Tiga Flagship Android Ini Mulai Menekan Dominasi Kamera iPhone, Ada Sensor 1 Inci dan Zoom 200 MP

Persaingan kamera ponsel premium pada 2026 tidak lagi hanya soal iPhone. Tiga flagship Android, yaitu Xiaomi 17 Ultra, Huawei Pura 80 Ultra, dan Vivo X300 Pro, masuk dengan pendekatan yang berbeda dan sama-sama menekan batas kemampuan kamera ponsel.

Ketiganya membawa sensor besar, lensa kelas atas, dukungan AI terbaru, dan kemampuan zoom yang kuat. Dalam banyak skenario, trio ini disebut sanggup menandingi bahkan melampaui kamera iPhone 17 Pro Max.

Huawei Pura 80 Ultra menonjol di zoom dan warna

Dari tiga nama itu, Huawei Pura 80 Ultra menjadi salah satu yang paling kuat di sisi fotografi mobile. Perangkat ini masuk jajaran ponsel dengan skor kamera tertinggi dalam berbagai pengujian fotografi mobile tahun 2026.

Huawei membekali ponsel ini dengan kamera utama Ultra Lighting HDR 50 MP dan sensor 1 inci. Di sisi telefoto, ada sistem lensa ganda dengan zoom optik 3,7x dan 9,4x yang membuatnya terasa sangat serius untuk pemotretan jarak jauh.

Ponsel ini juga membawa Ultra Chroma Spectral Camera untuk membantu reproduksi warna yang lebih akurat. Kombinasi itu membuat Pura 80 Ultra terasa menonjol saat dipakai memotret malam hari dan kondisi dengan rentang dinamis luas.

Di Indonesia, Huawei Pura 80 Ultra resmi hadir pada September 2025. Harga resmi varian 16 GB/512 GB tercatat Rp22.999.000.

Xiaomi 17 Ultra mengandalkan Leica dan video

Xiaomi 17 Ultra menempuh jalur yang berbeda lewat kerja sama berlanjut dengan Leica. Fokusnya bukan hanya foto detail, tetapi juga pengalaman video yang lebih serius untuk kelas flagship.

Ponsel ini memakai sensor utama 1 inci untuk menangkap cahaya lebih banyak agar hasil foto tetap detail, terutama saat cahaya minim. Daya tarik terbesarnya ada pada kamera telefoto Leica 200 MP dengan mechanical optical zoom 75 mm hingga 100 mm.

Kombinasi tersebut memberi peluang besar untuk memotret objek jauh tanpa banyak kehilangan detail. Xiaomi juga menambahkan perekaman 4K 120fps, sehingga perangkat ini lebih menarik bagi pengguna yang mengejar hasil video sinematik.

Xiaomi 17 Ultra diperkenalkan secara global pada Maret 2026 dan dipastikan masuk Indonesia pada tahun yang sama. Varian 16 GB/512 GB dipasarkan sekitar Rp19.999.000.

Vivo X300 Pro kuat di portrait dan fleksibilitas video

Vivo X300 Pro hadir sebagai kejutan lain di arena kamera flagship Android. Kolaborasinya dengan Zeiss membantu menjaga kualitas gambar tetap kompetitif, terutama untuk portrait dan kebutuhan video.

Sorotan utamanya ada pada kamera telefoto 200 MP yang dirancang menangkap detail tinggi bahkan saat zoom ekstrem. Kamera utama Sony LYT-828 juga ditujukan untuk menghasilkan warna yang konsisten dan natural.

Vivo turut menambahkan perekaman video 4K 120fps di seluruh kamera belakang. Bagi kreator konten yang aktif membuat video media sosial, stabilisasi, kualitas audio, dan pemrosesan gambar menjadi nilai tambah yang terasa menonjol.

Vivo X300 Pro diperkenalkan pada akhir 2025 untuk pasar global. Hingga Mei 2026 belum ada pengumuman resmi soal jadwal peluncuran maupun harga resmi Indonesia.

Tiga pendekatan untuk kebutuhan yang berbeda

Persaingan ini menunjukkan bahwa kamera flagship Android pada 2026 tidak bergerak ke arah yang sama. Xiaomi 17 Ultra menonjol lewat Leica dan video, Huawei Pura 80 Ultra unggul pada zoom dan warna, sedangkan Vivo X300 Pro lebih menarik untuk portrait serta fleksibilitas video.

Jika fokus utamanya fotografi malam, Huawei Pura 80 Ultra punya modal kuat berkat sensor 1 inci dan pengolahan warna. Jika kebutuhan lebih condong ke ponsel kamera dengan ambisi sinematik dan detail jarak jauh, Xiaomi 17 Ultra dan Vivo X300 Pro sama-sama tampil sangat kompetitif.

ModelKeunggulan utamaHarga/Status di Indonesia
Xiaomi 17 UltraSensor 1 inci, telefoto Leica 200 MP, 4K 120fpsRp19.999.000, masuk Indonesia pada 2026
Huawei Pura 80 UltraZoom optik 3,7x dan 9,4x, warna akurat, skor kamera tinggiRp22.999.000, resmi di Indonesia
Vivo X300 ProTelefoto 200 MP, portrait, video 4K 120fpsHarga Indonesia belum diumumkan

Dengan spesifikasi seperti itu, batas antara kamera profesional dan ponsel semakin tipis. Pada akhirnya, pilihan akan bergantung pada kebutuhan pengguna, apakah mengejar zoom, warna, fotografi malam, atau video yang lebih fleksibel.

Source: yoursay.suara.com

Berita Terkait