UFS 5.0 Hanya Mengarah Ke Galaxy S27 Ultra, Varian Lain Masih Di UFS 4.0

Galaxy S27 Ultra disebut sebagai model yang paling mungkin membawa UFS 5.0, sementara Galaxy S27 reguler dan Galaxy S27+ masih dikabarkan bertahan di UFS 4.0. Bocoran ini langsung menarik perhatian karena bisa membuat pembeda performa antarmodel di keluarga Galaxy S27 terasa lebih jelas.

Jika rumor tersebut akurat, Samsung tampaknya tetap memilih jalur bertahap dalam menghadirkan teknologi penyimpanan terbaru. Artinya, peningkatan paling besar tidak langsung dibagikan ke seluruh lini, melainkan dipusatkan pada varian tertinggi.

UFS 5.0 Diperkirakan Jadi Hak Istimewa Varian Ultra

Informasi itu pertama kali mencuat lewat akun pembocor Yeux1122 di Naver. Dalam laporannya, Samsung disebut sempat mempertimbangkan UFS 5.0 untuk lebih banyak model, tetapi rencana tersebut kemungkinan berubah karena biaya komponen yang meningkat dan tantangan produksi.

Pola seperti ini bukan hal asing di pasar ponsel premium. Produsen kerap lebih dulu menempatkan teknologi paling baru pada model paling atas, lalu memperluasnya ketika pasokan sudah lebih stabil dan biaya pembuatan lebih terkendali.

Dengan skenario itu, Galaxy S27 Ultra berpeluang menjadi perangkat Galaxy S pertama yang memakai UFS 5.0. Posisi ini juga terasa penting karena Galaxy S26 Ultra dan Galaxy S25 Ultra masih mengandalkan UFS 4.0.

Apa yang Membuat UFS 5.0 Menarik

UFS 5.0 adalah standar penyimpanan terbaru dari JEDEC, lembaga yang mengatur spesifikasi berbagai teknologi memori semikonduktor. Standar ini diperkenalkan pada Oktober tahun lalu dan ditujukan untuk perangkat mobile serta sistem komputasi berkinerja tinggi.

JEDEC menyebut UFS 5.0 mampu menawarkan bandwidth hingga 10.8Gbps. Angka tersebut jauh di atas UFS 4.0 dan UFS 4.1 yang berada di kisaran 5.8Gbps, sehingga peningkatannya cukup besar di atas kertas.

Dalam penggunaan harian, lompatan ini berpotensi terasa saat membuka aplikasi berat, memindahkan file berukuran besar, merekam video beresolusi tinggi, dan menjalankan fitur AI di perangkat. JEDEC juga menekankan bahwa UFS 5.0 dirancang untuk mendukung kebutuhan AI tanpa mengorbankan efisiensi daya.

Alasan Samsung Dinilai Hati-Hati

Bocoran yang sama mengarah pada satu hal penting, yaitu Samsung tampaknya belum ingin mengambil risiko besar pada semua model. Biaya komponen dan hambatan produksi disebut menjadi dua alasan utama mengapa UFS 5.0 tidak langsung dipasang ke seluruh varian Galaxy S27.

Pendekatan seperti ini bisa membantu perusahaan menjaga harga produksi tetap terkendali. Di saat yang sama, strategi bertahap juga memberi waktu bagi Samsung untuk melihat stabilitas pasokan sebelum teknologi tersebut dipakai lebih luas pada generasi berikutnya.

Laporan itu juga menyebut kapasitas penyimpanan dasar tidak berubah. Jadi, jika rumor ini benar, perbedaan yang paling menonjol ada pada kecepatan dan efisiensi standar penyimpanan, bukan pada besaran memori awalnya.

Galaxy S27 Ultra Dibentuk Jadi Model Paling Lengkap

Rumor tentang UFS 5.0 datang bersamaan dengan sejumlah bocoran lain yang membuat Galaxy S27 Ultra terlihat semakin ambisius. Perangkat ini juga dikaitkan dengan chipset custom Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dari Qualcomm.

Di sisi kamera, ponsel tersebut dirumorkan membawa quad camera belakang dengan sensor utama 200 megapiksel berukuran 1/1.12 inci serta dukungan teknologi LOFIC untuk meningkatkan dynamic range. Ada pula bocoran yang menyebut dukungan S Pen dengan digitiser tetap dipertahankan.

Jika rangkaian rumor itu benar, Samsung tampaknya sedang menyiapkan Galaxy S27 Ultra sebagai model paling lengkap di keluarga Galaxy S27. Kehadiran UFS 5.0 akan menjadi salah satu pembeda paling awal yang langsung terlihat dibandingkan varian reguler dan Galaxy S27+.

Source: www.gadgets360.com

Berita Terkait