Nama Penerima BPNT Bisa Dicek Lewat NIK, Ini Cara Memastikan Status Masih Aktif

Status penerima BPNT kini bisa diperiksa secara daring hanya dengan menggunakan NIK KTP. Cara ini memberi kemudahan bagi warga yang ingin memastikan apakah nama mereka masih tercatat sebagai penerima bantuan tanpa perlu datang ke kantor layanan.

Pengecekan berkala menjadi penting karena data penerima terus diperbarui melalui proses verifikasi dan validasi. Akibatnya, status kepesertaan dapat berubah sesuai hasil pemutakhiran data yang dilakukan pemerintah.

Cara cek melalui situs resmi

Salah satu jalur yang paling praktis adalah lewat situs resmi Kementerian Sosial, yaitu laman Cek Bansos Kemensos. Pengguna cukup memasukkan NIK sesuai KTP pada kolom yang tersedia.

Setelah itu, kode captcha harus diisi sesuai tampilan layar sebelum menekan tombol Cari Data. Jika data yang dimasukkan benar, sistem akan menampilkan hasil pencarian di halaman berikutnya.

Apabila seseorang masih terdaftar sebagai penerima, halaman hasil akan memunculkan informasi jenis bantuan dan status kepesertaan. Opsi ini dinilai memudahkan masyarakat yang ingin memeriksa data secara mandiri.

Cara cek melalui aplikasi Cek Bansos

Selain situs web, pengecekan juga tersedia melalui aplikasi Cek Bansos di Android dan iPhone. Aplikasi ini memungkinkan pengguna memantau status bantuan langsung dari ponsel.

Langkahnya dimulai dengan mengunduh aplikasi melalui Play Store atau App Store, lalu masuk ke menu Cek Bansos. Setelah itu, pengguna perlu memasukkan NIK sesuai KTP dan menekan tombol Cari Data.

Hasil pencarian akan muncul setelah sistem memproses data yang dimasukkan. Bagi warga yang lebih sering memakai ponsel, cara ini menjadi alternatif yang lebih ringkas untuk memantau status bantuan.

Besaran bantuan yang tercatat

Untuk tahun 2026, BPNT ditetapkan sebesar Rp200.000 per bulan. Penyalurannya dilakukan selama 3 bulan sehingga total bantuan per tahap mencapai Rp600.000.

Besaran itu disalurkan setelah pemerintah melakukan pemutakhiran data agar bantuan tepat sasaran. Karena status penerima bisa berubah mengikuti hasil verifikasi, pengecekan berkala tetap disarankan.

Hal yang perlu disiapkan sebelum mengecek

Data utama yang dibutuhkan adalah NIK sesuai KTP. Informasi ini digunakan baik saat mengakses laman resmi maupun aplikasi Cek Bansos.

Pengisian data harus tepat agar sistem dapat menampilkan hasil pencarian. Jika NIK atau captcha salah, proses pengecekan bisa gagal memperlihatkan status yang dicari.

Source: bansos.medanaktual.com

Berita Terkait