UFS 5.0 Siap Mengubah Galaxy, Kecepatan Nyaris 2 Kali Lipat untuk AI

Author: Redaksi Android62

Samsung menargetkan UFS 5.0 masuk produksi massal pada Q4 2026 dengan kapasitas hingga 1TB. Standar penyimpanan ini disiapkan untuk ponsel flagship dan berpotensi menjadi fondasi baru bagi pengalaman Galaxy generasi berikutnya.

Lonjakan paling mencolok ada pada kecepatan baca dan tulis. Samsung menyebut UFS 5.0 mampu mencapai kecepatan baca hingga 10,8 GB/s dan kecepatan tulis hingga 9,5 GB/s, atau sekitar dua kali lebih cepat dibanding UFS 4.1.

Fokus Besar ke AI di Perangkat

Peningkatan itu tidak hanya ditujukan untuk pemindahan file yang lebih cepat. Samsung menegaskan UFS 5.0 juga dirancang untuk mendukung kebutuhan AI di perangkat, yang kini menjadi pusat perhatian industri ponsel.

Dengan latensi yang lebih rendah dan waktu respons yang lebih singkat, standar baru ini ditujukan untuk membantu pengolahan data berukuran besar pada AI on-device. Samsung juga menyebut kinerjanya lebih cepat saat menangani LLM atau large language models.

Dalam penggunaan harian, hal tersebut berarti ponsel dapat memuat data, menjalankan model, dan merespons perintah pengguna dengan lebih gesit. Untuk perangkat premium, kecepatan penyimpanan seperti ini bisa sangat menentukan rasa cepat sebuah ponsel saat dipakai.

Lebih Irit Daya dan Lebih Ringkas

Di luar performa, Samsung mengklaim UFS 5.0 membawa peningkatan efisiensi daya lebih dari 40 persen dibanding UFS 4.1. Peningkatan ini penting karena ponsel modern kini harus menanggung beban kerja berat, termasuk multitasking dan fitur AI.

Efisiensi yang lebih tinggi memberi ruang bagi komponen untuk bekerja lebih cepat tanpa menekan konsumsi daya sebesar generasi sebelumnya. Secara praktis, keseimbangan antara performa dan baterai bisa menjadi lebih baik.

Ukuran fisik UFS 5.0 juga disebut 16,7 persen lebih kecil. Bagi desain perangkat yang tipis dan padat komponen, pengurangan ini memberi keleluasaan tambahan.

Samsung menilai karakter tersebut tidak hanya cocok untuk smartphone, tetapi juga untuk perangkat wearable dan XR. Keduanya sama-sama membutuhkan komponen yang kecil, cepat, dan hemat ruang internal.

Menuju Seri Galaxy Berikutnya

Kehadiran UFS 5.0 langsung memunculkan kaitan dengan rumor Galaxy S27. Laporan pada pertengahan April sebelumnya menyebut Samsung sedang mengubah arah untuk mengintegrasikan UFS 5.0 ke seri Galaxy S27.

Namun, bocoran itu juga menyebut pembaruan ini belum tentu hadir di seluruh model. Disebutkan bahwa hanya sebagian perangkat Galaxy S27 yang kemungkinan akan memakai UFS 5.0.

Belum ada kejelasan model mana yang akan lebih dulu mendapatkannya. Meski begitu, Galaxy S27 Ultra disebut sebagai perangkat yang paling diharapkan membawa teknologi ini.

Harga juga disebut ikut menjadi bahan pertimbangan Samsung. Di tengah pasar ponsel yang terus berubah, biaya adopsi komponen baru tampaknya tetap menjadi faktor penting sebelum penyebaran yang lebih luas.

Dengan jadwal produksi massal yang masih berada di Q4 2026, UFS 5.0 masih memiliki waktu sebelum benar-benar masuk perangkat komersial. Tetapi arah pengembangannya sudah jelas: Samsung ingin penyimpanan yang lebih cepat, lebih efisien, dan lebih siap menghadapi beban kerja AI.

Jika benar hadir di lini Galaxy tertentu, UFS 5.0 berpotensi menjadi salah satu komponen paling terasa dampaknya. Bukan hanya saat membuka file atau aplikasi, tetapi juga ketika ponsel menjalankan fitur AI yang makin kompleks langsung di perangkat.

Source: www.androidcentral.com
Berita Terbaru