Tiga Galaxy Book Baru Samsung Dipersiapkan Tanpa Windows, Arah Laptopnya Berubah Total

Author: Redaksi Android62

Samsung dikabarkan sedang menyiapkan tiga laptop Galaxy Book baru yang tidak lagi bergantung pada Windows. Perangkat itu disebut akan berjalan dengan Android dan One UI 9, sehingga arah pengembangannya tampak jauh berbeda dari jajaran Galaxy Book yang selama ini identik dengan PC berbasis Windows.

Jika kabar ini tepat, langkah tersebut bisa menjadi perubahan besar dalam strategi laptop Samsung. Pergeseran dari Windows ke Android akan membuat Galaxy Book masuk ke jalur yang belum pernah ditempuh secara luas oleh lini ini sebelumnya.

Laporan Sammobile menyebut sistem yang dipakai bukan Android biasa. Samsung disebut akan menggunakan ChromeOS versi baru berbasis Android dengan nama kode Aluminum OS, lalu menambahkan kustomisasi antarmuka yang cukup dalam untuk membentuk pengalaman khas Samsung.

Antarmuka perangkat itu kabarnya juga akan dibuat mirip DeX. Mode desktop yang sudah lama hadir di ponsel dan tablet Samsung tersebut tampaknya dipakai sebagai acuan agar laptop baru ini terasa akrab bagi pengguna ekosistem Galaxy.

Tiga model dengan posisi pasar berbeda

Informasi yang beredar menyebut Samsung tengah menyiapkan setidaknya tiga model Galaxy Book berbasis Android. Susunannya disebut mencakup model entry-level yang lebih terjangkau hingga notebook flagship dengan performa lebih tinggi.

Model paling murah dikabarkan akan diposisikan untuk bersaing dengan Apple MacBook Neo. Namun, belum ada rincian mengenai spesifikasi teknis, ukuran layar, kapasitas memori, maupun konfigurasi lain yang diungkap ke publik.

Nama komersial dari ketiga perangkat itu juga masih belum diketahui. Samsung pun belum mengumumkan jadwal peluncuran resmi untuk lini Galaxy Book berbasis Android tersebut.

Arah baru setelah Galaxy Book6 Edge

Rumor ini muncul tidak lama setelah kabar lain menyebut Galaxy Book6 Edge akan memakai Qualcomm Snapdragon X2 Elite. Jika informasi itu benar, Samsung tampak sedang menguji beberapa jalur baru yang makin menjauh dari formula lama Galaxy Book.

Perpindahan dari Intel ke Snapdragon sendiri sudah cukup besar dibanding Galaxy Book6 yang masih memakai prosesor Intel. Namun, perpindahan dari Windows ke Android akan menjadi langkah yang jauh lebih mendasar bagi identitas lini laptop Samsung.

Karena itu, perhatian kini tertuju pada posisi Galaxy Book6 Edge dalam transisi ini. Sampai sekarang belum jelas apakah model tersebut akan langsung memakai Android, atau Samsung baru menerapkannya pada seri Galaxy Book7.

Dorongan ekosistem dan fitur AI

Salah satu hal yang ikut menarik dari bocoran ini adalah rencana integrasi fitur AI. Samsung disebut akan membawa sejumlah fitur AI yang sudah dikenal dari ponsel buatannya ke perangkat laptop baru tersebut.

Belum ada daftar fitur yang dibagikan, tetapi arah itu sejalan dengan strategi Samsung yang dalam beberapa waktu terakhir aktif menonjolkan kemampuan AI di berbagai kategori perangkat. Kombinasi Android, One UI, dan tampilan bergaya DeX juga bisa memberi identitas yang berbeda bagi Galaxy Book generasi mendatang.

Bila skenario ini benar-benar terwujud, Galaxy Book tidak lagi sekadar menjadi PC konvensional dengan merek Galaxy. Laptop Samsung justru bisa berubah menjadi perpanjangan langsung dari ekosistem mobile Samsung, dengan pengalaman yang lebih dekat ke ponsel dan tablet Galaxy.

Acuan pada Android 17 juga memberi petunjuk soal kemungkinan jendela rilis. Perangkat ini diperkirakan hadir pada paruh kedua 2026 atau paruh pertama 2027, meski untuk saat ini seluruh detail tersebut masih berada di ranah rumor.

Source: www.notebookcheck.net
Berita Terbaru