Shade tinted moisturizer yang keliru sering kali langsung terlihat di wajah. Hasilnya bisa membuat kulit tampak pucat, abu-abu, terlalu kuning, atau bahkan terlalu pink.
Karena itu, pemilihan tinted moisturizer tidak cukup hanya melihat warna yang tampak mirip di kemasan. Langkah yang lebih penting justru mengenali undertone kulit agar hasil akhirnya menyatu dengan warna asli wajah.
Undertone adalah warna dasar di bawah permukaan kulit yang memengaruhi keseluruhan tampilan wajah. Cara paling sederhana untuk mengeceknya adalah melihat urat nadi di pergelangan tangan di tempat terang dengan sinar alami.
Jika urat nadi terlihat kebiruan, undertone cenderung cool dan biasanya cocok dengan nuansa pink. Jika urat nadi tampak kehijauan, undertone termasuk warm dan lebih pas dengan nuansa kekuningan atau keemasan.
Untuk neutral undertone, urat nadi bisa terlihat kebiruan dan kehijauan sekaligus. Kelompok ini umumnya punya pilihan warna yang lebih luas, mulai dari pink sampai kekuningan.
Pemilihan shade juga perlu disesuaikan dengan jenis kulit. Skin tint atau tinted moisturizer pada dasarnya adalah pelembap yang diberi pigmen seperti foundation, tetapi teksturnya lebih ringan dan tidak menutup wajah secara sempurna.
Banyak produk juga menambahkan bahan perawatan seperti pelembap, antioksidan, dan filter UV. Meski cocok untuk berbagai jenis kulit, rasa nyaman saat dipakai tetap sangat dipengaruhi kondisi kulit masing-masing.
Kulit kering biasanya lebih membutuhkan formula yang membantu hidrasi. Sementara itu, kulit berminyak cenderung lebih cocok dengan hasil yang ringan dan tidak menyumbat pori.
Kulit normal relatif lebih fleksibel karena biasanya bisa cocok dengan banyak jenis skin tint. Karena itu, warna dan formula sebaiknya dipilih bersamaan, bukan dipisahkan.
Pilihan produk dengan karakter berbeda
Beberapa tinted moisturizer di pasaran hadir dengan kombinasi shade dan manfaat yang tidak sama. Guèle Bare Skin Tint dibanderol Rp169.900 dan dibuat berbahan dasar air dengan tekstur lembut seperti puding yang mencair di kulit.
Produk ini memiliki SPF 40 PA++++, teknologi Dustress Out, serta kandungan mugwort, peptides, dan bakuchiol. Di sisi lain, MAKE OVER Powerskin Radiant Tinted Moisturizer dijual Rp146.050 dengan trehalose untuk membantu memberi kelembapan yang cukup dalam.
MAKE OVER menawarkan tutupan medium dengan hasil bersinar dan lembut. Produk ini juga memakai teknologi Skin Shield yang tidak menghalangi pori-pori dan tidak menyebabkan jerawat.
Cleyà Radiant Skin Tinted Moisturizer hadir dengan harga Rp90.900 dan menawarkan SPF 25 PA++++. Produk ini tersedia dalam 6 pilihan warna serta mengandung niacinamide, prebiotik, probiotik, allantoin, squalene, dan kafein.
Ada juga SECONDATE Good Skin Day Tinted Serum yang dijual Rp78.900. Teksturnya lembut dan nyaris seperti kulit alami, dengan tampilan segar serta perlindungan lembut.
Produk tersebut membantu menyembunyikan kemerahan dan bercak, sekaligus tersedia dalam 4 pilihan warna flexi skin. Sementara itu, Pavettia Tinted Moisturizer 2in1 dibanderol Rp159.000 dan terbuat dari bahan alami dengan carica oil, bisabolol, serta hyaluronic acid.
Pavettia memberi kelembapan maksimal, mengurangi peradangan, dan ramah untuk kulit berjerawat. Produk ini juga tersedia dalam 5 pilihan warna dengan pewarna alami bersertifikasi ECOCERT.
Pada akhirnya, hasil yang paling aman datang dari perpaduan undertone yang tepat dan formula yang sesuai dengan kebutuhan kulit. Saat dua hal itu sejalan, tinted moisturizer cenderung memberi tampilan yang lebih segar, alami, dan menyatu dengan kulit asli.
Source: yoursay.suara.com






