Toyota Alphard model 2023 ke atas tercatat membutuhkan bensin tanpa timbal dengan Research Octane Number atau RON minimal 91. Namun, sebuah rekaman memperlihatkan unit Alphard berpelat B-11-ALF sedang mengisi Pertalite yang memiliki RON 90.
Perbedaan satu tingkat oktan tersebut menjadi perhatian karena buku panduan kendaraan menempatkan RON 91 sebagai batas minimum untuk kinerja mesin yang optimal. Panduan itu juga mengingatkan bahwa penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai ketentuan dapat menyebabkan kerusakan pada mesin.
Video itu diunggah oleh akun Instagram @ajaysyawali dan memperlihatkan mobil mewah tersebut berada di SPBU. Dalam rekaman terdengar ucapan, “Alphard ngisinya Pertalite, canggih dunia.”
Selisih RON pada Pertalite dan Rekomendasi Alphard
Pertalite merupakan produk bensin Pertamina dengan angka oktan RON 90. Sementara Toyota menetapkan kebutuhan bahan bakar Alphard 2023 ke atas pada RON 91 atau lebih tinggi.
| Jenis Bahan Bakar | Nilai RON | Status untuk Alphard |
|---|---|---|
| Pertalite | 90 | Di bawah batas minimum buku panduan |
| Bensin tanpa timbal | 91 atau lebih tinggi | Direkomendasikan untuk performa optimal |
Alphard dalam rekaman tersebut menggunakan mesin 2AR-FE. Kesesuaian angka oktan diperlukan agar mesin bekerja sesuai rancangan pabrikan.
Penjelasan dalam buku panduan yang dikutip oto.detik.com menyebut pemilik hanya boleh menggunakan bensin tanpa timbal. Ketentuan itu secara khusus meminta penggunaan bahan bakar dengan RON 91 atau lebih tinggi.
“Anda hanya boleh menggunakan bahan bakar bensin tanpa timbal. Pilih bahan bakar tanpa timbal dengan Research Octane Number 91 atau lebih tinggi untuk performa mesin optimal,” demikian bunyi petunjuk dalam buku panduan tersebut.
Peringatan untuk Pemilik Kendaraan
Buku panduan juga meminta pengguna tidak memakai bahan bakar yang tidak memenuhi ketentuan kendaraan. Selain nilai oktan, pemilik diminta tidak menambahkan aditif aftermarket yang mengandung logam ke dalam bahan bakar.
Peringatan tersebut berkaitan dengan perlindungan sistem mesin dalam penggunaan jangka panjang. Karena itu, pemilik perlu mencermati spesifikasi bahan bakar yang tercantum pada panduan kendaraan masing-masing.
Pengisian Pertalite Belum Dibatasi Berdasarkan Kapasitas Mesin
Secara mekanisme pembelian, Pertalite masih dapat diakses kendaraan pribadi yang telah terdaftar dan lolos verifikasi melalui MyPertamina. Konsumen memperoleh QR code setelah mengunggah data serta foto kendaraan dalam proses pendaftaran.
QR code tersebut kemudian ditunjukkan saat transaksi di SPBU. Verifikasi kendaraan dilakukan berdasarkan foto yang diunggah pendaftar.
Saat ini, pembelian Pertalite belum dibatasi berdasarkan kapasitas mesin atau cc kendaraan. Dengan kondisi itu, kendaraan pribadi termasuk kendaraan mewah tidak otomatis terhalang membeli bensin RON 90 selama telah terdaftar dan terverifikasi.
Ketentuan kendaraan transportasi darat yang dapat menggunakan BBM subsidi mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak. Regulasi tersebut menyebut empat jenis kendaraan transportasi darat yang diperbolehkan menggunakan BBM subsidi.
Persyaratan transaksi Pertalite dan kebutuhan teknis mesin merupakan dua hal yang berbeda. Meski pembelian dapat dilakukan oleh kendaraan yang memenuhi mekanisme pendaftaran, pemilik Alphard tetap perlu mengikuti rekomendasi RON minimum dari Toyota.







