WhatsApp mulai membuka uji coba WhatsApp Plus sebagai lapisan berbayar di atas layanan chat gratis yang selama ini digunakan jutaan orang. Di tahap awal ini, akses pesan dan panggilan tetap tidak berubah, sementara paket tambahan diarahkan untuk pengguna yang ingin tampilan dan pengaturan yang lebih personal.
Langkah tersebut terlihat sebagai strategi baru dari Meta untuk menambah pemasukan tanpa menjadikan WhatsApp sebagai layanan berbayar penuh. Dengan model seperti ini, WhatsApp Plus hadir sebagai opsi tambahan yang menempel pada versi standar, bukan menggantikannya.
Fokus utama ada pada personalisasi
WhatsApp Plus tidak diposisikan sebagai paket yang membuka cara baru untuk berkomunikasi. Berdasarkan informasi dari artikel referensi, arah pengembangannya lebih banyak menyentuh tampilan, pemilihan tema, elemen kosmetik, dan pengaturan yang membuat aplikasi terasa lebih eksklusif.
Paket ini juga tidak diarahkan untuk fitur seperti penyamaran aktivitas. Sebaliknya, WhatsApp Plus menonjolkan tema, ikon, ringtone, stiker premium, serta kontrol tampilan yang lebih luas di dalam aplikasi yang sama.
Harga uji coba sudah muncul di beberapa pasar
Meski belum ada pengumuman harga final untuk semua wilayah, WABetaInfo disebut sudah menemukan pengujian harga di sejumlah pasar. Daftar yang muncul dalam referensi mencantumkan tarif berbeda sesuai wilayah.
Rinciannya adalah 2.49 euros per month untuk Eropa, 229.00 Pakistani rupees per month untuk Pakistan, dan 29 pesos per month untuk Meksiko. WABetaInfo juga mencatat adanya uji coba gratis selama satu bulan, sehingga pengguna bisa mencoba lebih dulu sebelum memutuskan untuk berlangganan.
Bila dibandingkan dengan paket premium dari pesaing seperti Telegram dan Snapchat, harga WhatsApp Plus disebut lebih rendah. Artikel referensi menyebut kedua layanan tersebut mematok harga sekitar 4 US dollars untuk paket premium mereka.
Tambahan baru ada pada tema dan pengelolaan chat
Salah satu nilai jual utama WhatsApp Plus adalah perluasan pilihan personalisasi. Pengguna disebut dapat memilih 18 tema warna baru yang diterapkan secara konsisten di seluruh antarmuka aplikasi.
Selain tema, paket ini juga menyediakan ikon aplikasi khusus agar tampilan bisa dibuat berbeda. Ada pula ringtone premium dan stiker premium dengan animasi overlay yang meluas ke layar, sehingga nuansa aplikasi terasa lebih variatif.
Di sisi pengelolaan percakapan, WhatsApp Plus membawa pembaruan yang cukup menonjol. Salah satu fitur yang disorot adalah kemampuan menyematkan hingga 20 chat, jauh lebih banyak dibanding batas standar yang saat ini hanya tiga chat.
Ada juga pengaturan massal untuk chat dan grup yang masuk ke dalam daftar tertentu. Jika percakapan dimasukkan ke daftar itu, sistem disebut akan otomatis menerapkan pengaturan daftar ke percakapan terkait.
Arah produk berbeda dari layanan “Plus” lain
Referensi menempatkan WhatsApp Plus dalam pembanding yang berbeda dari Instagram Plus. Jika Instagram Plus dikaitkan dengan fitur seperti melihat Story secara anonim dan memperpanjang durasi Story hingga 48 jam, WhatsApp Plus justru bergerak ke arah yang lebih sempit.
Perbedaan itu terlihat dari fokus produknya. WhatsApp Plus lebih menekankan estetika dan kenyamanan penggunaan, bukan pada pembukaan fitur sosial baru yang mengubah cara orang berinteraksi di dalam aplikasi.
Pendekatan ini juga memperlihatkan kehati-hatian Meta dalam menjaga basis pengguna WhatsApp yang sangat besar. Fitur dasar tetap gratis, sementara lapisan premium disiapkan untuk mereka yang membutuhkan kontrol lebih atas tampilan dan pengelolaan chat.
Baru diuji di Android
Pada tahap awal pengujian, WhatsApp Plus disebut baru tersedia di Android. Dukungan untuk iOS dikabarkan akan menyusul pada tahap berikutnya.
WABetaInfo juga menyebut platform ini masih mengeksplorasi fitur tambahan lain untuk pelanggan premium. Di saat yang sama, masukan pengguna akan dipakai untuk menyempurnakan pengalaman di aplikasi standar.
Dengan status yang masih berupa uji coba, WhatsApp Plus belum punya kepastian final soal harga, fitur, maupun wilayah ketersediaan. Namun arah pengembangannya sudah cukup terlihat, yakni memberi opsi premium bagi pengguna yang ingin tampilan lebih personal, pengelolaan chat yang lebih luas, dan elemen eksklusif tanpa mengganggu layanan WhatsApp gratis yang sudah berjalan.
Source: tech.sportskeeda.com