Torsi Bawah Honda CRF150L Terasa Buas, Tapi Tinggi Joknya Jadi Pertimbangan Serius

Tinggi jok menjadi salah satu hal paling menentukan saat melirik Honda CRF150L. Angkanya berada di sekitar 869 mm, sehingga motor ini tidak selalu terasa ramah untuk semua postur meski punya daya tarik besar di jalur berat.

Di sisi lain, CRF150L memang dibangun untuk pengendara yang ingin motor trail 150 cc yang tetap legal dipakai di jalan raya. Karakternya lebih menonjol saat diajak keluar dari aspal, bukan saat dipakai mengejar kenyamanan harian di jalan mulus.

Siap masuk medan berat

Secara tampilan, CRF150L membawa desain khas motocross yang tegas dan agresif. Kombinasi warna merah dan putih memperkuat kesan bahwa motor ini memang diarahkan ke karakter trail murni.

Posturnya tinggi dengan bodi yang ramping. Ditambah ground clearance sekitar 285 mm, motor ini punya modal penting saat melewati batu, tanah, atau lintasan berlumpur.

Posisi duduk yang tinggi juga memberi visibilitas lebih baik ketika menghadapi rute menantang. Bentuk seperti ini sekaligus membantu mengurangi risiko bagian bawah motor tersangkut saat kontur jalan berubah-ubah.

Suspensi dan ban memang disiapkan untuk jalur kasar

Di bagian depan, Honda memasang suspensi upside down berdiameter besar. Komponen ini bukan hanya memberi tampilan gagah, tetapi juga membantu menjaga stabilitas saat motor dipacu di jalur berat.

Sektor belakang memakai sistem Pro Link dengan travel panjang. Setelan ini dirancang untuk meredam hentakan lebih baik ketika roda belakang menghantam permukaan kasar atau tidak rata.

Ban dual purpose berukuran besar ikut mendukung kemampuan CRF150L di berbagai kondisi jalan. Traksi menjadi bagian penting agar pengendara tetap percaya diri saat medan berubah cepat.

Mesin kecil, tapi tarikannya terasa kuat di bawah

Honda CRF150L dibekali mesin 149,15 cc SOHC satu silinder berpendingin udara dengan injeksi PGM-FI. Mesin ini menghasilkan tenaga sekitar 12,9 PS pada 8.000 rpm dan torsi 12,4 Nm pada 6.500 rpm.

Karakter yang paling menonjol ada pada torsi bawah yang terasa galak. Sifat ini penting untuk kebutuhan off road karena motor jadi lebih siap saat menanjak atau melintasi jalur licin.

Tenaga disalurkan lewat transmisi manual 5 percepatan. Format ini memberi pengendara kontrol lebih penuh untuk menyesuaikan respon motor dengan kondisi lintasan.

Sistem injeksi juga memberi nilai tambah dari sisi efisiensi dan emisi. Dibanding karburator lama, suplai bahan bakarnya dinilai lebih efisien sekaligus lebih ramah lingkungan.

Fungsional, sederhana, dan tetap punya perlengkapan penting

CRF150L tidak dibekali banyak teknologi modern seperti motor sport jalanan. Meski begitu, panel meter digital tetap hadir untuk menampilkan informasi penting saat berkendara.

Untuk pengereman, motor ini sudah memakai cakram di depan dan belakang. Bekal ini penting agar pengereman tetap pakem saat motor dipakai di jalur yang menuntut kontrol ekstra.

Tangki bahan bakar berkapasitas sekitar 7,2 liter juga memberi sisi praktis. Kapasitas ini cukup membantu agar pengendara tidak terlalu sering berhenti untuk mengisi bahan bakar.

Ada catatan yang perlu dipikirkan sebelum membeli

Karakter CRF150L memang lebih kuat di jalur off road daripada di aspal. Karena itu, untuk perjalanan jalan raya yang panjang, rasa berkendaranya tidak akan senyaman motor naked atau sport yang memang dirancang untuk penggunaan aspal.

Getaran mesin juga disebut lebih terasa dibanding motor jalanan biasa. Kondisi ini masih wajar untuk motor dengan orientasi medan berat dan karakter mekanis yang lebih utilitarian.

Bagi yang mencari motor trail ringan dengan paket kemampuan lengkap, CRF150L tetap menarik dilirik. Mesin bertorsi bawah kuat, suspensi panjang, ground clearance tinggi, rem cakram depan-belakang, dan desain yang memang diarahkan untuk keluar dari aspal menjadi alasan utamanya.

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer