaxy Z Flip 7 punya ketebalan 13,7 mm saat dilipat dan berat 188 gram. Perangkat itu juga membawa sertifikasi IP48, yang memberi perlindungan terhadap air dan debu dalam batas tertentu, tetapi belum sepenuhnya tahan debu.
Pembaruan desain yang paling menarik justru ada pada layar lipatnya. Ada rumor tentang mekanisme engsel baru dan ultra-thin glass baru yang dapat membuat garis lipatan jauh lebih samar, bahkan mendekati tanpa lipatan.
Kamera dan baterai belum memberi alasan kuat
Untuk kamera, perbedaannya diperkirakan sangat kecil. Galaxy Z Flip 8 disebut akan tetap memakai kamera utama 50MP, ultrawide 12MP, dan kamera depan 10MP seperti Galaxy Z Flip 7, bahkan sama seperti Galaxy Z Flip 6.
Peningkatan kamera, kalau ada, tampaknya lebih datang dari sisi perangkat lunak. Samsung disebut bisa membawa mode foto 24MP dan fitur stabilisasi video “Horizontal Lock”, serta pemrosesan gambar yang lebih baik dari ISP Exynos 2600.
Sektor baterai juga belum menunjukkan perubahan berarti. Galaxy Z Flip 8 diperkirakan tetap memakai baterai 4.300mAh dengan pengisian daya 25W kabel, 10W nirkabel, dan 4.5W reverse wireless charging.
Satu tambahan yang cukup menarik adalah kemungkinan dukungan magnet Qi2 langsung dari pabrik. Namun, fitur itu belum terlihat menjadi alasan utama untuk menunggu, apalagi pengisian daya Galaxy Z Flip masih tergolong lambat.
Software baru, tetapi bukan keunggulan yang berdiri sendiri
Dari sisi perangkat lunak, Galaxy Z Flip 8 diperkirakan hadir dengan One UI 9 berbasis Android 17. Samsung juga disebut akan membawa fitur Galaxy AI baru ke model ini.
Namun, Galaxy Z Flip 7 pada akhirnya juga tetap akan mendapatkan pembaruan ke One UI 9. Artinya, keunggulan software di model baru belum otomatis menjadi alasan kuat untuk melewatkan generasi sekarang.
Pada titik ini, pilihan antara menunggu Galaxy Z Flip 8 atau membeli Galaxy Z Flip 7 banyak bergantung pada dua hal: harga resmi dan kualitas layar lipatnya. Jika Samsung benar-benar menghadirkan layar yang jauh lebih mulus tanpa crease dan menjaga harga tetap terkendali, model baru akan lebih mudah dibenarkan.
