4 Tablet Kuliah Berbonus Stylus, Mana yang Paling Masuk Akal untuk Mahasiswa

Di antara opsi yang tersedia, OnePlus Pad Go 2 dan Samsung Galaxy Tab S10 Lite tampil sebagai pilihan yang paling minim risiko bagi pengguna Android dengan dana terbatas. Keduanya menawarkan kombinasi layar, stylus, dan pengalaman pakai yang lebih matang untuk dipakai sampai masa kuliah selesai.

OnePlus Pad Go 2 hadir dengan layar 12.1 inci yang mendukung Dolby Vision, memiliki kecerahan hingga 900 nits, dan menjalankan Oxygen OS yang bersih tanpa bloatware. Aspek rasio 7:5 juga membuatnya nyaman untuk membaca PDF dan berpindah antara beberapa aplikasi sekaligus.

Untuk urusan mencatat, tablet ini mendukung OnePlus Stylo yang sering ditawarkan gratis di situs resmi. Kekurangannya, stylus tidak bisa menempel secara magnetis ke bodi tablet, sementara layar juga tidak memiliki lapisan anti-glare dan fitur auto-brightness bawaannya disebut sering tidak akurat.

Samsung Galaxy Tab S10 Lite unggul di umur pakai software

Samsung Galaxy Tab S10 Lite menjadi pilihan aman bagi mahasiswa yang ingin ekosistem Android kuat dan dukungan jangka panjang. Samsung memberikan jaminan 7 tahun pembaruan software, dukungan MicroSD, serta layar 10.9 inci dengan refresh rate 90 Hz.

Paket penjualannya sudah termasuk S Pen gratis tanpa baterai, sedangkan Samsung Notes ikut memberi nilai tambah karena aplikasi itu dinilai sebagai salah satu alat pencatat terbaik di Android saat ini. Namun, perangkat ini tidak membawa dukungan Samsung DeX penuh sehingga kurang ideal bila ingin menggantikan fungsi laptop.

Selain itu, Samsung juga tidak menyertakan kepala charger di dalam kotak penjualan. Bagi sebagian mahasiswa, hal tersebut mungkin menjadi pertimbangan tambahan sebelum memilihnya sebagai tablet utama untuk kuliah.

Lenovo Idea Tab menjadi pintu masuk paling hemat

Bagi mahasiswa yang benar-benar menekan anggaran, Lenovo Idea Tab masih menjadi opsi paling rasional karena stylus sudah langsung tersedia di dalam kotak. Tablet ini memakai layar 11 inci LCD beresolusi 2.5K dengan refresh rate 90 Hz dan aspek rasio 16:10 yang memberi ruang vertikal lebih lega saat membaca slide kuliah.

Lenovo menyertakan Tap Pen dengan baterai AAA, sementara aplikasi Nebo yang dibawanya dikenal memiliki konversi tulisan tangan ke teks yang sangat baik di kelasnya. Meski begitu, sensasi menulisnya disebut agak plastik, dan ZUI pada perangkat ini dinilai tidak stabil serta kerap lagging.

Performa saat membuka PDF berukuran besar juga bukan titik kuatnya karena chipset yang dipakai disebut mudah megap-megap. Karena itu, Lenovo Idea Tab lebih cocok untuk pencatat kasual daripada pengguna yang butuh kerja berat sepanjang hari.

Lenovo Idea Tab Pro dan Moto Pad 60 Pro memberi ruang kerja paling lapang

Jika layar besar menjadi prioritas, Lenovo Idea Tab Pro dan Moto Pad 60 Pro menawarkan pengalaman yang lebih lega karena keduanya identik dan hanya berbeda nama di beberapa wilayah. Tablet ini membawa layar 12.7 inci dengan resolusi mendekati 3K dan refresh rate 144 Hz.

Stylus sudah termasuk dalam paket dan dapat diisi daya melalui port USB-C. Pengalaman mencatatnya dinilai sangat memuaskan karena ukuran layar terasa seperti buku catatan fisik dan respons goresannya langsung tanpa jeda yang mengganggu.

Walau begitu, tingkat kecerahan maksimalnya hanya 500 nits sehingga layar dapat tampak redup di kelas yang terang atau ruang terbuka. Dukungan pembaruan software juga disebut sangat terbatas, sehingga calon pembeli perlu mempertimbangkan umur pakainya dengan cermat.

Secara keseluruhan, pilihan paling aman tetap bergantung pada kebutuhan harian masing-masing mahasiswa. Untuk pengguna Android, OnePlus Pad Go 2 dan Samsung Galaxy Tab S10 Lite paling seimbang, sedangkan Lenovo Idea Tab paling hemat dan Lenovo Idea Tab Pro bersama Moto Pad 60 Pro paling meyakinkan untuk kebutuhan belajar yang lebih serius.

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer