The Walt Disney Company menjadi studio pertama yang menembus pendapatan global US$2 miliar pada 2026. Dorongan terbesarnya datang dari performa The Devil Wears Prada 2 dan Michael, dua judul yang sama-sama bergerak kuat di pasar yang berbeda.
Di antara keduanya, The Devil Wears Prada 2 paling mencuri perhatian karena langsung memimpin box office. Film itu membukukan US$77 juta di pasar AS dan Kanada, lalu mengumpulkan sekitar US$233–US$234 juta secara global pada awal penayangannya.
Capaian itu menempatkan sekuel Disney dan 20th Century Studios tersebut sebagai pembukaan terbesar untuk genre komedi konvensional dalam lebih dari satu dekade. Angka itu juga menunjukkan bahwa judul yang punya basis penonton lama masih bisa memberi efek besar sejak akhir pekan pertama.
Daya tarik utama film ini datang dari nostalgia terhadap film pertamanya. Kehadiran kembali Meryl Streep, Anne Hathaway, dan Emily Blunt ikut memperkuat minat penonton yang sudah akrab dengan para tokoh dan dunia yang dibawa dari film sebelumnya.
Kombinasi itu membuat The Devil Wears Prada 2 tidak hanya bergantung pada nama besar waralaba, tetapi juga pada ingatan penonton terhadap karakter yang sudah punya tempat tersendiri. Saat elemen yang dikenal hadir kembali dengan kemasan baru, respons pasar bisa muncul sangat cepat.
Di saat yang sama, Michael tetap menjaga tenaga pasar di luar dominasi film komedi tersebut. Film biografi musikal produksi Lionsgate itu telah mengantongi sekitar US$423–US$424 juta di seluruh dunia dan terus bergerak stabil di pasar internasional.
Dengan hasil itu, Michael sudah melampaui US$400 juta dan masih diproyeksikan menuju US$600 juta. Hasil tersebut memperlihatkan bahwa kisah Michael Jackson masih memiliki daya tarik besar di layar lebar, terutama ketika dikemas sebagai film musikal biografi.
Film garapan Antoine Fuqua itu dibintangi Jaafar Jackson sebagai Michael Jackson. Colman Domingo dan Nia Long juga ikut terlibat, sementara keterlibatan keluarga Jackson dalam produksi menambah perhatian publik terhadap proyek tersebut.
Di tengah dua judul besar itu, Obsession datang sebagai penantang dari genre thriller. Film beranggaran menengah produksi Focus Features tersebut dibintangi Inde Navarrette dan Michael Johnston.
Debut Obsession berada di kisaran US$13–US$15 juta. Meski jauh di bawah dua film teratas, angka itu tetap menegaskan bahwa thriller dengan kekuatan bintang masih punya tempat di bioskop.
Kehadiran tiga film ini menunjukkan pasar Mei tidak hanya digerakkan oleh satu jenis tontonan. Nostalgia, musik, dan thriller sama-sama menemukan jalur penontonnya, sementara Disney menjadi pihak yang paling diuntungkan dari pergerakan tersebut.
Source: lifestyle.bisnis.com