Gelombang tsunami kecil terpantau di sembilan wilayah Indonesia timur setelah gempa M7,7 mengguncang Filipina. Meski demikian, BMKG menegaskan tinggi gelombang yang tercatat tetap rendah dan peringatan dini akhirnya dihentikan.
Pemantauan notifikasi resmi menunjukkan gelombang terdeteksi mulai pukul 06.58 WIB hingga 08.20 WIB. Ketinggian tertinggi tercatat di Talengan, Sulawesi Utara, yakni 0,75 meter.
Daftar Wilayah yang Terdampak
BMKG mencatat tsunami kecil di sembilan titik, dengan rincian Bitung 0,29 meter pada 07.51 WIB dan Loloda-Halmahera Barat 0,09 meter pada 07.20 WIB. Melonguane-Kepulauan Talaud tercatat 0,32 meter pada 07.27 WIB, sementara Paleleh mencapai 0,45 meter pada 07.34 WIB.
Data lainnya menunjukkan Tahuna 0,30 meter pada 06.58 WIB, Talengan-Sulut 0,75 meter pada 08.20 WIB, Tanjungsidupa 0,32 meter pada 07.39 WIB, Ternate 0,14 meter pada 07.51 WIB, serta Ulusiau-Sitaro 0,18 meter pada 07.27 WIB.
Gelombang Kuning Hingga Oranye
Sebelumnya, BMKG sempat menyebarkan peringatan dini tsunami untuk 22 wilayah melalui aplikasi dan media sosial. Dalam unggahan resmi @infoBMKG, gempa bermagnitudo 7,7 itu disebut memiliki episenter di 5.69 LU dan 125.05 BT dengan kedalaman 105 kilometer.
Grafis peringatan menampilkan warna kuning pada sebagian besar wilayah dan warna oranye pada beberapa wilayah lain. Warna kuning menunjukkan potensi tsunami 0-0,5 meter, sedangkan oranye menunjukkan prakiraan 0,5-3 meter.
Gempa Dangkal Dari Zona Subduksi
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto menjelaskan gempa di Filipina terjadi akibat aktivitas subduksi lempeng. Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa itu termasuk jenis gempa dangkal.
Daryono, Anggota Pusat Studi Gempa Nasional sekaligus Wakil Ketua IABI, juga menilai mekanisme sumber gempa berupa thrusting atau patahan naik. Ia menyebut karakter seperti itu memang sensitif membangkitkan tsunami karena dipicu aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina.
Notifikasi yang Sempat Menyita Perhatian
Peringatan dini tsunami dari BMKG sempat empat kali muncul melalui aplikasi sehingga memicu perhatian publik di media sosial. Di X, sejumlah topik seperti Gempa, Sulawesi Utara, Tsunami, dan Filipina ikut masuk daftar trending pada pagi yang sama.
BMKG kemudian menyatakan peringatan dini tsunami telah berakhir setelah pemantauan menunjukkan gelombang yang muncul tetap berada dalam kategori rendah. Situasi ini sekaligus menegaskan bahwa gempa besar di Filipina dapat berdampak langsung hingga ke perairan Indonesia timur.
