Bogor, Sukabumi, dan Cianjur menjadi wilayah yang paling perlu diperhatikan ketika hujan di Jawa Barat menguat pada Minggu, 17 Mei 2026. Tiga daerah itu berpeluang mengalami hujan sedang hingga lebat secara lokal, dengan risiko tambahan berupa kilat, petir, dan angin kencang.
Potensi cuaca tersebut terutama muncul pada siang hingga sore, saat kondisi atmosfer diperkirakan lebih aktif dibanding pagi. Karena sifat hujannya lokal, perubahan cuaca di wilayah-wilayah itu dapat berlangsung cepat dan tidak selalu merata.
Pada rentang pukul 07.00 sampai 13.00 WIB, sebagian besar Jawa Barat masih berada dalam kondisi cerah berawan hingga berawan. Namun, hujan ringan tetap berpeluang muncul menjelang siang di sebagian Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Cianjur.
Situasi itu membuat pagi hari belum sepenuhnya bebas gangguan cuaca. Warga di tiga wilayah tersebut perlu bersiap menghadapi kemungkinan langit yang berubah dari berawan menjadi hujan dalam waktu singkat.
Siang dan sore jadi periode paling aktif
Periode 13.00 hingga 19.00 WIB diperkirakan menjadi fase paling aktif bagi hujan di Jawa Barat. Pada jam-jam ini, cuaca umumnya masih berawan, tetapi hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di banyak daerah.
Sejumlah wilayah masuk dalam daftar yang perlu memperhatikan hujan pada rentang waktu tersebut. Daerah itu meliputi Kota Depok, Kabupaten dan Kota Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Indramayu.
Di saat yang sama, hujan sedang hingga lebat diprediksi turun secara lokal di sebagian wilayah Kabupaten dan Kota Bogor, Kabupaten Cianjur, serta Kabupaten dan Kota Sukabumi. Kondisi inilah yang membuat area Bogor hingga Sukabumi berada di zona paling siaga pada siang sampai sore.
Malam belum sepenuhnya tenang
Memasuki pukul 19.00 hingga 01.00 WIB, cuaca berawan masih mendominasi Jawa Barat. Meski begitu, potensi hujan ringan hingga sedang tetap terbuka di wilayah yang cukup luas.
Daerah yang perlu mengantisipasi kondisi ini mencakup Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kabupaten dan Kota Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Sumedang, Kabupaten dan Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Kabupaten dan Kota Sukabumi, Kabupaten Cianjur, hingga Kabupaten Garut.
Hujan pada malam hari diperkirakan tidak merata, tetapi masih dapat bertahan hingga larut. Karena itu, aktivitas luar ruang tetap perlu disesuaikan dengan perkembangan cuaca di masing-masing daerah.
Warga tiga wilayah ini perlu lebih waspada
Bogor, Sukabumi, dan Cianjur menonjol sebagai wilayah dengan risiko hujan tertinggi sepanjang hari. Ketiganya sudah berpotensi mendapat hujan sejak menjelang siang, lalu intensitasnya dapat meningkat menjadi sedang hingga lebat pada siang dan sore.
Cuaca di Jawa Barat juga masih berpeluang disertai kilat, petir, serta angin kencang. Dengan kondisi seperti itu, pemantauan cuaca menjadi penting, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan pada siang dan sore hari.
Source: jabar.jpnn.com






