Terapi Radiasi Netanyahu Tuntaskan Kanker Prostat, Laporan Medisnya Kini Baik

Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa dirinya telah menjalani terapi radiasi untuk kanker prostat stadium awal, dan pengobatan itu disebut berhasil menghilangkan kanker dari tubuhnya. Laporan medis tahunan yang dibagikan bersama pernyataannya juga menegaskan bahwa kondisi kesehatannya saat ini berada dalam keadaan baik.

Temuan kanker itu muncul saat Netanyahu menjalani pemeriksaan kesehatan rutin. Namun, ia tidak menjelaskan kapan terapi tersebut dilakukan, dan laporan medis yang dipublikasikan juga tidak memuat rincian waktu pelaksanaan pengobatan.

Terdeteksi saat pemeriksaan rutin

Kanker prostat yang dialami Netanyahu disebut masih berada pada fase awal ketika ditemukan. Informasi itu menjadi bagian penting karena menunjukkan bahwa masalah kesehatan tersebut terungkap sebelum berkembang lebih jauh.

Penanganan yang dijalani adalah terapi radiasi. Netanyahu menyebut pengobatan yang ditargetkan itu berhasil dan tidak meninggalkan jejak kanker di dalam tubuhnya.

Laporan kesehatan sempat ditunda

Dalam penjelasannya, Netanyahu juga menyinggung alasan laporan medis tahunannya baru dipublikasikan setelah sempat tertunda. Ia menyebut penundaan selama dua bulan dilakukan agar Iran tidak memanfaatkan kondisi kesehatannya untuk kepentingan propaganda terhadap Israel.

Pernyataan itu muncul di tengah sorotan publik yang sebelumnya sudah sempat ramai membahas isu kesehatan dirinya. Pada Maret 2026, sempat beredar rumor di media sosial dan media pemerintah Iran yang mengklaim Netanyahu meninggal dunia.

Riwayat medis yang sudah lebih dulu mencuri perhatian

Kasus kanker prostat ini menambah panjang catatan kesehatan Netanyahu yang sebelumnya juga pernah disorot. Pada 2024, ia menjalani operasi prostat setelah didiagnosis mengalami infeksi saluran kemih akibat pembesaran prostat jinak.

Sebelumnya lagi, pada 2023, Netanyahu diketahui dipasangi alat pacu jantung. Rangkaian peristiwa medis tersebut membuat kondisi fisiknya kerap menjadi perhatian publik, terutama karena posisinya sebagai perdana menteri Israel.

Di sisi lain, laporan terbaru kembali menekankan bahwa kesehatannya kini baik. Dalam konteks kanker prostat, deteksi dini memang menjadi faktor penting karena penanganan pada tahap awal biasanya memberi peluang lebih besar untuk dikendalikan dengan tepat.

Kasus Netanyahu menunjukkan bahwa pemeriksaan rutin dapat membuka temuan serius sebelum masalah berkembang lebih jauh. Hingga kini, perhatian masih tertuju pada laporan medis resmi yang menyebut terapi radiasi berhasil dan tidak menyisakan kanker dalam tubuhnya.

Source: www.beritasatu.com

Berita Terkait