Siri Baru Bakal Bergantung Pada Google Cloud Dan NVIDIA, Apple Ubah Strategi AI-nya

Author: Redaksi Android62

Apple disebut sedang menyiapkan cara yang tidak biasa untuk membuat Siri baru bekerja lebih cepat. Perusahaan itu dikabarkan akan memanfaatkan Google Cloud yang ditenagai GPU NVIDIA untuk membantu mengangkat beban komputasi di balik pembaruan besar asisten suaranya.

Langkah ini langsung menarik perhatian karena Apple selama ini dikenal sangat menjaga kendali atas teknologi intinya. Namun, kebutuhan AI generatif yang kian berat tampaknya membuat perusahaan itu membuka pintu bagi infrastruktur eksternal demi mengejar jadwal peluncuran yang sudah tertunda.

Menurut The Information, pembaruan Siri ditargetkan hadir pada September. Laporan yang sama juga menyebut layanan itu bisa meluncur bersama iOS 27, meski Apple belum memberikan konfirmasi resmi soal pengaturan tersebut.

Model Gemini dan GPU Blackwell

Skema yang disebut dalam laporan itu mengandalkan model Gemini milik Google yang berjalan di atas GPU NVIDIA Blackwell. Kombinasi ini dinilai cocok untuk inferensi dan penalaran AI dalam skala besar, dua kemampuan yang semakin penting untuk asisten suara modern.

NVIDIA dalam skenario ini bukan sekadar penyedia chip biasa. GPU Blackwell B200 disebut mampu menangani tugas AI yang kompleks, termasuk permintaan berlapis dan respons yang membutuhkan penalaran lebih mendalam.

Kebutuhan seperti itu sejalan dengan arah baru Siri. Asisten Apple itu diperkirakan tidak lagi berhenti pada perintah suara sederhana, tetapi juga harus memahami konteks, mengikuti percakapan yang lebih panjang, dan menyelesaikan permintaan multi-langkah dengan lebih luwes.

Tugas dasar tetap di perangkat

Walau sebagian beban kerja dipindahkan ke cloud, Apple disebut tidak akan menyerahkan seluruh proses Siri ke server. Tugas dasar tetap diproses di perangkat, sementara pertanyaan yang lebih rumit dialihkan ke Google Cloud yang menjalankan Gemini AI dan GPU NVIDIA Blackwell.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa Apple masih ingin mempertahankan kontrol pada fungsi inti. Pada saat yang sama, perusahaan itu juga berusaha mendapatkan daya komputasi tambahan untuk mengejar tuntutan AI generatif yang jauh lebih besar daripada asisten tradisional.

Bagi Apple, model hibrida seperti ini bisa menjadi jalan tengah antara kecepatan pengembangan dan prinsip privasi yang selama ini dijaga ketat. Dengan menggabungkan pemrosesan di perangkat dan komputasi cloud, Siri diharapkan bisa lebih siap menghadapi kebutuhan asisten AI yang lebih natural dan kontekstual.

Perubahan arah yang mencolok

Jika pengaturan itu benar dipakai, langkah tersebut akan menjadi perubahan besar dalam strategi AI Apple. Selama bertahun-tahun, perusahaan ini menonjolkan pemrosesan di perangkat dan pendekatan yang berfokus pada privasi.

Kini, beban kerja AI generatif memaksa banyak perusahaan mencari infrastruktur cloud berskala besar. Dalam konteks itu, dukungan dari Google Cloud dan perangkat keras NVIDIA dapat membantu Apple mempercepat peluncuran tanpa harus menunggu fondasi internalnya sepenuhnya siap.

Pembaruan yang ditujukan untuk Siri juga tampak lebih ambisius dari versi sebelumnya. Asisten itu diharapkan mampu mengikuti alur percakapan yang lebih panjang, memahami konteks dengan lebih baik, dan menjalankan beberapa tindakan sekaligus saat diminta oleh pengguna.

Dampak bagi NVIDIA dan Google

Keterlibatan NVIDIA akan menegaskan posisinya yang semakin besar di industri AI. Banyak model AI terkemuka sudah berjalan di atas perangkat keras NVIDIA, dan Siri berpotensi menjadi contoh profil tinggi berikutnya.

Bagi Google, kabar ini menunjukkan bahwa infrastruktur cloud dan model AI miliknya juga bisa dipakai di balik layanan perusahaan lain, termasuk rival besar. Sementara itu, Apple tampaknya ingin fokus pada hasil akhir: menghadirkan Siri yang lebih modern tanpa menambah penundaan baru.

Meski begitu, seluruh pengaturan ini masih sebatas laporan. Apple belum mengonfirmasi penggunaan Google Cloud, Gemini, atau GPU NVIDIA Blackwell untuk Siri yang diperbarui, sehingga detail akhirnya masih menunggu kejelasan lebih lanjut.

Source: tech.sportskeeda.com
Berita Terbaru