Tiga Wakil Indonesia Lolos Ke Paris, Secret WAG Tutup FFWS SEA 2026 Spring Dengan Rekor Baru

Author: Redaksi Android62

Tiga wakil Indonesia memastikan langkah ke Esports World Cup 2026: Free Fire di Paris setelah menuntaskan FFWS SEA 2026 Spring di delapan besar klasemen akhir. EVOS Divine, RRQ Kazu, dan Bigetron by Vitality sama-sama meraih hasil yang cukup untuk menjaga Indonesia tetap punya tiga slot di panggung dunia.

EVOS Divine menjadi tim Indonesia dengan pencapaian terbaik usai finis di posisi keenam dengan 64 poin. RRQ Kazu berada tepat di bawahnya pada peringkat ketujuh dengan torehan poin yang sama, sedangkan Bigetron by Vitality menutup persaingan di urutan kedelapan dengan 56 poin.

Hasil itu membuat Indonesia tetap mengirim kekuatan penuh ke turnamen dunia yang akan digelar di Paris, Prancis, pada pertengahan Juli. Di sana, persaingan tidak akan sederhana karena 24 tim terbaik dari berbagai wilayah akan saling berebut gelar.

Kawasan Asia Tenggara sendiri mendapat jatah sembilan wakil untuk tampil di ibu kota Prancis. Tiga di antaranya berasal dari Indonesia, sementara daerah lain seperti Amerika Serikat, Nepal, dan Afrika juga ikut meramaikan daftar peserta.

Situasi tersebut diperkirakan membuat peta persaingan menjadi lebih padat daripada sebelumnya. Kehadiran banyak region dengan gaya bermain berbeda akan menambah tingkat kesulitan bagi semua tim yang lolos.

Di sisi lain, satu slot juga terkait dengan Team Falcons yang finis di posisi kesembilan. Mereka tetap mendapat tempat karena EVOS Divine sudah lebih dulu lolos otomatis sebagai juara bertahan pada ajang EWC musim sebelumnya.

Sementara itu, gelar FFWS SEA 2026 Spring justru jatuh ke tangan Secret WAG. Tim tuan rumah itu tampil dominan di Grand Finals Ho Chi Minh City dan menutup turnamen sebagai juara musim ini.

Kejutan terbesar datang dari cara Secret WAG mengamankan titel tersebut. Mereka sempat tidak banyak diprediksi saat babak Knockout, tetapi langsung berubah tajam di fase akhir dan mengambil alih jalannya pertandingan.

Secret WAG mencatat empat Booyah beruntun sejak gim ketiga. Mereka kemudian menuntaskan turnamen pada gim keenam dengan total 120 poin, sekaligus memastikan gelar juara dan rekor Champion Rush tercepat dalam sejarah kompetisi Free Fire Asia Tenggara.

Performa mereka di final terasa kontras dengan perjalanan sebelumnya. Saat momen penentuan tiba, Secret WAG tampil rapat tanpa banyak celah dan membuat persaingan berakhir lebih cepat dari perkiraan.

Meski gelar utama tidak jatuh ke tangan Indonesia, posisi tim Merah Putih tetap kuat di peta kekuatan Free Fire. Rekam jejak pada edisi EWC sebelumnya masih menjadi modal penting, terlebih Indonesia pernah mencetak sejarah dengan menyapu bersih tiga besar podium juara dunia.

Selain tiket ke Paris, dua tim Indonesia juga masih punya agenda lain dalam mode berbeda. RRQ Kazu dan EVOS Divine akan tampil di Free Fire Clash Masters Southeast Asia 2026 Summer pada bulan Juli.

RRQ Kazu datang sebagai juara bertahan dari kualifikasi FFCM Indonesia, sedangkan EVOS Divine menyusul sebagai runner-up. Keduanya akan kembali berhadapan dengan tim-tim terbaik Asia Tenggara di mode Clash Squad.

Source: id.mashable.com
Berita Terbaru