Spotify mulai membuka jalur baru bagi pengguna audiobook yang ingin memiliki versi cetaknya. Lewat integrasi dengan Bookshop.org, penemuan judul di dalam aplikasi kini bisa langsung mengarah ke pembelian buku fisik tanpa perlu berpindah jauh dari Spotify.
Langkah ini berjalan di Amerika Serikat dan Inggris, serta menjadi bagian dari upaya Spotify membangun pengalaman yang lebih menyambung antara mendengar dan membaca. Alurnya dibuat lebih ringkas karena pengguna dapat memulai dari audiobook, lalu bergerak ke halaman pembelian edisi cetak dari judul yang sama.
Dari dengar ke beli dalam satu alur
Model baru ini menunjukkan bahwa Spotify tidak lagi sekadar menjadi tempat memutar cerita audio. Aplikasi tersebut sekarang juga berperan sebagai titik awal untuk menemukan buku fisik yang terkait langsung dengan audiobook yang sedang dijelajahi.
Saat pengguna menelusuri katalog audiobook, Spotify menampilkan prompt bertuliskan “Get a copy for your bookshelf.” Tombol itu berfungsi sebagai penghubung ke pembelian buku fisik bagi pengguna yang ingin memiliki versi cetaknya.
Setelah tombol ditekan, pengguna akan diarahkan ke Bookshop.org. Di sana tersedia informasi toko, stok, harga, detail pengiriman, dan data lain yang dibutuhkan sebelum transaksi diselesaikan.
Peran Bookshop.org dalam integrasi ini
Kerja sama dengan Bookshop.org menjadi inti dari fitur tersebut. Meskipun pembelian tetap berlangsung lewat layanan pihak ketiga, aksesnya dimulai dari dalam aplikasi Spotify sehingga proses pencarian tidak terasa berulang.
Pengguna tidak perlu mengetik ulang judul buku di layanan lain karena jalur menuju pembelian sudah tersambung dari audiobook yang sedang dibuka. Pola ini membuat pengalaman penemuan judul terasa lebih singkat dan lebih langsung.
Spotify menyebut pendekatan ini sebagai cara untuk memberi lebih banyak pilihan bagi pendengar dalam menikmati cerita favorit mereka. Perusahaan juga menilai penghubungan penemuan digital dengan penjualan buku fisik dapat membantu mendukung penulis dan toko buku independen.
Fitur baru ini hadir bersama Page Match
Integrasi pembelian buku fisik datang setelah Spotify memperkenalkan Page Match. Fitur itu dibuat agar pengguna bisa berpindah antara audiobook dan buku cetak tanpa kehilangan posisi bacaan atau dengar.
Cara kerjanya cukup sederhana. Pengguna membuka judul yang sedang diakses di Spotify, lalu menekan tombol Page Match untuk memindai halaman menggunakan kamera ponsel.
Spotify kemudian mencari titik yang paling sesuai di audiobook. Jika pengguna kembali ke buku fisik, hasil pemindaian itu membantu menemukan posisi yang tepat agar perpindahan format tetap lancar.
Kehadiran jalur menuju buku fisik lewat Bookshop.org membuat Page Match terasa lebih relevan. Pengguna tidak hanya bisa berpindah format dari sisi teknis, tetapi juga lebih mudah mendapatkan kedua format dari titik awal yang sama.
Fokus ekosistem buku di Spotify makin terlihat
Dalam pengumuman yang juga disorot TechCrunch, Spotify menyebut beberapa pembaruan lain di lini audiobook. Pembaruan itu mencakup perluasan dukungan bahasa untuk Page Match, hadirnya Audiobook Recaps di Android, serta debut Audiobook Charts di Jerman.
Meski ada sejumlah fitur lain, perhatian utama tetap tertuju pada integrasi dengan Bookshop.org. Arah pengembangannya memperlihatkan keinginan Spotify untuk menjadi pusat penemuan cerita lintas format, bukan hanya aplikasi pemutar audio.
Saat ini, fitur pembelian buku fisik tersebut baru aktif di Android. Pengguna iOS disebut akan memperoleh fungsi yang sama pada pekan berikutnya.
Bagi pengguna, rangkaian fitur ini membuat satu aplikasi bisa dipakai untuk mencari audiobook, melacak posisi bacaan, lalu beralih ke pembelian buku fisik. Bagi ekosistem buku, langkah ini membuka jalur tambahan untuk memperluas penjualan cetak melalui layanan digital yang sudah akrab digunakan pendengar.
Source: www.androidpolice.com






