Satu sundulan di menit ke-94 membuat Melbourne City pulang dari Auckland tanpa kekalahan. Medin Memeti menjadi penentu lewat gol telat yang membuyarkan kemenangan tuan rumah pada laga pembuka final A-League Men.
Auckland FC sebelumnya sudah berada di jalur yang tepat untuk mengamankan hasil besar setelah Guillermo May mencetak gol tepat sebelum turun minum. Keunggulan itu membuat mereka tampak siap membawa modal penting ke fase berikutnya, terutama saat pertandingan memasuki menit-menit akhir.
Namun, situasi berubah total ketika Melbourne City mendapat kesempatan terakhir dari bola mati. Tendangan bebas dari sisi kiri membuka celah, dan Aziz Behich mengirim umpan silang ke area berbahaya yang langsung mengarah ke jantung pertahanan Auckland.
Patrick Beach ikut maju ke kotak penalti untuk membantu serangan. Di tiang jauh, Memeti menyambut bola dengan sundulan jarak dekat yang tak mampu dihentikan lini belakang tuan rumah.
Gol itu terasa sangat besar bagi Melbourne City karena lahir di saat tekanan sedang berada di pihak lawan. Bukan hanya menyelamatkan tim dari kekalahan, lesakan tersebut juga menjadi gol pertama Melbourne City di kandang Auckland FC sejak kedua tim bertemu.
Peran besar Medin Memeti
Nama Memeti semakin menonjol karena momen itu datang pada malam ketika ia dinobatkan sebagai pemain termuda yang mencapai 50 penampilan bersama Melbourne City. Status tersebut menegaskan peran yang makin penting di bawah arahan Aurelio Vidmar.
Penyerang berusia 18 tahun itu memulai laga dari bangku cadangan. Ia baru masuk di menit-menit akhir, tetapi tetap mampu memberikan dampak paling menentukan saat pertandingan hampir selesai.
Catatan musim ini juga memperlihatkan produktivitasnya. Dari 21 penampilan, Memeti sudah mencetak lima gol dan terus menunjukkan ketajaman meski usianya masih sangat muda.
Auckland kehilangan kendali di detik akhir
Bagi Auckland FC, hasil ini terasa seperti peluang yang terlepas begitu saja. Mereka tampil disiplin setelah unggul lebih dulu di momen penting sebelum jeda, lalu tampak berada di jalur aman menuju kemenangan.
Situasi berubah ketika serangan terakhir Melbourne City hadir lewat bola mati. Dalam satu umpan silang dan satu sundulan, pertandingan yang semula terlihat terkendali langsung berbalik arah.
Auckland akhirnya gagal menuntaskan laga dengan kemenangan yang sudah nyaris berada di tangan. Melbourne City pun membawa pulang hasil yang jauh lebih baik dibanding gambaran pertandingan saat memasuki masa akhir.
