Tombol Plus Gemini Di iPhone Kini Membuka Gambar, Kamera, Musik, Hingga Deep Research

Tombol plus (+) di Gemini pada iPhone kini tidak lagi sekadar pintu masuk sederhana. Dari satu menu, pengguna bisa langsung menjangkau lebih banyak cara berinteraksi, mulai dari gambar, kamera, musik, canvas, deep research, guided learning, sampai tab “more uploads”.

Perubahan ini membuat Gemini terasa lebih siap dipakai untuk kebutuhan yang beragam, bukan hanya untuk mengetik pertanyaan. Google juga tampak menata ulang pengalaman di iPhone agar akses ke alat utama AI menjadi lebih cepat dan lebih mudah ditemukan.

Di sisi lain, tampilan awal aplikasi ikut mendapat sentuhan baru yang langsung terlihat. Latar animasi muncul di layar depan, sementara area kotak pencarian mendapat elemen belakang yang membuat antarmuka tidak lagi terasa polos seperti sebelumnya.

Sejumlah pengguna Reddit sudah membagikan tangkapan layar dari tampilan baru tersebut. Dari gambar yang beredar, halaman awal Gemini terlihat lebih hidup, berlapis, dan tetap menempatkan fokus visual pada area pencarian.

Perubahan pada menu plus menjadi sorotan paling besar karena fungsinya kini jauh lebih penting. Jika sebelumnya akses dari tombol itu terasa lebih terbatas, kini semua opsi utama dikumpulkan dalam satu titik yang lebih padat dan lebih mudah dijangkau.

Daftar yang muncul juga menunjukkan arah penggunaan Gemini yang makin luas. Kehadiran opsi kamera dan gambar memberi kesan bahwa Google ingin membuat proses input di ponsel terasa lebih instan, sementara musik, canvas, dan deep research membuka ruang kerja yang lebih beragam.

Guided learning menambah petunjuk bahwa Gemini tidak hanya diarahkan sebagai alat tanya jawab. Google tampaknya juga ingin mendorong penggunaan untuk pembelajaran dan eksplorasi, sehingga aplikasi ini bisa dipakai dalam lebih banyak skenario harian.

Ada pula tab “more uploads” yang menjadi bagian penting dari pembaruan ini. Tab tersebut disebut bisa memakai file dan sumber daya NotebookLM, sehingga pengalaman mengunggah dan mengelola sumber terasa lebih terhubung dalam ekosistem Google.

Pendekatan seperti ini memperlihatkan bahwa Gemini di ponsel sedang dirapikan agar alurnya lebih mulus. Pengguna tidak cuma dipandu untuk menulis perintah, tetapi juga diberi lebih banyak jalur untuk memasukkan sumber, memilih mode kerja, dan berpindah tugas tanpa harus mencari menu terlalu jauh.

Untuk iPhone, pembaruan ini juga membawa elemen desain Liquid Glass. Bagian semi-transparan pada antarmuka memberi kesan yang lebih ringan dan modern, sekaligus membuat Gemini terasa lebih selaras dengan gaya visual yang kini hadir di perangkat Apple.

Meski begitu, perubahan paling terasa tetap ada pada cara akses fitur-fiturnya. Latar animasi dan backdrop di area pencarian memperkuat identitas visual Gemini, tetapi penyatuan berbagai alat di tombol plus justru menjadi inti pembaruan yang paling berdampak bagi penggunaan sehari-hari.

Pembaruan antarmuka ini baru digulirkan untuk sebagian pengguna iOS. Artinya, tampilan baru belum muncul serentak untuk semua orang, dan peluncurannya masih berlangsung bertahap.

Pola seperti ini biasa dipakai untuk pembaruan aplikasi besar agar kestabilan tetap terjaga. Untuk platform lain, belum ada jadwal rinci yang diumumkan, tetapi tampilan baru ini diperkirakan pada akhirnya akan hadir ke Android juga.

Bagi pengguna Android62, kabar ini setidaknya memberi gambaran bahwa Gemini sedang dipoles menjadi aplikasi yang lebih visual, lebih cepat dijangkau, dan lebih terhubung dengan alat bantu lain. Perubahan di iPhone menunjukkan arah yang jelas: Google ingin membuat Gemini lebih praktis dipakai langsung dari layar utama.

Source: www.gsmarena.com

Berita Terkait