Teja Tunda Kejar Rekor, Persib Tetap Jadi Prioritas Menuju Gelar Juara

Author: Redaksi Android62

Teja Paku Alam menunjukkan sikap yang menempatkan kepentingan Persib Bandung di atas pencapaian pribadi. Setelah membantu timnya menang 3-2 atas Bali United pada pekan ke-27 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, ia tidak membesar-besarkan catatan nirbobol yang sempat terhenti.

Kiper Persib itu justru menegaskan bahwa target utama saat ini adalah membawa Maung Bandung terus melaju dalam perburuan gelar juara. Dua gol Bali United lewat tendangan bebas Teppei Yachida dan aksi Jordy Bruijn memang membuat rekor pribadinya tidak bertambah dalam laga tersebut, tetapi kemenangan tetap menjadi hasil paling penting bagi tim asuhan Bojan Hodak.

Fokus Persib ada pada hasil akhir

Pernyataan Teja memperlihatkan bahwa ruang ganti Persib sedang menjaga fokus di fase penentuan musim. Dalam situasi seperti ini, setiap poin menjadi sangat berharga karena persaingan di papan atas belum tertutup.

“Yang penting sekarang itu kemenangan dulu. Kemenangan tim dulu, sebelum rekor Yoo Jae-hoon,” ujar Teja Paku Alam melalui laman resmi klub. Ucapan itu menegaskan bahwa prioritas utama Persib adalah meraih trofi, bukan mengejar sorotan individual.

Persib saat ini mengoleksi 64 poin dan masih berada di posisi kuat dalam klasemen. Namun, jarak dengan para pesaing belum cukup aman karena Borneo FC hanya tertinggal empat angka, sedangkan Persija Jakarta juga masih berada dalam jalur persaingan.

Catatan pribadi Teja tetap menonjol

Meski menunda ambisi rekor, performa Teja sepanjang musim tetap layak mendapat perhatian. Berdasarkan data Antara, ia sudah mencatat 16 nirbobol dan melampaui rekor Andritany Ardhiyasa yang membukukan 15 nirbobol bersama Persija Jakarta pada musim 2022/2023.

Berikut catatan penting Teja Paku Alam sejauh ini:

  1. Nirbobol musim ini: 16
  2. Rekor Andritany Ardhiyasa: 15
  3. Rekor Yoo Jae-hoon: 17
  4. Laga kandang nirbobol di GBLA: 12

Dengan sisa tujuh laga, Teja sebenarnya sempat berada di jalur untuk menyamai bahkan melewati rekor 17 nirbobol milik Yoo Jae-hoon. Namun, dua kali kebobolan saat melawan Bali United membuat langkah menuju rekor itu harus tertunda.

GBLA masih menjadi tempat yang sulit ditembus

Sebelum laga kontra Bali United, Teja juga sempat menorehkan pencapaian lain di kandang sendiri. Berdasarkan laporan BolaSport.com, ia membukukan 12 laga kandang tanpa kebobolan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Catatan itu memperlihatkan betapa kuatnya Persib ketika bermain di hadapan bobotoh. GBLA selama ini menjadi arena yang mendukung kestabilan permainan tim, sekaligus memberi tekanan besar kepada lawan sejak menit awal.

Angka nirbobol yang tinggi juga menunjukkan kerja kolektif Persib di lini belakang. Di balik sorotan kepada kiper, ada koordinasi antarpemain yang membuat pertahanan tetap terjaga dalam banyak pertandingan.

Jadwal berikutnya jadi ujian penting

Setelah kemenangan atas Bali United, Persib langsung mengalihkan perhatian ke laga tandang melawan Dewa United yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 20 April 2026. Pertandingan ini dipandang sebagai ujian penting untuk mempertahankan posisi di puncak klasemen.

Di tengah sorotan terhadap Teja, Persib juga menyimpan peluang cerita lain lewat kiper cadangan Made Wirawan. Jika diturunkan saat menghadapi Arema FC pada 24 April, ia berpeluang memecahkan rekor pemain tertua di liga dan melampaui catatan Beto Goncalves.

Situasi tersebut menggambarkan bahwa Persib tengah berada dalam fase yang sarat momen penting. Di antara target juara dan catatan sejarah yang mungkin tercipta, Teja memilih satu sikap yang paling relevan untuk timnya: mendahulukan kemenangan Persib sebelum memikirkan rekor pribadi.

Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru