Gaziantep FK bergerak cepat untuk menutup kekosongan kursi pelatih setelah Burak Yilmaz mundur. Klub Liga Super Turki itu kini disebut sudah mencapai kesepakatan prinsip dengan Mirel Radoi, pelatih asal Rumania yang masih menangani FCSB.
Langkah ini muncul tak lama setelah hasil buruk, termasuk kekalahan dari Caykur Rizespor, mendorong perubahan besar di tim. Manajemen Gaziantep FK tampaknya tidak ingin situasi berlarut-larut dan langsung mengarahkan pembicaraan ke sosok yang dinilai bisa membawa stabilitas baru.
Radoi jadi pilihan utama
Menurut laporan Ajansspor, kesepakatan yang tercapai masih bersifat prinsip sebelum difinalkan secara resmi. Meski demikian, nama Radoi kini berada di posisi terdepan untuk mengambil alih kendali tim.
Pelatih berusia 45 tahun itu dijadwalkan segera menuju Turki setelah lebih dulu memimpin laga tandang melawan Farul Constanta. Ia juga dikabarkan siap menandatangani kontrak hingga Juni 2027.
Arah baru setelah perubahan mendadak
Keputusan Gaziantep FK memilih bergerak cepat memberi gambaran bahwa klub ingin segera menormalkan keadaan. Setelah Burak Yilmaz mengundurkan diri, posisi pelatih tidak dibiarkan kosong terlalu lama karena tim membutuhkan arah yang jelas untuk menghadapi laga-laga berikutnya.
Kedatangan Radoi juga dipandang bukan sekadar solusi sementara. Dengan kontrak yang disebut berlaku sampai Juni 2027, klub terlihat ingin membangun fondasi yang lebih panjang dibanding hanya mencari pengganti darurat.
Sumudica sempat lebih dulu mencuat
Sebelum nama Radoi menguat, Marius Sumudica sempat menjadi kandidat yang paling sering dibahas. Sosok itu dikenal publik Gaziantep FK dan sempat dihubungkan dengan kemungkinan kembali ke klub.
Laporan Fanatik menyebut pembicaraan awal memang sempat terjadi dengan Sumudica. Namun, arah diskusi kemudian berubah dan manajemen akhirnya memilih melangkah ke Radoi.
Dampak untuk Denis Dragus ikut jadi sorotan
Penunjukan Radoi juga membuat perhatian tertuju pada Denis Dragus. Penyerang pinjaman dari Trabzonspor itu menjalani musim yang sulit akibat cedera dan kendala teknis.
Situasi Dragus menjadi menarik karena ia pernah tampil menonjol saat ditangani pelatih asal Rumania sebelumnya. Kedekatan latar belakang itu membuat peluang sang penyerang untuk bangkit kembali ikut diperbincangkan.
Bagi Gaziantep FK, performa Dragus bisa menjadi bagian penting dari pembenahan lini depan. Jika Radoi mampu mengembalikan kepercayaan diri dan ketajaman Dragus, klub berpeluang merasakan dampak langsung di sisa musim.
Perubahan cepat di bursa pelatih
Pergeseran dari Sumudica ke Radoi menunjukkan bahwa Gaziantep FK benar-benar mengubah pendekatan setelah periode yang tidak stabil. Klub tampaknya tidak hanya mencari figur yang dikenal, tetapi juga pelatih yang dianggap bisa segera memberi dampak pada tim.
Publik kini menunggu kedatangan Radoi ke Turki untuk meresmikan kerja sama itu. Setelah proses tersebut selesai, perhatian akan beralih pada cara pelatih baru merapikan struktur tim dan memperbaiki performa Gaziantep FK di kompetisi liga.







