Tegap, Bertenaga 476 Dk, Chery Tiggo X Siap Menantang Palisade Dengan Ukuran Lebih Besar

Chery Tiggo X langsung mencuri perhatian karena membawa tenaga hybrid gabungan 476 dk dan torsi puncak 630 Nm. Dengan bekal itu, SUV besar ini diposisikan sebagai salah satu produk paling serius Chery di segmen tiga baris yang kini makin kompetitif.

Selain mengandalkan performa, Tiggo X juga dibekali teknologi yang tidak sederhana. Chery menyiapkan sistem bantuan berkendara Falcon Pilot 700 dengan dukungan lidar, yang memungkinkan kemampuan semi-otonom level 2 termasuk bantuan berkendara dari titik ke titik.

Posisi paling atas di keluarga Tiggo

Di dalam jajaran Chery, Tiggo X tidak sekadar hadir sebagai model baru. SUV ini ditempatkan di atas Tiggo 9L sebagai model tertinggi dalam lini Tiggo, sekaligus menjadi jembatan menuju segmen premium di bawah merek Exeed.

Penempatan itu membuat Tiggo X punya peran strategis. Chery tampak ingin menjadikan model ini sebagai penguat citra di kelas SUV besar, bukan hanya sebagai produk dengan ukuran besar dan tampilan gagah.

Ukuran yang lebih besar dari Palisade

Daya tarik lain Tiggo X ada pada dimensinya. Panjang mobil ini mencapai 5.050 mm, lebar 1.960 mm, tinggi 1.800 mm, dan wheelbase 2.950 mm.

Chery menyebut ukuran tersebut sedikit lebih besar dari Hyundai Palisade. Proporsinya juga terlihat dominan berkat bodi besar, fender lebar, dan ground clearance tinggi yang memberi kesan tangguh.

Desain boxy yang tegas

Dari sisi tampilan, Tiggo X membawa bahasa desain yang berbeda dari keluarga Tiggo sebelumnya. Siluet boxy membuatnya terlihat tegap, sedangkan kap mesin tinggi dan garis-garis tegas memperkuat karakter SUV tiga baris.

Bagian depan tampil kokoh dengan gril besar, lampu utama menyipit, dan bumper tebal. Di sisi lain, penggunaan gagang pintu konvensional memberi sinyal bahwa mobil ini sudah diarahkan ke produksi massal.

Buritan sederhana, tetapi tetap kuat

Tampilan belakang Tiggo X dibuat lebih sederhana dibandingkan bagian depannya. Lampu belakang horizontal hadir dengan tampilan menyatu, sementara pintu bagasi dibuat besar agar akses ke ruang penyimpanan lebih mudah.

Bumper belakang yang tebal menjaga kesan kokoh tetap terasa. Pendekatan ini membuat Tiggo X tetap terlihat modern tanpa banyak elemen dekoratif yang berlebihan.

Mesin bensin dan opsi elektrifikasi

Di luar sistem hybrid utamanya, Tiggo X juga disiapkan dengan pilihan mesin bensin 1.5T dan 2.0T. Keduanya dipadukan dengan transmisi otomatis 8-percepatan.

Untuk versi plug-in hybrid, Chery mengklaim Tiggo X mampu menempuh hingga 200 km dalam mode listrik murni. Dalam penggunaan kombinasi, jarak tempuhnya disebut bisa melampaui 1.500 km.

Siap untuk jalan raya sampai medan beragam

Chery juga membekali Tiggo X dengan suspensi adaptif elektromagnetik MRC dan sistem penggerak empat roda Snow Leopard. Kombinasi ini dirancang untuk menjaga stabilitas dan traksi di berbagai kondisi jalan.

Karakter tersebut membuat Tiggo X tidak hanya fokus pada kenyamanan berkendara di jalan raya. Model ini juga diarahkan untuk kebutuhan semi off-road yang membutuhkan kontrol dan cengkeraman lebih baik.

Kehadiran Tiggo X menunjukkan bagaimana Chery menggabungkan ukuran besar, performa tinggi, dan teknologi bantuan berkendara dalam satu paket. Di tengah persaingan SUV besar hybrid yang makin ketat, model ini diposisikan sebagai penegasan ambisi Chery di pasar yang bergerak ke arah elektrifikasi.

Source: otomotif.kompas.com

Berita Terkait