Spanyol Tinggal Satu Laga Lagi ke Gelar Dunia, Final 2026 Menanti di New York

Spanyol kini hanya berjarak satu pertandingan dari gelar dunia kedua setelah memastikan tempat di final Piala Dunia 2026. Di bawah asuhan Luis de la Fuente, La Roja menjaga konsistensi dari fase gugur hingga semifinal dan kini tinggal menunggu satu lawan terakhir.

Partai puncak di New York New Jersey Stadium akan menjadi ujian penentu. Lawan Spanyol belum dipastikan, karena mereka masih menanti hasil semifinal antara Inggris dan juara bertahan Argentina.

Dominasi yang Terus Menjadi Pembeda

Perjalanan Spanyol menuju final tidak dibangun secara mulus sejak awal, tetapi mereka menemukan kestabilan tepat ketika dibutuhkan. Setelah sempat kesulitan di fase grup, mereka mengubah situasi menjadi rangkaian hasil meyakinkan yang menjaga laju menuju empat besar.

Salah satu titik balik paling penting hadir saat mereka menang 4-0 atas Arab Saudi. Dalam laga itu, Lamine Yamal langsung mencuri perhatian lewat gol yang dicetak hanya 10 menit setelah laga dimulai, pada debutnya sebagai starter di Piala Dunia.

Spanyol kemudian menutup fase grup sebagai juara Grup H lewat kemenangan tipis 1-0 atas Uruguay. Hasil tersebut memberi modal penting sebelum mereka memasuki babak gugur dengan kepercayaan diri yang lebih besar.

Fase Gugur yang Menguatkan Status Kandidat Juara

Di babak 32 besar, Spanyol tampil lebih tajam saat mengalahkan Australia 3-0. Mikel Oyarzabal mencetak dua gol, sedangkan Pedro Porro menambah satu gol lewat sundulan.

Hasil itu tidak hanya menunjukkan efisiensi lini depan, tetapi juga menegaskan kekuatan pertahanan mereka. Unai Simón mencatat clean sheet kelima secara beruntun di Piala Dunia dan memperpanjang rekor tanpa kebobolan menjadi 519 menit, melampaui catatan Walter Zenga dari Piala Dunia 1990.

Tren positif itu berlanjut ketika Spanyol menyingkirkan Portugal 1-0 di babak 16 besar. Gol kemenangan baru hadir pada menit ke-91 melalui Mikel Merino, yang menyelesaikan umpan Ferran Torres pada masa injury time.

Balas Dendam di Perempat Final, Lalu Tahan Prancis

Perempat final mempertemukan Spanyol dengan Belgia, laga yang kembali mengingatkan publik pada pertemuan klasik kedua tim di Piala Dunia 1986. Saat itu, La Roja tersingkir lewat adu penalti setelah bermain imbang 1-1.

Kali ini, Spanyol membalikkan cerita itu dengan kemenangan 2-1 atas Belgia. Hasil tersebut membawa mereka ke semifinal dan memperbesar peluang tampil di empat besar Piala Dunia untuk kedua kalinya sepanjang sejarah.

Di Dallas, Spanyol kemudian tampil sangat terkontrol saat menghadapi Prancis. Mereka menguasai permainan sejak awal, membatasi ruang gerak lawan, dan menjaga tempo hingga laga berakhir.

Mikel Oyarzabal membuka keunggulan lewat penalti pada babak pertama, lalu Pedro Porro menggandakan skor pada menit ke-58. Lamine Yamal sempat mencetak gol tambahan, tetapi wasit menganulirnya sehingga Spanyol menutup laga dengan kemenangan 2-0.

Kemenangan tersebut membawa juara Eropa itu ke final Piala Dunia 2026 sekaligus menjaga peluang untuk mengawinkan gelar juara Eropa dan juara dunia dalam satu siklus, seperti yang pernah mereka capai pada 2010.

Menanti Penentuan di New York New Jersey Stadium

Final di New York New Jersey Stadium menjadi panggung untuk menuntaskan perjalanan panjang yang diawali start lambat, lalu berubah menjadi laju yang sangat meyakinkan. Satu pertandingan terakhir kini memisahkan Spanyol dari gelar dunia kedua dalam sejarah mereka.

Jika berhasil menang, La Roja akan mengulang kisah manis 2010 dengan pencapaian yang lebih besar di panggung yang berbeda. Setelah rekor pertahanan, kemenangan penting di setiap fase gugur, dan semifinal yang terkendali, Spanyol tinggal menunggu satu langkah akhir untuk menulis sejarah baru.

Source: bola.bisnis.com
Berita Terkait