Sembilan HP 2026 Sudah Lolos TKDN, Dominasi Layar Cepat, Baterai Jumbo, dan Kamera 200 MP

Lanskap smartphone Indonesia segera ramai oleh sembilan perangkat yang sudah lolos TKDN, dan daftar ini menarik karena isinya tidak hanya HP kelas terjangkau, tetapi juga model gaming dan flagship. Kehadiran mereka memberi sinyal bahwa persaingan di pasar lokal akan makin sengit dengan andalan layar cepat, baterai besar, hingga chipset bertenaga.

Dari deretan tersebut, ada beberapa nama yang langsung menonjol karena membawa spesifikasi yang sangat agresif di kelasnya. Mulai dari layar AMOLED dengan refresh rate tinggi, kapasitas baterai jumbo, sampai dukungan pengisian cepat yang dibuat untuk menunjang penggunaan intensif.

Kelas gaming dan performa tinggi ikut mendominasi

Salah satu model yang paling mencuri perhatian adalah Infinix GT 50 Pro. Ponsel ini hadir dengan layar AMOLED 6,78 inci beresolusi 1,5K serta refresh rate 144 Hz, lalu dipadukan dengan chipset Dimensity 8400, RAM 12 GB, dan penyimpanan 512 GB.

Daya tahannya juga dibuat besar lewat baterai 6.500 mAh dengan fast charging 45 watt. Kombinasi tersebut membuat perangkat ini terlihat sangat diarahkan untuk pengguna yang mengejar performa tinggi dan layar yang mulus.

Di jalur yang sama, Nubia Neo 5 GT juga masuk sebagai perangkat yang jelas menyasar gamer. Ponsel ini membawa layar AMOLED 6,8 inci 144 Hz, chipset Dimensity 7400, kipas pendingin, tombol trigger, baterai 6.000 mAh, serta fast charging 80 watt.

Keberadaan kipas pendingin dan tombol trigger memberi karakter yang lebih tegas dibanding ponsel biasa. Dari sisi penggunaan, paket seperti ini menunjukkan fokus pada pengalaman bermain gim yang lebih serius.

Opsi dengan baterai besar dan layar cepat

iQOO Z11 tampil sangat menonjol berkat baterai 9.020 mAh yang jauh lebih besar dibanding model lain di daftar ini. Selain itu, perangkat ini mengandalkan layar AMOLED 165 Hz, chipset Dimensity 8500, RAM hingga 16 GB, dan pengisian cepat 90 watt.

Kombinasi layar sangat cepat dan kapasitas baterai jumbo membuat perangkat ini terlihat menyasar pengguna yang membutuhkan tenaga panjang untuk aktivitas intensif. Nilai jual utamanya bukan hanya performa, tetapi juga ketahanan daya yang sangat besar.

Motorola Edge 70 Fusion membawa pendekatan berbeda lewat desain tipis premium. Model ini dipasangkan dengan layar AMOLED 144 Hz dan tingkat kecerahan tinggi, lalu ditopang Snapdragon 7s Gen 4 dan RAM hingga 12 GB.

Di sektor kamera, perangkat ini menggunakan kamera utama 50 MP dengan sensor Sony. Sementara itu, baterainya mencapai 7.000 mAh dan didukung turbo charging 68 watt, sehingga tetap relevan bagi pengguna yang mencari ponsel ramping namun tetap bertenaga.

Segmen lebih terjangkau tetap kuat isinya

Untuk pengguna entry-level, Infinix Hot 70 4G hadir sebagai salah satu opsi yang paling menarik di daftar TKDN ini. Ponsel tersebut membawa layar IPS LCD 6,7 inci dengan refresh rate 120 Hz, chipset MediaTek Helio G99, RAM 4–6 GB, dan penyimpanan 128 GB.

Pada bagian kamera, perangkat ini mengandalkan kamera utama 50 MP. Sisi daya juga tidak kecil, karena baterainya berada di kisaran 5.500–5.800 mAh dan sudah didukung fast charging 33 watt.

Tecno Spark 5 5G menyasar pengguna yang ingin mencoba jaringan generasi kelima dengan harga yang lebih terjangkau. Perangkat ini membawa layar 6,78 inci 120 Hz, chipset Dimensity 6400, kamera utama 50 MP, baterai 6.500 mAh, dan pengisian cepat 45 watt.

Dengan spesifikasi itu, Tecno menempatkan model ini sebagai pilihan yang menonjol di kelasnya. Fokusnya jelas ada pada konektivitas 5G, layar cepat, dan daya tahan baterai yang panjang.

Flagship ikut naikkan tekanan persaingan

Di kelas atas, Infinix Note Series 2026 varian tertinggi masuk dengan paket yang lebih premium. Perangkat ini disebut memakai layar AMOLED 1,5K 144 Hz dan chipset Dimensity 8400 Ultimate, lalu diperkuat kamera utama 200 MP dengan OIS.

Sektor daya pada model ini juga sangat serius, karena membawa baterai 7.000 mAh, fast charging 100 watt, dan wireless charging. Paduan tersebut membuatnya tampil sebagai opsi flagship yang lengkap di banyak sisi.

Motorola Signature hadir sebagai flagship ambisius dengan layar AMOLED 165 Hz dan chipset Snapdragon kelas atas seri 8. Ponsel ini juga membawa RAM hingga 16 GB, penyimpanan hingga 1 TB, kamera depan dan belakang beresolusi tinggi, serta baterai 5.200 mAh dengan fast charging 90 watt.

Nama terakhir dalam daftar ini adalah Vivo X300 Ultra yang disebut sebagai salah satu kandidat flagship terkuat. Perangkat tersebut mengandalkan layar AMOLED LTPO 2K 144 Hz, chipset Snapdragon generasi terbaru, kamera utama 200 MP dengan teknologi periskop dan stabilisasi canggih, serta baterai sekitar 6.600 mAh dengan fast charging 100 watt.

Jika melihat seluruh daftar ini, pasar smartphone Indonesia tampak bergerak ke arah yang semakin agresif. Dari kelas terjangkau sampai flagship, sembilan perangkat yang sudah lolos TKDN ini memperlihatkan bahwa kompetisi berikutnya akan banyak ditentukan oleh layar sangat cepat, kamera beresolusi besar, baterai jumbo, dan performa kelas atas.

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer