Sitha Marino mendapat ruang baru dalam karier aktingnya lewat film Keluarga Suami Adalah Hama. Di proyek ini, ia berperan sebagai Bella, sosok adik ipar yang dibuat menyebalkan dan jahat terhadap kakak iparnya.
Peran tersebut menjadi tantangan tersendiri karena Sitha selama ini lebih sering tampil dalam karakter yang baik atau justru tertindas. Untuk masuk ke karakter antagonis, ia mengaku perlu pendekatan yang berbeda dari peran-peran yang pernah dijalaninya.
Sitha menuturkan bahwa menghidupkan Bella bukan hal mudah karena karakter itu belum pernah ia mainkan sebelumnya. Ia pun sempat menengok kembali pengalaman bermain di proyek-proyek terdahulu untuk mencari pola akting yang bisa dipakai dalam membangun tokoh tersebut.
Dalam proses pendalaman karakter, Sitha juga meminta masukan kepada kakaknya, Putri Marino. Saran yang diterima justru datang dari kebiasaan sederhana dalam keluarga mereka, yaitu menjahili Suri, anak Putri Marino.
“Aku nanya Kak Putri, harus memerankan karakter yang nyebelin. Kak Putri malah bilang, ‘coba lakukan yang biasa kamu lakukan ke Suri (anak Putri Marino), yang biasanya kamu jahilin gitu aja.’ Tapi aku naikin dikit level jahilnya. Enggak mau terlihat terlalu jahat,” kata Sitha saat content day film Keluarga Suami Adalah Hama di kantor VMS Studio, Jakarta Selatan, Jumat, (24/4).
Masukan itu membuat Sitha punya titik pijak yang lebih dekat dengan keseharian. Dari kebiasaan iseng yang sudah akrab di keluarga, ia lalu menaikkan intensitasnya sedikit agar cocok dengan karakter Bella tanpa membuatnya terasa berlebihan di layar.
Sitha mengaku cukup sulit memerankan tokoh yang sejahat dan semenyebalkan Bella. Ia menilai karakter tersebut menuntut pengolahan yang berbeda, terutama karena dirinya belum terbiasa tampil sebagai antagonis.
Meski begitu, ia berusaha menjaga agar Bella tetap terlihat menyebalkan tanpa jatuh ke kesan terlalu ekstrem. Pendekatan itu membuat karakter antagonis yang dibangun tetap memiliki batas yang jelas dan tidak lepas dari kendali.
Keluarga Suami Adalah Hama juga dibintangi Omar Daniel, Raihaanun, Meriam Bellina, dan Jeremie Moeremans. Film garapan Anggy Umbara ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 21 Mei 2026.
Kehadiran Sitha sebagai Bella menjadi salah satu daya tarik dari proyek tersebut. Peran ini memberi kesempatan baginya untuk memperlihatkan sisi akting yang selama ini belum banyak muncul, sekaligus menunjukkan cara seorang aktor membangun karakter dari pengalaman kecil yang dekat dengan keseharian.
Source: mediaindonesia.com






