Surat Tebusan Nancy Guthrie Memunculkan Kabar Paling Mencekam, Penyidikan Masih Gelap

Kasus hilangnya Nancy Guthrie kembali dipenuhi tanda tanya setelah muncul catatan yang menyebut dirinya telah meninggal. Informasi itu memperkeruh penyelidikan yang sejak awal bergerak di tengah sedikitnya petunjuk dan banyaknya pesan yang saling bertentangan.

Sejumlah sumber penegak hukum yang mendapat pengarahan tentang kasus ini menyebut catatan kedua itu datang setelah pesan awal yang menuntut uang tebusan jutaan dolar. Para penyidik menilai komunikasi pertama tersebut asli dan berasal dari penculik, sehingga isi catatan lanjutan ikut menjadi perhatian besar.

Isi catatan kedua dan alasan publik tidak melihatnya

Menurut sumber penegak hukum, catatan kedua menyebut Nancy Guthrie meninggal tak lama setelah penculikan. Dalam pesan itu juga tertulis bahwa para pelaku tidak bermaksud membunuhnya.

Isi catatan tersebut diketahui CNN dan departemen berita lokal sebuah stasiun televisi di Tucson, Arizona, yang menerima dua catatan itu. Keduanya kemudian menyetujui permintaan penegak hukum dan keluarga untuk menahan publikasi isi catatan agar komunikasi lanjutan dari penculik tetap bisa diverifikasi.

Respons keluarga dan bantahan dari Harvey Levin

Keluarga Guthrie merespons dengan video emosional pada 7 Februari. Dalam video itu, Savannah Guthrie berkata, “We received your message, and we understand.”

Pertanyaan soal surat tebusan kembali mencuat pada Senin setelah pendiri TMZ, Harvey Levin, mengunggah video yang menanggapi laporan tentang catatan terkait Nancy Guthrie. Levin membantah klaim bahwa ia menerima surat tebusan yang meminta maaf kepada Savannah Guthrie dan keluarganya atas penculikan serta kematian Nancy Guthrie.

Menurut Levin, catatan yang dimaksud hanya menyebut Nancy Guthrie “scared but OK” dan tidak memuat permintaan maaf maupun pernyataan bahwa ia telah meninggal. Ia juga mengatakan TMZ menerima beberapa email dari seseorang yang mengaku mengetahui para penculik dan mengetahui keberadaan Nancy Guthrie, dengan permintaan sekitar $100.000 sebagai imbalan informasi.

Penyidikan belum menemukan jawaban pasti

Levin mengatakan ada sesuatu dari email-email itu yang membuatnya percaya orang tersebut mungkin benar-benar mengetahui siapa para penculiknya. Ia menambahkan FBI tidak pernah membayar orang yang mengirim email tersebut, meski TMZ sempat menawarkan untuk menanggung biaya itu.

Departemen Sheriff Pima County, yang memimpin kasus sejak Nancy Guthrie menghilang sekitar 5 bulan lalu, mengatakan kepada CNN pada Senin bahwa penyelidikan masih “active and ongoing.” Lembaga itu mengarahkan pertanyaan lain mengenai catatan tebusan kepada FBI.

Nancy Guthrie dilaporkan hilang pada 1 Februari setelah kamera keamanan di rumahnya di Arizona merekam seorang pria bertopeng membawa pistol. Hingga kini, masih sedikit jawaban yang muncul tentang keberadaannya atau apa yang mungkin terjadi padanya, meski penyidik terus bekerja dan warga turut membantu pencarian.

Sepanjang penyelidikan, sejumlah media menerima catatan tebusan yang diklaim berasal dari orang-orang yang terlibat dalam hilangnya Guthrie. Namun, para pejabat belum banyak menjelaskan soal keaslian surat-surat itu, sehingga pertanyaan besar tentang apakah semua catatan tersebut benar masih belum terjawab.

Source: www.cnn.com

Berita Terkait