Telkom kini menempatkan kecerdasan buatan sebagai fondasi yang lebih luas daripada sekadar fitur tambahan. Lewat AIcosystem, seluruh kekuatan AI di dalam grup perusahaan itu digabungkan agar bergerak dalam satu arah yang terhubung dan saling mendukung.
Langkah ini menunjukkan bahwa Telkom ingin membangun ekosistem AI yang tidak berjalan sendiri-sendiri. Di dalam kerangka tersebut, hasil pengembangan dari berbagai unit diharapkan bisa saling melengkapi dan memberi dampak yang lebih terasa bagi masyarakat, pelaku usaha, serta daya saing Indonesia.
Satu payung untuk banyak kapabilitas AI
AIcosystem merangkum portofolio AI milik TelkomGroup ke dalam satu wadah besar. Di dalamnya terdapat Telkom AI Center of Excellence, Telkomsel AI, Neutra Compute dari NeutraDC, AI Infomedia, AI Digiserve, hingga Telkom University.
Penggabungan ini diarahkan agar kekuatan dari tiap unit tidak tersebar dalam jalur yang terpisah. Telkom ingin mengarahkan seluruh kapabilitas itu ke tujuan yang sama, yaitu memperkuat nilai tambah bagi Indonesia melalui ekosistem AI yang solid.
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyebut AIcosystem sebagai komitmen perusahaan untuk menghadirkan nilai tambah bagi Indonesia. Melalui pendekatan ini, Telkom menegaskan bahwa AI diposisikan sebagai bagian strategis dari transformasi digital, bukan hanya pelengkap layanan.
Lima pilar yang menopang AI Center of Excellence
Di dalam AIcosystem, Telkom bertumpu pada AI Center of Excellence yang disusun atas lima pilar. Kelima pilar itu adalah AI Campus, AI Playground, AI Connect, AI Hub, dan AI Native.
AI Campus dipakai sebagai ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi untuk mendorong talenta dan riset AI. AI Playground disiapkan untuk memberi ruang eksplorasi bagi developer dan komunitas dalam merancang solusi berbasis AI.
AI Connect berfungsi menghubungkan kampus, industri, komunitas, dan Telkom dalam satu ekosistem kolaboratif. Sementara itu, AI Hub diarahkan untuk mempercepat perubahan ide dan eksperimen menjadi solusi yang siap dipakai.
Pilar terakhir, AI Native, difokuskan untuk pemakaian AI di operasional internal TelkomGroup. Sasaran utamanya adalah meningkatkan kecepatan kerja, membuat proses lebih cerdas, dan mendorong efisiensi operasional.
Pendekatan fullstack dari infrastruktur sampai aplikasi
Telkom juga memakai pendekatan fullstack AI untuk membangun AIcosystem. Pendekatan ini tidak berhenti pada lapisan aplikasi, tetapi dimulai dari fondasi infrastruktur, data, model, dan platform.
Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi menjelaskan bahwa pendekatan tersebut dibagi ke dalam tiga lapisan utama. Lapisan pertama adalah AI Infrastructure yang menyediakan dukungan data center, GPU, CPU, dan memori sebagai dasar komputasi AI.
Lapisan kedua mencakup AI Models & Platforms. Pada tahap ini, Telkom mengembangkan AI platform, big data platform, data aggregator, hingga Large Language Model yang mendukung Bahasa Indonesia.
Lapisan ketiga adalah AI Solutions & Applications. Di level ini, Telkom menghadirkan use case AI yang disesuaikan dengan kebutuhan sektor industri dan layanan publik.
Sinyal bagi talenta muda dan posisi Indonesia
Peluncuran AIcosystem juga mendapat perhatian dari Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad. Ia menilai perkembangan AI membuka peluang besar bagi generasi muda untuk belajar, berinovasi, dan memperluas kolaborasi.
Raffi melihat kehadiran AIcosystem yang dikembangkan TelkomGroup sebagai bukti bahwa Indonesia bukan hanya pengguna AI, tetapi juga pencipta AI. Pandangan itu sejalan dengan arah Telkom yang ingin menjadikan ekosistem AI sebagai bagian dari penguatan kapasitas nasional di tengah percepatan transformasi digital.
Dengan kerangka ini, AI ditempatkan sebagai aset strategis yang menjembatani kampus, industri, komunitas, dan operasional internal dalam satu sistem yang terhubung. Arah tersebut memperlihatkan bahwa persaingan AI di Indonesia kini tidak hanya soal seberapa cepat teknologi diadopsi, tetapi juga soal siapa yang mampu membangun ekosistem paling terintegrasi.
Source: www.cnbcindonesia.com






