Strasbourg Tutup Musim Dengan Kemenangan Dramatis, Dua Gol Martial Godo Tenggelamkan Monaco 5-4

Strasbourg menutup musim Ligue 1 dengan kemenangan yang benar-benar liar setelah menaklukkan Monaco 5-4 di Stade de la Meinau. Laga ini menyajikan sembilan gol dan berubah menjadi duel terbuka yang ditentukan oleh ketenangan Martial Godo pada fase akhir pertandingan.

Bagi Strasbourg, hasil ini bukan sekadar tiga poin. Mereka juga mengakhiri musim di peringkat kedelapan dengan 53 poin dari 34 pertandingan, hanya terpaut satu angka dari Monaco yang finis satu tingkat di atasnya dengan 54 poin dari jumlah laga yang sama.

Pertandingan sejak awal sudah memperlihatkan tempo yang sulit diprediksi. Strasbourg dan Monaco saling menyerang, sementara lini belakang kedua tim kerap kehilangan rapatnya organisasi sehingga peluang mengalir dari berbagai sisi.

Di tengah laga yang bergerak cepat itu, Martial Godo menjadi figur paling penting bagi tuan rumah. Penyerang Strasbourg tersebut mencetak dua gol, termasuk gol penyama kedudukan di babak pertama dan gol penentu kemenangan pada menit ke-84.

Gol pertama Godo lahir pada menit ke-34 setelah ia menyambut umpan matang Julio Enciso dari sisi kanan dalam. Penyelesaian tenangnya mengubah skor menjadi 1-1 dan menjaga Strasbourg tetap berada di jalur pertandingan.

Selepas jeda, Godo tetap aktif menekan pertahanan Monaco. Ia sempat melepaskan tembakan rendah pada menit ke-60 yang hanya melenceng tipis dari sasaran, menunjukkan bahwa ancamannya belum berhenti.

Situasi sempat terasa kurang menguntungkan ketika satu gol Godo pada menit ke-71 dianulir karena offside. Namun momen itu tidak memengaruhi perannya, karena ia kembali muncul di fase akhir untuk mengunci hasil.

Pada menit ke-84, Diego Moreira mengirim umpan tarik yang diselesaikan Godo dengan tendangan kaki kanan mendatar. Bola mengarah ke pojok kanan bawah gawang dan membuat Strasbourg unggul 5-4, sebuah keunggulan yang bertahan hingga laga usai.

Performa Godo juga terlihat dari kontribusinya di luar dua gol tersebut. Ia mencatat tiga tembakan dengan dua tepat sasaran, tiga dribel sukses, dan enam kali merebut penguasaan bola sepanjang pertandingan.

Meski kalah, Monaco tetap menunjukkan produktivitas yang tinggi dalam laga ini. Namun skor akhir 5-4 menegaskan bahwa mereka gagal menjaga kestabilan di fase-fase penting ketika Strasbourg terus menemukan celah untuk menghukum.

Kemenangan ini memberi penutup musim yang kuat bagi Strasbourg dan meninggalkan kesan positif dari permainan menyerang mereka. Di tengah laga penuh perubahan momentum, Godo menjadi pembeda utama saat timnya membutuhkan penyelesai yang paling tenang.

Source: mediaindonesia.com

Berita Terkait