Komposisi papan atas AnTuTu untuk April menunjukkan pola yang makin tegas: hampir semua perangkat tercepat di Android bertumpu pada Snapdragon 8 Elite Gen 5. Dari 10 besar ponsel Android, sembilan model memakai chip tersebut, sementara hanya satu nama yang keluar dari arus utama itu, yakni OnePlus Ace 6 Ultra dengan Dimensity 9500.
Di tengah dominasi itu, iQOO 15 Ultra tetap berdiri paling tinggi dengan skor 4.126.940. Posisi puncaknya kembali mengukuhkan perangkat ini sebagai acuan performa Android, sekaligus memperlihatkan bahwa jarak antarpesaing di kelas flagship masih sangat rapat.
iQOO masih memegang kendali di puncak
iQOO 15 Ultra tidak sendirian di jalur teratas. iQOO 15 menyusul sangat dekat dengan skor 4.102.621, sehingga dua perangkat iQOO kembali menguasai dua posisi teratas daftar Android.
Selisih keduanya memang tipis, tetapi cukup untuk memperlihatkan betapa ketatnya pertarungan di kelas paling atas. Pada level ini, kemenangan bukan hanya ditentukan oleh chipset, melainkan juga oleh bagaimana perangkat mengatur performa dan suhu kerja.
Kombinasi yang dipakai kedua model tersebut sama-sama agresif. Snapdragon 8 Elite Gen 5 dipasangkan dengan RAM 16GB dan penyimpanan 1TB, lalu dipadukan dengan penyetelan performa serta manajemen termal yang dinilai baik oleh AnTuTu.
Pesaing terdekat tetap membawa Snapdragon
Di urutan ketiga, Red Magic 11 Pro+ mencatat skor 4.098.742. Perangkat ini juga memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5, tetapi hadir dengan RAM 24GB dan penyimpanan 1TB untuk mengejar performa maksimal.
Susunan tiga besar ini menegaskan satu hal penting: pada kelas flagship Android, Snapdragon masih menjadi senjata utama yang paling sering dipilih produsen. Meski begitu, perbedaan skor antarpemuncak tidak terlalu jauh, sehingga optimasi akhir menjadi faktor penentu yang sangat besar.
Satu ruang kecil untuk MediaTek
Jika melihat daftar 10 besar secara keseluruhan, kehadiran MediaTek terlihat sangat terbatas. OnePlus Ace 6 Ultra menjadi satu-satunya perangkat non-Snapdragon di kelompok itu, dan posisinya ada di urutan keenam dengan Dimensity 9500.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa Qualcomm masih memegang kendali kuat di kelas paling premium. Namun, masuknya OnePlus Ace 6 Ultra tetap memberi sinyal bahwa MediaTek belum hilang dari persaingan performa tinggi.
Peta April tidak banyak bergeser dari Maret
Perubahan di papan atas juga tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya. iQOO 15 Ultra sudah memimpin sejak Maret, meski saat itu skornya sempat lebih tinggi, yaitu 4.174.911.
Red Magic 11 Pro+ dan iQOO 15 juga sudah berada di kelompok atas pada periode sebelumnya. Artinya, pergeseran yang terlihat lebih banyak berupa pertukaran posisi kecil, bukan lonjakan baru yang mengubah arah persaingan.
Situasi ini memperlihatkan bahwa pasar flagship Android masih berjalan dalam pola yang stabil. Saat banyak perangkat memakai kelas chipset yang sama, hasil akhir sangat ditentukan oleh detail tuning dan pengendalian panas.
Kelas menengah justru memberi ruang lebih besar untuk MediaTek
Gambaran berbeda muncul di kategori sub-flagship atau kelas menengah. Di segmen ini, MediaTek justru tampil lebih kuat daripada Snapdragon.
iQOO Z11 memimpin kelompok tersebut dengan skor 2.323.047 berkat Dimensity 8500. Di belakangnya ada Honor Power2 dan Oppo K15 Pro, yang juga sama-sama mengandalkan chipset Dimensity.
Polanya cukup jelas: Snapdragon dominan di flagship, sedangkan MediaTek lebih menonjol di kelas sub-flagship yang lebih terjangkau. Pembagian ini membuat peta persaingan Android April terlihat sangat terpisah antara kelas atas dan kelas menengah.
Tablet ikut mendekati tenaga flagship
Persaingan performa tidak hanya terjadi pada ponsel. Di pasar tablet, AnTuTu mencatat bahwa perangkat kelas atas kini makin mendekati kekuatan ponsel flagship.
Vivo Pad 6 Pro menjadi tablet tercepat pada April dengan skor 4.095.813. Legion Tablet Y700 generasi kelima berada di posisi kedua, sedangkan Oppo Pad 5 Pro menempati urutan ketiga.
Ketiga tablet itu memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5, sehingga chip yang sama kini dipakai lintas kategori perangkat. Jika dibandingkan dengan Maret, pemuncak daftar tablet memang berubah, karena sebelumnya posisi pertama ditempati tablet Legion dari Lenovo.
Source: www.gizmochina.com





