Snapdragon 7s Gen 4 Bawa Infinix Note 60 Pro Tampil Lebih Stabil, Didukung Pendingin 3D IceCore

Infinix Note 60 Pro langsung menempatkan performa sebagai pembeda utama. Untuk pertama kalinya, Infinix memakai chipset Qualcomm Snapdragon di lini Note lewat Snapdragon 7s Gen 4, dan keputusan itu membuat posisinya di kelas menengah terasa naik kelas.

Perubahan ini juga memperlihatkan arah baru Infinix pada seri tersebut. Pergeseran dari MediaTek ke Qualcomm bukan sekadar pergantian nama dapur pacu, melainkan sinyal bahwa seri Note kini mengejar pengalaman yang lebih matang untuk pemakaian harian.

Performa jadi pusat perhatian

Snapdragon 7s Gen 4 disebut memberi lonjakan performa yang terasa saat multitasking dan gaming. Dibanding Note 50 Pro, peningkatannya dinilai signifikan dan membuat perangkat ini lebih siap menangani beban kerja berat.

Agar tenaga itu tetap stabil, Infinix membekali ponsel ini dengan sistem pendingin 3D IceCore Vapor Chamber. Kombinasi tersebut diklaim membantu menjaga suhu saat perangkat dipakai dalam durasi panjang, termasuk ketika menjalankan game berat seperti PUBG Mobile dan Genshin Impact.

Hasil pengujian menunjukkan frame rate tetap stabil dengan penurunan minimal. Suhu perangkat juga dilaporkan masih terkendali meski digunakan lama, sehingga fokus Infinix tidak hanya mengejar angka performa semata.

Bukan cuma kencang, tapi juga lebih matang

Pendekatan itu membuat Note 60 Pro terlihat berbeda dari sekadar ponsel kelas menengah biasa. Infinix tampaknya ingin menawarkan pengalaman yang lebih siap pakai bagi pengguna yang butuh performa tinggi tanpa harus naik ke kelas flagship.

Di pasar menengah yang semakin padat, strategi seperti ini penting karena persaingan tidak lagi hanya soal spesifikasi mentah. Identitas produk dan konsistensi pengalaman kini ikut menentukan daya tarik sebuah perangkat.

Bagian belakang dibuat lebih hidup

Salah satu elemen paling mencolok ada pada Active Matrix Display di sisi belakang. Panel mini LED ini dapat menampilkan notifikasi, animasi, hingga informasi kesehatan, sehingga bagian belakang ponsel tidak hanya berfungsi sebagai penutup bodi.

Kehadiran panel tersebut membuat perangkat terasa lebih interaktif dibanding banyak pesaing di kelas yang sama. Infinix juga memperkuat kesan premium lewat bodi aluminum unibody dan frame metal premium yang dibuat kokoh namun tetap nyaman digenggam.

Untuk akses cepat, tersedia tombol One Tap yang bisa dipakai menuju mode senyap, senter, dan fitur AI bawaan. Di perangkat ini juga ada sensor pemantau kesehatan yang memungkinkan pengguna memantau detak jantung langsung dari ponsel.

Layar besar untuk aktivitas harian

Di bagian depan, Infinix Note 60 Pro membawa layar AMOLED 6,78 inci dengan resolusi 1.5K. Panel ini dirancang agar tampilan tetap tajam dan jernih, termasuk saat dipakai di bawah sinar matahari.

Refresh rate adaptif hingga 144Hz menjadi nilai tambah yang mudah terasa dalam pemakaian sehari-hari. Aktivitas seperti scrolling media sosial dan bermain game terasa lebih mulus, sementara pengguna tetap bisa menyesuaikan refresh rate untuk membantu efisiensi baterai.

Kamera dan daya pelengkap paket utama

Di sektor kamera, perangkat ini mengandalkan kamera utama 50MP dengan OIS. Kamera tersebut diklaim mampu menghasilkan foto yang tajam dan detail, baik dalam kondisi terang maupun saat cahaya minim.

Untuk selfie dan video call, tersedia kamera depan 13MP. Susunan ini membuat sektor fotografi tetap relevan meski fokus utama perangkat jelas berada pada performa, layar, dan fitur desain interaktif.

Kapasitas baterainya juga menjadi salah satu daya tarik utama. Infinix membekali Note 60 Pro dengan baterai 6500 mAh yang diklaim mampu bertahan lebih dari satu hari dalam penggunaan normal.

Kapasitas besar itu terasa selaras dengan chipset kencang, layar AMOLED berukuran besar, dan refresh rate tinggi. Infinix juga menyediakan tiga mode pengisian daya berbeda agar pengguna bisa menyesuaikan proses pengisian sesuai kebutuhan kecepatan dan suhu perangkat.

Berita Terkait